BAGIKAN
© 2017 Akihito Tsukishi / Takeshobo / Kinema Citrus Production Committee

Awas: Ulasan ini mengandung spoiler

Episode Ini …

Melampaui berbagai kesulitan, Riko dan Reg akhirnya berhasil menyelesaikan latihan bertahan hidup mereka dan kembali ke Seeker’s Camp. Namun, sebelum melanjutkan perjalan lebih dalam mengarungi Abyss, Ozen memberi mereka berdua “Beliung Abadi” milik Lyza, serta memperingatkan mereka tentang para White Whistle di Lantai Kelima yang mungkin akan mengancam mereka berdua. Saat dua penjelajah muda berpamitan pada Marluk dan penghuni Seeker’s Camp lainnya, Ozen terkenang akan Lyza. Maka perjalanan Riko dan Reg menuju Lantai Tiga dimulai.

Melihat Sudut Cerita

© 2017 Akihito Tsukishi / Takeshobo / Kinema Citrus Production Committee

Episode tentang latihan protagonis di serial-serial anime adventure pada umumnya memang mengetengahkan perkembangan watak protagonis. Walaupun menjadi karakter mentor, ia hanya diperkenalkan tidak lebih dari sebagai seorang guru. Seperti saat Master Roshi dari Dragon Ball atau Jiraiya di Naruto pertama kali dikenalkan. Mereka muncul hanya untuk melatih protagonis, penonton hampir tidak tahu apa-apa tentang mereka, karakter atau latar belakang masa lalu mereka. Ketika sampai di episode yang menampilkan adegan latihan, penonton hanya tahu Jiraiya dan Master Roshi sebagai guru. Tetapi, episode terbaru Made in Abyss justru menggunakan cara serupa untuk mengembangkan karakter guru, Ozen.

© 2017 Akihito Tsukishi / Takeshobo / Kinema Citrus Production Committee

Penonton memang diperlihatkan Riko dan Reg yang berkembang selama latihan ala spartan yang diberikan oleh Ozen. Keduanya menjadi lebih saling bergantung dan percaya satu sama lain. Kekuatan mereka terlihat ketika Reg dan Riko bekerja sama menyusun taktik untuk memburu buruan. Akan tetapi, hal tersebut sebenarnya menggali lebih dalam karakter Ozen. Pentonton jadi lebih mengenal sosok Ozen yang misterius. Sejalan dengan latihan Reg dan Riko, kita lihat Ozen yang mengenang hari-harinya bersama Lyza. Ikatan persahabatan dan rasa saling percaya mereka berdua yang berkembang seiring waktu. Ini adalah satu-satunya adegan Ozen bernostalgia tentang masa lalu; dan ini setidaknya menunjukkan bahwa Lyza adalah orang yang paling ia percayai dan paling penting bagi Ozen.

© 2017 Akihito Tsukishi / Takeshobo / Kinema Citrus Production Committee

Walaupun tidak semenarik episode-episode awal Abyss, episode 8 memiliki daya tariknya sendiri. Arc Seeker’s Camp diakhiri dengan apik dengan mendalami sosok Ozen. Sosok Lyza juga ditunjukan, walau hanya sebentar.

Tinggal beberapa minggu lagi hingga penghujung musim ini. Mampukah serial ini konsisten bertahan?

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.