BAGIKAN
Bus harus melewati lubang besar saat berjalan | Sumber: Kondisi bus DAMRI saat melayani siswa-siswi di Sarmi | Sumber: Milatia Kusuma Mu'min (Facebook)

Pada Senin (26/11), Perum DAMRI untuk Cabang Sarmi melakukan uji coba operasional unit bus untuk layanan Bus Rapid Transit (BRT) di Kecamatan Sarmi, Provinsi Papua.

Di uji coba ini, dioperasikan 2 unit bus untuk melayani dua koridor pertama. Koridor I diuji coba untuk melayani siswa-siswi sekolah dan guru untuk pergi menuju sekolah. Tarif yang dikenakan yaitu sebesar Rp5.000 sebagai tarif promosi. Satu bus lainnya diuji coba di Koridor II untuk melayani mobilitas masyarakat dengan tarif promosi sebesar Rp7.000.

Pada uji coba tersebut, layanan bus di Koridor I untuk sementara beroperasi sebanyak 4 rit per hari. Dengan jumlah rit tersebut, koridor I dapat mengangkut penumpang rata-rata sebanyak 100 orang dengan waktu tempuh 50 menit. Untuk Koridor II, sementara dioperasikan juga sebanyak 4 rit per hari dan telah menangkut sebanyak 90% dari total daya angkut bus. Dengan jarak 20 km, Koridor II ditempuh selama 35 menit.

Kondisi bus DAMRI saat melayani siswa-siswi di Sarmi | Sumber: Milatia Kusuma Mu’min (Facebook)

Uji coba operasional bus oleh Perum DAMRI ini diharapkan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat yang belum terlayani dengan angkutan umum. Akses transportasi darat untuk mencapai Sarmi masih harus melalui jembatan non-permanen dan melewati hutan Papua yang lebat. Selain itu, minimnya akses transportasi juga membuat para pelajar sering tidak masuk sekolah.

Dilansir dari damri.co.id, Direktur Utama Perum DAMRI Setia N. Milatia Moemin merasa sangat bahagia dapat menyediakan layanan bus di Sarmi.

“Ini yang disebut sebagai kebahagiaan sejati saat bisa menyediakan bus untuk anak-anak & guru-gurunya untuk pergi ke sekolah. Sekarang anak-anak bisa ke sekolah dengan gembira setiap hari dengan bus kami. Terharu.” ujar Direktur Utama Perum DAMRI.

Perum DAMRI menggunakan bus Hino RK8 R260 sebagai armada yang melayani masyarakat Sarmi. Bus yang dihibahkan oleh Kementerian Perhubungan tersebut salah satunya bernomor lambung DAMRI-5720 dengan badan bus model Discovery dari karoseri Laksana. Bus ini didesain untuk layanan BRT dengan akses pintu peron tinggi dengan tetap memiliki pintu masuk rendah di bagian kiri bus.

Cemplus Newsline by KAORI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.