Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya,  memasuki bulan April 2017 sejumlah film-film dari Studio Ghibli akan dan ditayangkan di 45 layar bioskop di 17 kota seluruh Indonesia. Perilisan film-film tersebut di bioskop Indonesia diprakarsai oleh Kaninga Pictures dan Hakuhodo DY media partners, dengan Studio Ghibli sebagai pemberi lisensi, bekerjasama dengan sejumlah jaringan bioskop besar di Indonesia seperti Cinema 21CGV Cinemas Indonesia, dan Cinemaxx Theater.

Mulai bulan April hingga September 2017, kecuali pada bulan Juni yang bertepatan dengan Ramadan, penggemar animasi akan dapat menikmati film-film terlaris Studio Ghibli, dimulai dengan Spirited Away  (1-7 April 2017) yang dianugerahi gelar Film Animasi Terbaik (Best Animated Feature Film) pada Academy Award (piala Oscar,) tahun 2003, disusul oleh My Neighbor Totoro (1-7 Mei 2017), Ponyo on the Cliff by the Sea (1-7 Juli 2017), Princess Mononoke (1-7 Agustus 2017), dan Howl’s Moving Castle (1-7 September 2017). Informasi lebih lanjut mengenai kota, lokasi bioskop, jadwal penayangan, serta harga tiket dapat ditemukan dengan mengakses www.worldofghibli.id. Saat ini, tiket pertunjukan juga sudah dapat dibeli secara online di situs yang sama.

Selain itu dalam perhelatan yang dinamakan The World of Ghibli Jakarta ini diadakan juga pameran mengenai Studio Ghibli di Indonesia pada 10 Agustus sampai 17 September 2017 lalu, di mana pada tanggal tersebut, berbagai film dari Studio Ghibli diputar di CGV Cinemas Indonesia cabang Pacific Place, Jakarta. Selain itu diadakan pula eksibisi berisi wujud nyata dari lokasi, benda, dan karakter dalam film-film kesayangan mereka dalam wahana bertema film-film Studio Ghibli, yaitu Laputa: Castle in the Sky, When Marnie Was There, Arrietty, Kiki’s Delivery Service, Howl’s Moving Castle, Nausicaa of the Valley of the Wind, Porco Rosso, Ponyo on the Cliff by the Sea, Princess Mononoke, My Neighbor Totoro, dan Spirited Away. Selain itu, dalam pameran ini juga terdapat bagian yang memperlihatkan sejarah Studio Ghibli serta proses produksi film-film Ghibli, dilengkapi materi-materi aslinya seperti concept art, storyboard, hingga poster saat pertama kali film diluncurkan, hingga replika ruang kerja Hayao Miyazaki.

Advertisement Inline

Kini setelah eksibisi tersebut berakhir, film Howl’s Moving Castle akan kembali diputar di bioskop. Sebagaimana telah dituliskan sebelumnya, film ini rencananya akan diputar pada 1-7 September 2017 lalu. Namun akhirnya jadwal pemutaran film ini diundur hingga bulan Oktober 2017. Film ini sendiri sebelumnya juga sempat diputar secara terbatas, bersamaan dengan diputarnya sejumlah film-film Ghibli bersamaan dengan eksibisinya pada 10 Agustus sampai 17 September 2017 lalu.

Howl’s Moving Castle diangkat dari novel berjudul sama karya Diana Wynne Jones. Dalam novel ini dikisahkanlah petualangan seorang gadis bernama Sophie yang dikutuk menjadi nenek-nenek. Kisah Howl’s Moving Castle sendiri bersetting di sebuah dunia antah berantah di mana sihir dan teknologi sama-sama digunakan oleh umat manusia. Adapun versi filmnya sendiri dirilis pada tahun 2004 lalu.

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.