BAGIKAN
Penumpang mengisi dan membeli tiket di Vending Machine tiket KRL Jabodetabek | Foto: Fasubkhanali

reon

PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) mencatatkan kenaikkan jumlah penumpang tertinggi pada hari Jum’at (5/5). Jumlah penumpang pada hari itu tercatat sebanyak 1.014.696 penumpang. Catatan tersebut hampir terulang pada 3 hari kemudian, tepatnya pada Senin (8/5). Sebanyak 1.014.631 penumpang tercatat melakukan perjalanan menggunakan KRL Commuter Line pada hari itu. Jumlah tersebut hanya sedikit lebih rendah dari rekor tertinggi sebelumnya.

Hal ini sejalan dengan penambahan jumlah perjalanan  sejak diberlakukannya Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2017. Semenjak berlakunya GAPEKA 2017, jumlah penumpang rata-rata harian mencapai 950.000 penumpang. Hal ini terlihat dengan meningkatnya jumlah penumpang KRL di stasiun dalam sebulan terakhir.

Direktur Utama KCJ Muhammad Nurul Fadhila mengatakan bahwa bahwa jumlah 1 juta pengguna ini adalah cerminan kepercayaan dan apresiasi masyarakat Jabodetabek pada KCJ yang senantiasa berupaya meningkatkan pelayanan dan kapasitas angkut KRL. Fadhil juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Jabodetabek dan pemangku kepentingan atas dukungannya terhadap transportasi publik, khususnya KRL.

Untuk mendukung penambahan penumpang, KCJ melakukan penambahan kapasitas penumpang sejak tahun 2016 dengan menghadirkan 18 rangkaian KRL dengan formasi 12 kereta (SF12). Sejalan dengan hal tersebut, KCJ juga menyusun ulang rangkaian formasi 8 kereta (SF 8) menjadi 10 dan 12 kereta. Dari rancangan tersebut menghasilkan rangkaian KRL SF10 sebanyak 31 rangkaian dan rangkaian KRL SF 12 sebanyak 12 rangkaian.

Sedangkan untuk fasilitas lain, KCJ bekerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk menambah dan memperbaiki fasilitas umum di stasiun, seperti toilet, musholla dan pos kesehatan. Selain itu, untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan dan keselamatan penumpang di stasiun, KCJ dan KAI juga melakukan perpanjangan peron, perluasan hall stasiun, membangun terowongan penyeberangan di Stasiun Manggarai, Tebet, Cilebut dan beberapa stasiun lainnya serta jembatan penyeberangan di Stasiun Tanah Abang.

Peningkatan fasilitas juga dilakukan dalam bidang e-ticketing agar dapat memberikan kemudahan bagi penumpang.  Di tahun 2016, KCJ menambah 200 unit gate elektronik dan 200 unit vending machine di sejumlah stasiun KRL Jabodetabek. KCJ juga akan menambahkan jenis vending machine terbaru, yang memiliki fitur untuk menyelaraskan tarif (fare adjustment).

Fadhil juga menjelaskan bahwa meski banyak yang telah dilakukan hingga dapat mencatat rekor satu juta pengguna dalam satu hari, KCJ tidak akan berhenti meningkatkan pelayanan bagi pengguna. Fadhil juga menambahkan pihaknya berupaya untuk mencapai sasaran utama yaitu melayani 1,2 juta pengguna KRL pada tahun 2019 mendatang.

Cemplus Newsline by KAORI| Muhammad Fikri Ardiansysah