Live Action Pendekar Cyborg Diikutsertakan Dalam Official Selection di Genflix Film Festival 2020

0
live action pendekar cyborg

Pendekar Cyborg, komik super futuristik yang (katanya) berasal dari masa depan karya Aditita Bercerita ini sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, diangkat menjadi sebuah film live action. Adaptasi film live action tersebut digarap oleh sejumlah sineas-sineas muda yang karya-karyanya banyak menjuarai festival film internasional. Mereka adalah: Lutung Poetih, mercusuar production, dan Kolong Sinema. Film ini sendiri diputar secara terbatas di sejumlah perhelatan. Namun kini bagi yang belum pernah menontonnya, sudah bisa menontonnya melalui situs Genflix Film Festival. Film ini sendiri memang diikutsertakan dalam perhelatan Genflix Film Festival yang saat ini tengah mempertandingkan berbagai Karya Film Pendek Fiksi dengan kearifan lokal bertemakan “INDONESIA BANGET”.

Aktor Harry “Dagoe” Suharyadi berperan sebagai Prime Rage sang pendekar Cyborg. Selain itu pemain-pemain lainnya yang akan turut bermain di antaranya adalah Gigih Yudiarto, Sigit Pradityo, Azzam Fi Rullah, Cavin Tondeo, Raphael Vannya, dan Prasajadi Heru. Film live action Pendekar Cyborg juga akan dibalut dengan teknologi animasi stop motion yang digarap oleh Silvania Ruksima.

Pendekar Cyborg adalah sebuah cergam alias manga alias komik alias apalahnamanya yang bertemakan homage tentang hal-hal lokal populer yang ada pada era 80an – 90an awal, seperti: manusia bionik, breakdance atau tari kejang/dansa briko, SKJ, film-film laga/silat lokal kelas B, PC DOS game dan tentunya gimmick masa kecil seperti gambaran, maen gundu, abang ager dsb. Dikemas dalam gaya komedi kecamatan retro-futurism nan kitschy.

Advertisement Inline

Di komik ini sendiri diceritakan tentang seorang pendekar bionik bernama Prime Rage (dibaca dalam dialek Betawi) yang menjadi komandan pemimpin pasukan pemberontakan melawan cyborg-cyborg Jahad penjajah dari masa depan.

Isi digambar dengan menggunakan tehnik tehnolohy masa depan bergaya grafik monochrome/ black & white 8 Bit pixel-art dan sampulnya menggunakan teknik lukis dihital. Disertakan pula di dalamnya sebuah soundtrack sebagai peneman hati yang gumbira, bergaya retrowave / synthwave / chiptune / disco-mamang / belisirop-wave / oweowave / rukunwarga-dance-music.

Komik ini sendiri sudah diterbitkan dalam 4 seri, dengan seri keempatnya yang berbentuk mirip novel visual, dan berjudul Bangkitnya Cyborg Kuntilanak Ngutang masih diserialisasikan di instagram. Sebuah proyek komik terbaru juga tengah digarap. Intip ulasan dari komik edisi pertamanya pada tautan berikut ini.

KAORI Newsline

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.