BAGIKAN
KONAMI, Ujicoba Sound Voltex dan Museca Bemani AFAID 2018

Akhirnya tiga game dingdong dari Konami diujicoba di Indonesia. Simak wawancara kami bersama staf Konami di perhelatan AFAID 2016.

Perhelatan AFAID pada 16-18 September 2016 memuat banyak konten baru, salah satunya adalah promosi dingdong game Sound Voltex III dan Museca 1.5 yang merupakan game dingdong dari divisi rhythm gaming KONAMI, BEMANI.

KAORI berbicara dengan Tony Wang, Chief Marketing region SEA KONAMI sekaligus berdiskusi mengenai promosi game BEMANI yang diselenggarakan sepanjang AFAID.

KONAMI Tournament official

KAORI(K): Selamat atas kesuksesan trial game BEMANI hari ini, meilhat dari kesuksesan tersebut, apakah pasar game dingdong di Indonesia terlihat menjanjikan ?

Tony(T): Terima kasih, melihat dari hasil yang sangat sukses ini, saya berpikir bahwa pasar dingdong di Indonesia sangatlah menjanjikan, pasar ini akan terus berkembang dengan cepat karena orang sering mengunjungi game center untuk bermain dingdong, khususnya rhythm game.

K: Berikutnya, mengenai promosi game BEMANI yang dilaksanakan hari ini, atas hal apa KONAMI ingin game BEMANI ke Indonesia selain melakukan location test?

T: Untuk membawa Beatmania IIDX tentunya, karena saya mendengar banyak sekali pemain rhythm gamer di Indonesia yang ingin sekali mencobanya, selain itu kami juga ingin membawa rhythm game lainnya, tidak hanya SDVX dan Museca saja.

K: Selanjutnya, sejauh ini, bagaimana antusiasme para pemain mengenai promosi game BEMANI ini?

T: Antusiasme mengenai promosi kali ini sangatlah baik, anda bisa melihat dari jumlah antrian yang membludak selama pelaksanaan promosi ini, mereka sangat penasaran untuk mencoba game yang kami promosikan dan setelah mereka mencobanya mereka menyukainya dan rela mengantri untuk bermain lagi.

K: Berikutnya mengenai game yang dipromosikan saat ini, Sound Voltex dan Museca, apakah beberapa orang menemui kesulitan dalam memainkannya?

KONAMI, Ujicoba Sound Voltex dan Museca Komunitas Bemani AFAID 2018

T: Menurut saya itu merupakan hal yang pasti terjadi, pada awalnya mereka akan menemui kesulitan dalam memainkan Sound Voltex dan Museca, namun setelah mereka menguasai basic gampelay dari Sound Voltex dan Museca, mereka pasti bisa menyelesaikan lagu-lagu yang relatif sulit ke depannya.

K: Lalu saat anda mengurusi promosi game ini, apa anda mendapat bantuan dari komunitas rhythm gaming di sini?

T: Ya, tentu saja, komunitas rhythm gaming di sini sangat membantu pengurusan promosi game BEMANI di sini, bahkan mereka membantu kami untuk mengajak pengunjung untuk mencoba game yang kami promosikan dan tentunya distributor lokal juga turut membantu selama pelaksanaan promosi ini.

K: Setelah promosi Sound Voltex dan Museca ini, apakah anda mempunyai rencana untuk membawa game BEMANI yang lain seperti Beatmania IIDX dan Jubeat?

T: Beatmania IIDX merupakan prioritas untuk dibawa ke Indonesia, IIDX akan tersedia pada bulan Oktober di Jakarta dan Bandung, namun semua kembali pada Megaindo untuk mengatur penyebaran gamenya, saat ini sebenarnya kami sudah ingin membawa IIDX untuk dipromosikan di AFAID, sayangnya mesin IIDX tersebut ditahan di pelabuhan karena ditemui beberapa masalah. Untuk game lain, kami sudah merencakannya dari awal, hanya bergantung pada keinginan komunitas pemain di sini, jika mereka menginginkannya, kami akan mengurusinya.

K: Terakhir, ada pesan untuk para rhythm gamer di Indonesia ?

T: Saya sangat senang dan mengapresiasi kalian untuk mendukung pelaksanaan promosi game ini, saya juga berterimakasih untuk Komunitas Bemani lokal, mereka sangat hebat dan sangat membantu selama pelaksanaan promosi game BEMANI kali ini.

KAORI Newsline | Oleh Dean A

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.