BAGIKAN

valentine

Melalui akun Facebooknya, penerbit Skylar Comics mengumumkan bahwa komik Superheroine Valentine volume 2 telah selesai dicetak dan akan segera menyambangi toko-toko buku terdekat.

Pertamakali diluncurkan pada 25 Juni 2014, Valentine berkisah mengenai petualangan Srimaya Bumantara yang terobsesi menjadi artis bintang film. Pertemuannya dengan Bono, seorang Sutradara yang tengah membuat sebuah dummy film superhero di satu sisi mengantarkannya untuk menggapai impiannya namun di sisi lain akan merubah hidupnya untuk selama-lamanya.

Valentine_Superhero_Indonesia

Teaser

Diceritakan Bono yang terobsesi untuk membuat film superhero ditolak oleh produser eksekutifnya yang memandang bahwa film superhero tidak punya masa depan di Indonesia. Tak mau menyerah, Bono bersama dengan kawannya, Wawan yang seorang make up artist, keduanya berencana merampungkan idenya menciptakan seorang superhero wanita bernama Valentine dengan membuat sebuah dummy film di mana superhero tersebut membasmi kejahatan dan direkam secara candid.

Valentine_Superhero_Indonesia2

Teaser

Tak diduga Bono dipertemukan dengan Srimaya yang sedang terlibat perkelahian dengan salah satu pengunjung cafe. Sri yang diam-diam memiliki obsesi menjadi artis menerima tawaran Bono untuk bermain dalam dummy filmnya.

04-05

Teaser

Bono, Sri, dan Wawan pun beraksi melumpuhkan perampok-perampok mini market. Hingga suatu saat, tanpa sengaja mereka menggagalkan aksi perampok bank profesional. Peristiwa tersebut bukan hanya melambungkan nama Valentine tapi juga membahayakan nyawa mereka.

Karakter Valentine diciptakan oleh Sarjono Sutrisno selaku Executive Producer dan President Director Skylar Comics yang kemudian dikembangkan desainnya oleh Aswin Mc Siregar yang juga adalah ilustrator dari Volt. Untuk gambar dalam komik ini dipercayakan kepada Ian Waryanto dan pewarnaan oleh Warnia K Sahadewa yang sebelumnya pernah membantu proyek komik keluaran Skylar Comics terdahulu.

valentine standing figure

Desain Karakter Valentine

Ide awal Valentine berasal dari keinginan Sardjono Sutrisno untuk membuat superhero wanita asal Indonesiaa yang jumlahnya masih terasa kurang terutama di masa kini. Hal yang unik dari komik ini adalah tokoh Valentine diceritakan hanya manusia biasa tanpa kekuatan super yang membasmi kejahatan dengan mengandalkan kemampuan bela dirinya dan mengenakan kostum seperti seorang cosplayer.

Berbeda dengan 2 komik keluaran Skylar Comics sebelumnya yaitu Volt dan Jawara Indonesia yang menargetkan pasar pembaca anak-anak, Valentine menampilkan cerita yang agak lebih gelap dengan segmen pembaca yang menargetkan pembaca usia remaja dan dewasa. Karena itulah adegan laga dalam Valentine terlihat lebih “berdarah” jika dibandingkan dengan Volt dan Jawara Indonesia. Meski begitu ketiganya masih berada dalam Universe yang sama meskipun Valentine bersettingkan di sebuah kota fiktif bernama Batavia City.

Dengan tebal sebanyak 28 halaman Full Colour, Valentine dibanderol harga sebesar 25.000 Rupiah. Untuk tahap awal, Valentine direncanakan akan diterbitkan sebanyak 5 edisi awal “Origin of Valentine” yang menceritakan asal muasal nama Valentine dan yang mendorongnya menjadi superhero.

6

Akan Dibuat Film

Sebagai ekspansi dari karakter Valentine, Skylar Pictures berencana akan mengadaptasi Valentine ke dalam bentuk film yang rencananya akan dirilis sekitar bulan Maret/April 2015. Dengan mengusung aktris Estelle Linden dan bintang asal Filipina Gwen Zamora, film yang sudah memasuki tahap post production ini diharapkan akan semakin memantapkan nama Valentine sebagai tokoh idola yang ikonik.

Tentang Skylar Comics

Berawal dari pembicaraan antara Marcelino Lefrandt dengan Aswin MC Siregar yang ingin membuat komik superhero Indonesia. Mereka mempunyai cita-cita untuk menciptakan komik superhero legendaris, seperti Godam, Gundala, atau Aquanus. Dari sana muncul sebuah ide untuk menciptakan karakter-karakter superhero komikIndonesia yang dinamis, sesuai dengan perkembangan jaman, juga sarat akan pendidikan dan sentuhan kebudayaan Indonesia. Ternyata ide-ide tersebut menjadi kenyataan saat Marcel berkenalan dengan seorang Produser Film bernama Sarjono Sutrisno yang tanpa diduga ternyata juga menyukai komik. Pada tahun 2012 mereka pun mendirikan Skylar Comics di bawah payung Stroworld Entertainment Holding. Harapan Skylar Comics adalah agar bisa mempelopori bangkitnya industri komik tanah air.

Tentang Aswin MC Siregar

Aswin MC Siregar, musisi dan komikus sahabat Marcel ini diajak untuk membuat komik superhero Indonesia saat bertemu dalam sebuah proyek film. Terciptalah Volt, tokoh superhero berkekuatan listrik dengan kostum biru terang yang melambangkan harapan. Sama dengan harapannya agar Volt bisa dikenal di seluruh dunia.

Tentang Sardjono Sutrisno

Lulusan La Canada High School dan University Art Centre of Pasadena ini mulai menjadi pembicaraan di kalangan sineas film tanah air. Tidak hanya usianya yang masih terbilang muda untuk seorang eksekutif produser, Sarjono yang menjabat sebagai Presiden Direktur Stro World ini juga melahirkan banyak karya sebagai warisan kebanggaan untuk anak-anakIndonesia. mendirikan satu persatu perusahaan media pada tahun 2011, Beberapa perusahaan media tersebut, di antaranya adalah Aletta Pictures, Aletta Concerts Skylar TV, Stromotion, D’Color Films, Trilogy Live, Skylar Comics, dan Aletta Int Talent, yang tergabung dalam induk perusahaan bernama Stro World.

Tentang STRO WORLD

Didirikan pada tahun 2011 oleh Sarjono sturisno sebagai induk perusahaan dari Stro Motion, Aletta Pictures, Aletta Intel Talent, Skylar comic, Trilogy Live, Skylar pictures, Aletta concerts, D’color dan Skylar television.

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.