Hampir lima belas tahun telah berlalu sejak kali pertama penayangan Haruhi. Ulasan ini mencoba mengangkat seri ini, sebagaimana Haruhi hendak ditonton oleh penonton pada hari ini. Jadi mungkin isinya agak berbeda dari harapan.

Sekarang ini memang banyak seri bertema isekai yang sedang naik daun. Tetapi di tengah banyaknya judul yang tayang saat ini, bagaimana kalau kita melihat sedikit salah satu seri legendaris dari Kyoto Animation, tak lain tak bukan tentu saja The Melancholy of Haruhi Suzumiya!

Secara singkat, seri ini menceritakan perjalanan, atau lebih tepat disebut penderitaan, Kyon (Tomokazu Sugita), siswa baru sekolah SMA Utara. Hendak menjalani hari yang normal seperti tokoh anime pada umumnya, ia malah terseret pergaulan dan dipaksa bergabung dalam satu klub besutan Haruhi Suzumiya (Aya Hirano). Haruhi sangat suka dengan tantangan baru dan tertarik mencari keberadaan alien, makhluk supranatural, dan para pelintas waktu. Ia mengajak Yuki Nagato (Chihara Minori), Mikuru Asahina (Yuko Goto), dan Itsuki Koizumi (Daisuke Ono) untuk membantu mewujudkan keinginan-keinginannya. Tanpa sadar, ternyata anggota baru ini adalah apa yang dicari-cari oleh Haruhi selama ini.

Sejatinya novel dan anime Haruhi kaya dengan referensi-referensi ilmiah, yang sudah dikupas banyak selama 15 tahun belakangan ini. Tetapi kesan pertama yang dilihat ketika menonton Haruhi adalah kualitas gambar. Ada dua cara memandang hal ini: bagian episode yang tayang pada 2006, yang membutuhkan sedikit pengertian untuk dapat menontonnya, dan bagian yang tayang 2009, yang tidak terlalu berbeda jauh dari anime hari ini.

Advertisement Inline

Episode-episode yang tayang 2006 menawarkan pengalaman yang menarik ketimbang 2009, tetapi plot ceritanya dapat diringkas dalam sebuah misi besar: bagaimana membuat Haruhi agar tidak bosan dan tetap berada dalam jalan yang lurus. Bagaimana misalnya, hanya dengan mengharapkan mata Mikuru agar dapat mengeluarkan laser, saat itu juga hal tersebut terjadi.

Adegan Haruhi menarik dasi Kyon adalah simbol kezaliman sekolah, korporasi, dan masyarakat terhadap individunya, yang kita alami sehari-hari. (Tidak untuk dimaknai serius) © 2006 Nagaru Tanigawa / Noizi Ito / SOS-Dan

Cara pandang lain yang lebih ironi adalah Haruhi nyata-nyatanya dapat dipandang sebagai drama anak sekolah yang sangat merefleksikan dunia kita sehari-hari. Ketika Haruhi bertekad kita akan membuat film untuk festival sekolah, seluruh anggota klub SOS diundang untuk rapat hanya untuk mengetahui bahwa Haruhi sudah memutuskannya sejak awal . Teknik-teknik KKN juga dipakai, misalnya dengan meminta pinjaman kamera dan properti gratis, kemudian menjadikan Mikuru dengan bunny suit sebagai sogokannya. Pemerasan juga tercontohkan; bagaimana Haruhi mendapatkan komputer paling bagus dari ekskul komputer bermodalkan foto blackmail, dan mendayagunakan ekskul komputer untuk seterusnya mendukung segala hajatan-hajatannya. Tak perlu dilupakan juga bagaimana menderitanya teman satu perjuangan Kyon dalam klub SOS; Itsuki yang mampu menjadi penyambung lidah antara keputusan direksi Haruhi dengan kondisi lapangan, Nagato yang diam memantau agar semua berjalan dalam koridornya, dan Mikuru yang tentu saja mengikhlaskan dirinya diperalat dan diperdaya Haruhi, sebab dunia kiamat taruhannya.

Tentu tidak lengkap membahas Haruhi tanpa menyentuh Endless Eight. Episode yang tayang selama dua bulan ini tidak terasa melelahkan, berkat keberadaan platform streaming yang memungkinkan kita memilih-milih episodenya. Tetapi pada saat yang sama, sedikit banyak saya bisa memahami mengapa waktu itu orang-orang begitu marah dengan Endless Eight. Bayangkan, menunggu setiap minggu selama hampir dua bulan, dengan kuota yang mahal, hanya untuk dibuat kecewa dengan episode yang berulang. Saya menonton setiap episode, menghapalkan apa yang dikatakan oleh para pengisi suaranya, sampai hapal dan ikut menebak kapan ponsel lipat Kyon akan bergetar. Pengalaman yang menarik bagi seorang masokis.

Menapaki Fiksi di Dunia Nyata: Jalan-Jalan di Kampung Halaman Haruhi

Akhir kata, come for the laugh, stay for the mystery adalah kata-kata yang bisa disampaikan untuk para penontonnya. Mau ditonton secara kasual atau didalami, Haruhi adalah satu dari sekian banyak anime yang tidak lekang dimakan zaman. Anime ini cukup mudah dicerna oleh orang yang tidak terlalu paham anime dan hanya kebetulan nimbrung duduk untuk menonton sembari membunuh waktu, dan menawarkan pengalaman tak terbatas untuk mereka yang mendalami dunia Haruhi.

Semoga kalian senang menonton Haruhi, dan bagi yang mengikuti anime ini episode per episode secara langsung sejak 2006 atau 2009, selamat, Anda sudah tua!

KAORI Newsline | oleh Kevin W

3 KOMENTAR

  1. Pas pertama nonton bingung sih, yg awalny biasa” saja sampai ketika si Kyon mau dibunuh sama chara cewe(lupa) temen sekelasny sendiri. Tiba” langsung ke dunia lain ntah apa apa itu sampai ikut bingung, kok bisa gitu wkwk

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.