BAGIKAN
© Trigger x A-1 Pictures · DARLING in the FRANKXX Production Committee

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, dua studio anime A-1 Pictures dan Trigger akan berkolaborasi untuk memproduksi sebuah anime mecha berjudul DARLING in the FRANXX. Rencananya anime ini akan ditayangkan di Jepang pada bulan Januari 2018 di sejumlah stasiun televisi, seperti Tokyo MX, BS11, Tochigi TV, Gunma TV, ABC Asahi Broadcasting, dan Metele.

Kini diumumkanlah bahwa anime DARLING in the FRANXX akan dirilis di Jepang pada 13 Januari 2018 mendatang. Mika Nakashima (NANA) dan anggota L’Arc en Ciel, HYDE akan berkolaborasi dalam menyanyikan lagu pembukanya yang berjudul “Kiss of Death.” HYDE akan menulis kan lagunya, sementara itu Nakashima akan menyanyikannya.

Penasaran seperti apa lagunya? Intip dalam video berikut ini:

Advertisement Inline

Dalam anime DARLING in the FRANXX dikisahkanlah tentang masa depan di mana dunia telah mengalami kehancuran, dan umat manusia pun membangun sebuah benteng perlindungan. Para pilot diproduksi di dalam lokasi yang dinamai Mistilteinn, atau dikenal sebagai “sarang burung”. Anak-anak yang tinggal di sana tidak mengetahui apapun tentang dunia luar atau pun langit yang bebas. Hidup mereka hanya untuk bertarung dan menyelesaikan misi. Musuh mereka sendiri adalah makhluk misterius berukuran raksasa yang disebut Kyōryū, anak-anak tersebut harus melawan mereka dengan menggunakan robot yang disebut Franxx. Bagi mereka, mengendarai Franxx adalah cara membuktikan keberadaan mereka.

Seorang anak laki-laki bernama Hiro dengan kode panggilan Code:016, yang dulu pernah disebut sebagai keajaiban. Entah mengapa dia tertinggal dan keberadaannya seakan tidak diperlukan lagi, karena tidak mengendarai Franxx sama saja menolak keberadaan. Sampai suatu hari, di mana seorang gadis misterius bertanduk yang dikenal sebagai “Zero Two” muncul di hadapannya.

Berikut jajaran seiyuu dan karakter yang diperankan:

© Trigger x A-1 Pictures · DARLING in the FRANKXX Production Committee

Yūto Uemura sebagai Code:016 “Hiro” dan Haruka Tomatsu sebagai Code:002 “Zero Two”.

© Trigger x A-1 Pictures · DARLING in the FRANKXX Production Committee

Franxx Hiro dan Zero two yang bernama Strelizia.

© Trigger x A-1 Pictures · DARLING in the FRANKXX Production Committee

Kana Ichinose sebagai Code:015 “Ichigo” dan Yuichiro Umehara sebagai Code:056 “Goro”.

© Trigger x A-1 Pictures · DARLING in the FRANKXX Production Committee

Franxx Ichigo dan Goro yang bernama Delphinium.

© Trigger x A-1 Pictures · DARLING in the FRANKXX Production Committee

Nanami Yamashita sebagai Code:390 “Miku” dan Mutsumi Tamura sebagai Code:666 “Zorome”.

© Trigger x A-1 Pictures · DARLING in the FRANKXX Production Committee

Franxx Miku dan Zorome yang bernama Argentea.

© Trigger x A-1 Pictures · DARLING in the FRANKXX Production Committee

Saori Hayami sebagai Code:556 “Kokoro” dan Hiroki Gotou sebagai Code:214 “Futoshi”.

© Trigger x A-1 Pictures · DARLING in the FRANKXX Production Committee

Franxx Kokoro dan Futoshi yang bernama Genista.

© Trigger x A-1 Pictures · DARLING in the FRANKXX Production Committee

Shizuka Ishigami sebagai Code:196 “Ikuno” dan Aoi Ichikawa sebagai Code:326 “Mitsuru”.

© Trigger x A-1 Pictures · DARLING in the FRANKXX Production Committee

Franxx Ikuno dan Mitsuru yang bernama Chlorophytum.

Seri anime DARLING in the FRANKXX akan disutradarai oleh Atsushi Nishigori (The IDOLM@STER) dengan asisten sutradata Toshifumi Akai. Nishigori juga akan mengerjakan skenario anime ini bersama Naotaka Hayashi (Morita-san wa Mukuchi). Posisi desain karakter dan sutradara animasi dipegang oleh Masayoshi Tanaka (Anohana, Highschool of the Dead). Shigeto Koyama akan mengurus desain mekanik. Sedangkan Hiroyuki Imaishi (Kill la Kill) akan menjadi pengawas pembuatan anime ini.

TRIGGER adalah studio anime Jepang yang didirikan oleh seorang mantan staf perusahaan Gainax bernama Hiroyuki Imaishi dan Masahiko Ohtsuka pada 22 Agustus 2011. Trigger juga merupakan bagian dari perusahaan Ultra Super Pictures. Studio ini memulai debutnya dengan mengurus animasi untuk video game Project X Zone pada tahun 2012. Kemudian, mereka merilis anime pendek pertamanya Inferno Cop di tahun yang sama. Seri anime pertama yang dikeluarkan studio Trigger adalah Kill la Kill. Seri Anime itu tayang di Jepang pada tahun 2013 hingga 2014.

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.