BAGIKAN
©BanG Dream! Project

Setiap musim selalu ada judul seri anime baru yang tayang dengan berbagai ragam cerita dan genre. Tidak jarang setiap musim dapat ditemui beberapa anime bertemakan musik baik itu anime yang mengisahkan idol group maupun sebuah band. Mengawali tahun 2017 pihak Bushiroad merilis sebuah anime musik bertemakan band yang berjudul BanG Dream! CEO dari perusahaan yang juga dikenal sebagai penerbit permainan kartu ini menyatakan bahwa tren anime musik diprediksi bergerak dari idol boom menjadi band boom.

Pernyataan CEO Bushiroad, Takaaki Kidani tersebut dimuat dalam laman resmi berbahasa Jepang. “Saya rasa tren idol boom dalam anime yang terus berlanjut hingga sekarang akan segera berakhir pada tahun ini.” ujar Kidani. Baginya proyek idol 2D seperti The Idolm@ster dan Love Live! memang sukses sampai berlanjut dalam dua generasi seri anime (The Idolm@ster & The Idolm@ster Cinderella Girls serta Love Live! School Idol Project & Love Live! Sunshine!!). Namun Kidani ragu bahwa anime generasi ketiga (jika ada) dari kedua proyek tersebut bisa sesukses dua generasi pendahulunya.

(Sunrise/Lantis)

Bagaimana cara sebuah idol melakukan komersialisasi melalui penjualan kepingan CD, membuat acara berjabat tangan (hand-shake events) merupakan cara yang sangat ortodoks bagi Kidani. Cara-cara tersebut sudah dilakukan oleh banyak idol yang ada yang selalu terus bermunculan. Sehingga bagi Kidani, kini idol sudah sangat membuat khalayak jenuh, terlebih lagi genre idol dalam anime yang juga dianggap sudah mencapai titik jenuhnya. Kidani juga menambahkan bahwa di masa yang akan datang, anime maupun game dengan tema idol bisa saja tidak akan terlalu sukses.

Advertisement Inline

Baginya di saat tren idol boom tengah mengalami penurunan di tahun 2017 ini, ia melihat potensi dari anime musik dengan tema band. Kidani mengaku cukup terkesan melihat banyak proyek bertemakan band yang mewarnai pop kultur anime Jepang pada tahun ini, seperti halnya proyek media mix BanG Dream! dari Bushiroad itu sendiri. Hingga saat ini memang sudah ada beberapa proyek bertemakan band yang bermunculan. Selain BanG Dream! ada juga ada juga Show by Rock dari Sanrio serta Band Yarouze dari Aniplex dan Sony Music.

“Saya akan sangat senang jika BanG Dream! bisa menjadi pelopor dari tren band boom ini.” ujar Kidani. Sebagai CEO ia mengaku pernah menangis terharu saat mendengarkan CD single kedua dari proyek tersebut yang bertajuk “Star Beat! Hoshi no Kodo”. “Sebelumnya saat membaca naskah dari BanG Dream! saya tidak pernah menangis, namun saat mendengar single tersebut saya larut dalam tangis haru.” tambah CEO yang juga akrab disapa sebagai Kidani Baron ini. Ia juga menyebutkan bahwa single dari grup band Poppin’ Party yang bertajuk “Hashiri Hajimeta Bakari no Kimi ni/Tear Drops” mampu berdiri di posisi ke-8 dari ranking Oricon saat debut pada tanggal 7 Desember 2016.

Merupakan salah satu proyek teranyar dari BushiroadBanG Dream! adalah sebuah proyek media mix yang menampilkan video musik animasi, komik, lagu, dan juga anime. Menampilkan 5 orang dara jelita yang tergabung dalam sebuah grup band, proyek ini mengusung jargon proyek gadis band generasi terkini yang juga terintegrasi dengan penampilan di kehidupan nyata, di mana kelima seiyuu dari karakter-karakternya juga tergabung dalam grup band “Poppin’Party”. Proyek ini sendiri awalnya diluncurkan pada tahun 2015 lalu.

 Berikut adalah para seiyuu dari kelima gadis tersebut:
  • Aimi sebagai vokalis & gitaris Kasumi Toyama
  • Ayasa Ito sebagai keyboardis Arisa Ichigaya
  • Rimi Nishimoto sebagai bassist Rimi Ushigome
  • Sae Ootsuka sebagai gitaris utama Tae Hanazono
  • Ayaka Ohashi sebagai drumer Saaya Yamabuki

Proyek ini sendiri sebelumnya telah diadaptasi menjadi tiga buah versi komik, yang masing-masing ditulis oleh Aya Ishida, Mami Kashiwabara, dan Hakuto Shiroi. Mulai tahun depan, dua tahun setelah peluncuran proyek ini, akhirnya kelima dara jelita tersebut akan hadir dalam bentuk anime.

Kisah dari BanG Dream! berpusat kepada sosok Kasumi Toyama yang seringkali berdebar-debar kala menatap bintang di masa kecil. Syahdan suatu hari dirinya melihat sebuah berbentuk bintang yang membuatnya kembali berdebar-debar. Debaran jantung kala menatap gitar dan berbentuk bintang, ditambah kenangan kala menatap bintang di masa kecil itulah yang membuatnya termotivasi mendirikan sebuah grup band bersama teman-temannya, Saya, Arisa, Rimi, and Tae. Mampukah grup band yang diberi nama “Poppin’Party” tersebut mengantarkan mereka menjadi bintang?

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.