Mobile Legends Developmental League

Sudah menjadi rahasia umum jika Moonton selaku penyelenggara resmi Mobile Legends Professional League (MPL) akan terus berupaya mengembangkan ekosistem Esports di Indonesia. Hal ini tentu sejalan dengan visinya menjadi pilar ekosistem Esports di Indonesia.

Tahun 2020 akan menjadi tahun yang penuh dengan gelaran turnamen di tanah air. Selain MPL yang akan segera berlangsung kembali, tentu pecinta game dari Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) sudah tahu bahwa gelaran MLBB World Championship yang kedua atau M2 akan juga digelar di Indonesia. Hal tersebut sudah resmi diumumkan pada grand finals M1 di Malaysia pada bulan November kemarin.

Lalu kejutan apa lagi yang akan dihadirkan oleh Moonton? Seolah ingin menjawab pertanyaan pihak lain terkait kesempatan menjadi pemain profesional dari MLBB, Moonton akan hadirkan liga kedua dari MPL. Liga kedua ini pun diberi nama Mobile Legends Developmental League (MDL).

Advertisement Inline

Sebagai liga kedua dari MPL, tentu sikap dan sifat profesionalisme akan tetap dijunjung tinggi. Sesuai namanya sebagai developmental league, Moonton mengundang serta tim yang saat ini berpartisipasi di dalam MPL untuk menurunkan tim keduanya dan juga membuka kesempatan untuk tim lain untuk berpartisipasi.

Tim di luar ekosistem MPL akan memperebutkan kesempatan untuk bergabung di dalam MDL melalui sistem offline qualifier. Seluruh aplikasi yang masuk untuk mengikuti MDL season pertama akan diseleksi oleh Moonton. Di mana dengan adanya sistem kualifikasi tim – tim baru akan menjadi semakin kompetitif dan sistem pemilihan tim menjadi semakin transparan.

MDL sendiri rencananya akan dimulai di bulan Februari dan akan berlangsung kurang lebih selama 2 bulan. Di mana regular season dan juga playoff akan diadakan di Jakarta sebagai permulaan. Bisa dipastikan bahwa MDL akan disiarkan secara online untuk memudahkan para pecinta game untuk bisa mengikuti keberlangsungan liga kedua ini.

“ Kami tentu excited banget untuk bisa akhirnya mengembangkan Mobile Legends Developmental League ini. Kami percaya dengan adanya MDL tentu membuka peluang dan jalan untuk menjadi pro player. Sebagaimana yang kita tahu bahwa ekosistem Esports sendiri berkembang sangat cepat dan tentu kami ingin mengambil bagian lebih lagi untuk mengembangkan dan juga mempertahankan ekosistem yang sudah ada. Dan sesuai dengan visi kami, saat ini kami memiliki turnamen yang lengkap mulai dari liga amatir hingga liga professional.” ujar Lucas Mao, selaku Commissioner dari MPL Indonesia.

Dengan bergabung dalam MDL ini, para tim yang berlaga di MPL memiliki kesempatan untuk mulai melirik pemain – pemain baru yang memiliki kompetisi lebih. MDL juga menjadi mimpi bagi para pemain semi-pro untuk bisa unjuk gigi dan menunjukan kebolehannya, dengan harapan tentu setelah liga ini selesai mereka bisa melangkah lebih jauh yaitu di MPL.

Dengan dimulainya MDL di tahun 2020, tentu ekosistem Esports sendiri akan semakin maju dan berkembang. Dilengkapi dengan gelaran MLCC yang sudah secara resmi diumumkan Moonton melalui siaran pers-nya. Lengkap sudah turnamen resmi yang dihadirkan oleh Moonton, mulai dari liga amatir, liga kedua dan liga profesionalnya.

KAORI Newsline | Informasi yang disampaikan berasal dari pihak pemberi siaran pers dan tidak merepresentasikan kebijakan editorial KAORI.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.