Kolaborasi Antara Dua Dimensi yang Berbeda Dalam Single Terbaru Crystagella, Stardust

0
stardust

Dalam budaya popular atau yang biasa disebut dengan pop-culture, mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan kata “Stardust”. Stardust merupakan suatu kata ungkapan terhadap sesuatu yang indah, sebuah impian nan berkesan, dan sangat fantastis. Kali ini Stardust diungkapkan oleh seorang dj virtual dari Jakarta, Crystagella, sebagai judul dari lagu terbarunya. Dalam lagu ini, Crystagella, yang kerap dipanggil Krista, tidak lagi sepenuhnya bernyanyi seperti pada single sebelumnya yang berjudul “Monochrome”, melainkan sebagai musik produser dan sedikit mengisi backing vocal dibagian reff. Kali ini, vokal dinyanyikan oleh salah satu penyanyi R&B yang berasal dari daerah Tangerang, Elang Defrianto. Kolaborasi yang unik dimana Elang Defrianto sebagai penyanyi sungguhan dengan Krista sebagai karakter virtual yang merupakan inti dari lagu terbaru yang didaulatkan menjadi single ke-4. Single ini sudah dapat didengarkan diseluruh digital platform seperti Spotify, Apple Music, Youtube, Deezer, dll, sejak Jumat (29 November 2019) yang lalu.

Lagu yang mengusung genre city-pop ini diaransemen penuh oleh Krista dan dipadukan dengan lirik hasil Elang Defrianto. Lagu tersebut berisi harapan dan impian indah yang diiringi dengan komposisi alunan nada dari beragam jenis synthesizer, dentuman bass, serta gitar yang sedikit bernuansa funk. Walaupun terdengar seperti lagu cinta terhadap lawan jenis, Krista menerjemahkan lagu ini dengan cara yang berbeda. Krista sebagai karakter virtual menerjemahkan hal ini sebagai hubungannya dengan dunia nyata, dan memposisikan diri sebagai manusia. Tetapi lagu ini terdengar sangat romantis, sehingga pendengar bisa menginterpretasikan berdasarkan vibe-nya masing masing.

Seperti rilisan ditahun 80-an, di mana sebuah single dirilis kedalam format vinyl 7 inch, single ini terdiri dari dua lagu. Side A yang merupakan lagu inti “Stardust”, dilengkapi dengan format side B yang diisi dengan lagu instrumental yang mengusung disko A la tahun 80-an dengan judul “Pixie Glow”. Dengan kedua kombinasi lagu ini menjadikan single ini sangat berkesan retro. Sunset merupakan waktu yang tepat untuk mendengarkan kedua lagu dalam single ini.

KAORI Newsline | Informasi yang disampaikan berasal dari pihak pemberi siaran pers dan tidak merepresentasikan kebijakan editorial KAORI.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.