Ulasan Komik: Nusantaranger

0

nusantaranger

Di era sekarang semua orang minimal mempunyai satu akun media sosial seperti Facebook, Twitter, Path atau Instagram. Perkembangan media sosial yang begitu pesat bisa membuat suatu hal terkenal berkat buzz dari media sosial. Nusantaranger merupakan salah satu contoh karya yang mendapat kepopuleran berkat media sosial. Nusantaranger berformat webcomic yang dapat dibaca secara gratis di nusantaranger.com. Komik ini berisi 23 bab dengan 1 epilog dan diupdate setiap dua minggu sekali dari tanggal 1 Januari 2014 sampai dengan 31 Desember 2014. Tim pembuat Nusantaranger terdiri dari Shani Budi Pandita, Tamalia Arundhina, Hendranto Pratama, Indra Arista, Keineasih Hapsari, M. Bisri Mustova dan Sweta Kartika.

Advertisement Inline

nusantaranger

Di halaman depan situs mereka berujar bahwa niatan awal membuat Nusantaranger ini karena mereka khawatir terhadap kurangnya sosok yang bisa menjadi panutan untuk anak-anak asli Indonesia. Amerika punya tokoh seperti Superman, Batman, Spider-Man. Jepang juga tidak kalah banyaknya. Indonesia saat ini boleh dibilang sangat kekurangan sosok tersebut, maka Nusantaranger mencoba hadir untuk mengisi kekosongan itu. Mereka memakai format Power Rangers, karena mereka rasa format itu cocok untuk menggambarkan Indonesia dengan semangat gotong royong dan kebersamaannya. Selain itu mereka juga ingin memperkenalkan budaya Indonesia yang beragam secara pop agar bisa dinikmati banyak orang.

Nusantaranger bercerita tentang lima pemuda Indonesia yang diberi kekuatan khusus dari lima besar pulau di Indonesia untuk melawan Kelana, entitas jahat yang ingin menguasai Marcapada. Sama seperti format super sentai pada umumnya kelima pemuda tersebut mempunyai warna dan kekuatan khasnya masing-masing seperti Rangga si ranger merah, Naya si ranger kuning, Rimba si ranger hijau yang juga merupakan ketua tim, Renata si ranger hitam, dan George si ranger biru. Kelima ranger tersebut juga mempunyai kekuatan yang berasal dari nama hewan khas dari lima pulau besar di Indonesia.

skrinsyut13

Membuat cerita berjenis superhero sebenarnya gampang-gampang susah. Gampang karena cerita memakai formula yang baik pasti akan mengalahkan yang jahat, susah untuk membuat pembaca tetap terhibur dan penasaran karena mereka membuat ini dalam format komik dimana kita tidak bisa melihat adegan action secara langsung dimainkan. Nusantaranger mampu membuat cerita superhero yang apik dengan penyampaian cerita yang kuat. Cerita di dalam komik ini juga tidak seperti stereotip cerita superhero atau cerita super sentai pada umumnya. Nusantaranger mempunyai cerita ala graphic novel Amerika Serikat yang membuat komik ini berbeda dari komik lokal yang ada sekarang. Pembahasan dan pengembangan karakter disini juga pintar dan rapi, Nusantaranger membebarkan latar belakang dari masing-masing karakter lalu menggabungkan semua karakternya di saat yang tepat sehingga cerita berjalan urut. Referensi dari budaya Indonesia dan diterapkan secara mendetail merupakan keunikan yang ditonjolkan dari seri ini.

Tim Nusantaranger benar-benar sangat peka akan detail dari komik ini dan mereka mengerahkan yang terbaik dari mereka demi komik ini sehingga tidak heran kalau komik ini secara cepat menjadi sensasi di dunia maya meskipun komik ini hanya berusia satu tahun. Mereka juga datang di saat Bima Satria Garuda meledak di pasaran sehingga tidak heran Nusantaranger menjadi salah satu karakter yang ikut andil dalam kebangkitan superhero lokal yang seolah mati suri. Kedekatan mereka dengan pembaca juga menjadi salah satu alasan kenapa komik ini bisa populer, mereka menyebut pembaca mereka dengan Jagawana bukan pembaca sehingga pembaca merasa ada kedekatan dengan kreator. Nusantaranger seperti sebuah social experiment terhadap karya lokal dan mereka berhasil meningkatkan public awareness terhadap komik lokal dan juga pahlawan lokal sehingga orang-orang kembali tertarik untuk mengulik karya lokal yang dulunya kurang diminati pembaca. Meskipun komiknya terlalu pendek dan hanya sebentar namun impact yang sudah ditimbulkan oleh karya ini sudah melebihi ekspektasi orang akan karya lokal yang berkualitas dan misi awal mereka untuk menghidupkan kembali superhero lokal sudah terlaksana dengan baik.

Skor: 8/10

KAORI Newsline | oleh Luthfi Suryanda Atmojo | Penulis adalah mahasiswa Sastra Jepang Universitas Padjajaran. Saat ini aktif menulis tentang musik pop Jepang dan indie/alternative music di situs creativedisc.com

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.