Sambut Public Beta dari Area F2

1
Public Beta Area F2

Area F2, shooting game Close-Quarters Battle (CQB) pertama untuk perangkat mobile, hari ini merilis versi Public Beta, dan sudah tersedia untuk Thailand, Indonesia, Rusia, dan Brasil. Dalam versi ini, pemain bisa mencoba game Area F2 sebelum peluncuran global di akhir 2020. Game CQB Area F2 didesain agar pemain lebih inovatif dalam menyerang, contohnya pemain diberi kemampuan untuk memperkuat atau menghancurkan atap dan dinding.

Area F2 mendapat review tinggi, 4,8 / 5 di Facebook dalam uji coba pra-rilis yang tersedia melalui Google Play. Area F2 membawa style yang berbeda, diantara shooting games lain di perangkat mobile. Dalam scene pendek namun multi dimensi, pemain dapat menggunakan Special Forces untuk membantu pasukan mereka. Lupakan loot atau membeli senjata, agen memiliki kemampuan khusus seperti para Heroes dalam permainan MOBA. Di Area F2, kunci kemenangan lebih dari kemampuan shooting Anda; taktiklah senjata terbaik disini. Pemain perlu menggunakan UAV untuk mengumpulkan informasi musuh dan membuat taktik yang fleksibel. Lalu teroboslah scene demi scene dan bukalah persediaan senjata baru. Shooting game ala Area F2 dirancang untuk merevolusi model Battle Royal Game.

“Area permainan yang lebih kecil membuat pertarungan semakin sering, semakin cepat, lebih pendek dan tambah seru,” ungkap Hayashii, seorang gaming influencer ternama di Youtube. “Ada banyak cara menyerang baru ketika kita sudah mengumpulkan informasi. Kita bisa menyerang secara tiba-tiba, dengan bantuan gear-gear keren”

Di Area F2, pemain dapat memilih satu dari 20+ elite agents, yang terinspirasi oleh pasukan khusus di dunia nyata. Menggunakan gadget-gadget yang unik, pemain bisa menahan serangan dengan senapan mesin, menghancurkan dinding dengan ledakan dari crossbow, hingga memasang jebakan ranjau di tiap titik masuk. Pemain dapat memanfaatkn spy gear seperti drones dan monitor, juga mencari target sekaligus mengacak sinyal deteksi dari lawan.

“Anda akan dibawa seolah-olah berada di garis depan,” kata Andy Wong, Publishing Producer Area F2 untuk Area F2 Dev. “Memang itu efek yang ingin kami beri di mobile game revolusioner ini.” Menampilkan efek visual real-time yang mirip dengan dunia nyata, game ini memberikan pengalaman mendalam bagi para pemain, dan menyaingi real footage dari pertempuran nyata.

Game ini menghidupkan seni pertempuran kuno, CQB. Dalam dunia militer dan kepolisian, CQB mengacu pada taktik yang menjangkau berbagai teknik yang berbeda. Dimana dalam Area F2 hal tersebut diaplikasikan pada dengan penggunaan senjata, amunisi dan baju besi dalam situasi pertempuran jarak dekat. Secara praktis, CQB berlangsung dalam jarak 30 meter hingga ke hand-to-hand combat.

Jalur serang multi-dimensi game ini dirancang untuk memberikan pemain alternative baru, dari jalan masuk standar seperti pintu dan jendela, yang merupakan lazim ada dalam shooting game tradisional. Atap dan dinding dapat diperkuat atau dihancurkan. Ini menantang keterampilan dan taktik pemain, karena setiap dinding dapat menjadi titik masuk potensial. Pemain dapat menghancurkan lantai atau dinding dengan melontarkan benda-benda seperti; kambing, granat, bahan peledak, dan peluru. Untuk kemudian pemain dapat melancarkan serangan terhadap lawannya yang ada di area tertutup lainnya. Mereka juga dapat memanjat dinding dengan bantuan Hook guns, sehingga lebih bebas menerapkan strategi.

KAORI Nusantara | Informasi yang disampaikan merupakan sudut pandang pihak pemberi siaran pers dan tidak mewakili sudut pandang maupun kebijakan editorial KAORI.

1 KOMENTAR

  1. kok ga ada mention tentang rainbow six siege, Mention juga dong game ini terinspirasi fari game pc rainbow six siege

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.