BAGIKAN

Tak hanya oleh kereta cepat, shuttle Keretapi Tanah Melayu Berhad (KTMB) dan bus Singapura dan Malaysia nantinya  akan dihubungkan oleh Mass Rapid Transit (MRT) juga. Jalur MRT tersebut akan menghubungkan dua negara yang terpisah oleh Selat Johor melalui jembatan tinggi. Hal tersebut dikemukakan oleh Perdana Menteri kedua negara saat pertemuan bilateral usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kereta cepat di Putrajaya pada Selasa (13/12).

MRT yang menghubungkan kedua negara tersebut akan mengadopsi sistem yang digunakan di MRT Singapura jalur Thomson-East Coast , termasuk sistem persinyalan, rolling stock, sistem komunikasi dan sistem pengawasan dan kontrol terintegrasi. Alasan penggunaan sistem yang sama dengan Thomson-East Coast line adalah untuk menjaga proyek ini tetap ekonomis.

Rute dari sistem MRT ini membentang dari Bukit Chagar di Johor Baru yang akan menjadi terminal utama hingga ke Stasiun Woodlands North yang terkoneksi dengan jalur MRT Thomson-East Coast. Tender dan studi untuk rute MRT ini sendiri sudah dilakukan sejak tahun 2011.

Advertisement Inline

Nantinya, tarif MRT penghubung dua negara ini akan dilepas sesuai permintaan pasar oleh operator dan tidak diatur oleh pemerintah Malaysia dan Singapura. Diharapkan kerjasama bilateral untuk proyek ini akan dilaksanakan pada akhir 2017.

Diharapkan dengan adanya rute MRT ini akan memudahkan transportasi antar kedua negara. Dimana calon penumpang hanya perlu cek imigrasi di Johor Baru, menaiki MRT penghubung ini kemudian transit di Stasiun Woodlands North kemudian bisa berkeliling Singapura dengan moda MRT, begitu pula sebaliknya.

Baca Juga:

Singapura dan Malaysia Tanda Tangani MoU Kereta Cepat

Ditemukan Retak 26 Unit Kereta MRT Singapura Dikembalikan Ke Tiongkok

Cemplus Newsline by KAORI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.