Nemureru no Hana wa Haru wo Matsu merupakan sebuah novel visual yang diproduksi oleh salah satu studio di bawah naungan Visual Art’s yang bernama 130cm. Nemureru Hana wa Haru wo Matsu atau Nemuhana merupakan novel visual yang terakhir dirilis oleh 130cm pada 24 Juni 2011. Ico Izumi yang menjadi orang yang merencanakan proyek ini dan sekaligus menjadi ilustrator dan pendesain karakter untuk Nemuhana. Sedangkan untuk skenario ditulis oleh Kei Asanagi, Kusanagi, dan Yasuma Nishizora. Rita bersama dengan Shin’ichirou Yamashita bekerja dalam bagian musik untuk novel visual ini.

novel visual Nemureru Hana wa Haru wo Matsu (Nemuhana)
Main menu dari Nemuhana (NSFW) (© 130cm)

Kisah Nemuhana dibuka saat sang protagonis bernama Kazuma Tendou, seorang pemuda dari keluarga kaya raya, diculik oleh segerombolan orang. Dan diketahui bahwa hidup Kazuma sendiri tidak beruntung seperti statusnya sebagai anak dari keluarga kaya raya karena ketidakberuntungannya membuat dia sering kali diculik sampai berpuluh-puluh kali. Tetapi, dengan bantuan sang penjaga sekaligus maid dari keluarga Tendou bernama Youko Mishima, Kazuma pun terselamatkan. Selain itu Kazuma mempunyai adik yang bernama Ichika Tendou, seorang ojou-sama yang sekaligus kepala keluarga Tendou karena orangtua kakak beradik ini telah tiada. Di dalam keluarga Tendou pun masih terdapat dua pekerja yaitu Kengou Karasuma, seorang supir dahsyat yang sayang anak; dan Kiko Nonomura, seorang maid kepercayaan bagi Ichika yang sangat waras dibandingkan karakter lain.

Baca Juga: Review Novel Visual Konata yori Kanata made (Konakana): Artinya Sebuah Hidup

Setelah dia diselamatkan oleh Youko, Kazuma kembali ke rumah. Menghadapi rasa khawatir sang adik karena sang kakak sering diculik, dan juga kemarahannya karena adiknya sendiri adalah seorang brocon, Kazuma pun diusir dari rumah dan bertemu seorang zashiki warashi (anak pembawa keberuntungan) bernama Shiro, seorang gadis mungil dengan rambut putihnya. Dan kisah tidak waras ini pun akhirnya dimulai….

Mengapa saya bilang kisah ini tidak waras? Karakternya sendiri yang sering melawak dengan tingkah mereka masing-masing membuat Nemuhana ini menjadikan salah satu novel visual komedi yang perlu dimainkan. Mari kita bahas lebih lanjut.

Dalam novel visual Nemuhana ini terdiri dari 6 ending dan 4 rute, yaitu rute sang adik alias Ichika yang memiliki 2 ending yaitu normal ending dan happy ending; rute Youko; normal ending yang menuju ke karakter Kiko; rute Shiro yang bisa dibuka setelah memainkan rute Ichika dan Youko; dan terakhir adalah True End alias rute utama dalam cerita yang akan berjalan otomatis setelah menyelesaikan 3 rute utama. Durasi untuk menyelesaikan Nemuhana ini adalah dalam rentang waktu 10-30 jam jika dimainkan secara maraton. Dengan kondisi saya yang bermain dengan santai, novel Nemuhana baru selesai dalam waktu satu minggu.

Ichika Tendou vs. Youko Mishima (© 130cm)

Selain karena ceritanya, Nemuhana juga terasa “tidak waras” karena desain karakternya yang bisa membuat kalian ketawa ketika memainkan novel visual ini. Semua itu terlihat dari interaksi karakter dan cerita yang sedikit “mindblowing” ketika memasuki rute utama. Kita bisa melihat bahwa Ichika yang brocon parah sampai terobsesi dengan sang kakak, Kazuma; adanya Youko yang ternyata juga terobsesi dengan Kazuma sampai ingin Kazuma menikahinya, padahal dia dianggap “mama” oleh Kazuma ketika kecil; sang zashiki warashi bernama Shiro yang merupakan seorang gadis mungil lucu (insert “Omochikaeri” khas Rena) ternyata seseorang yang cemburuan dan sedikit menyimpan nafsu besar untuk Kazuma; Kengou merupakan supir keluarga Tendou yang sebenarnya keren tetapi ternyata dia oya-baka alias bapak yang sangat sayang anak sekali sampai memuja sang anak; dan terakhir Kiko, seroang maid paling “waras” dengan mengingatkan Ichika untuk tidak memperlihatkan bahwa dia seroang brocon, tetapi terkadang mengambil kesempatan dalam kesempitan untuk Kazuma ( ͡° ͜ʖ ͡°) .

“Ng, nggak melakukannya kok! Hanya membayangkan Onii-chan dengan apron dan membawa telur kemudian menyambutku!” (© 130cm)

Waktu yang terjadi dalam cerita Nemuhana adalah sekitar 42 hari lebih dengan pilihan choice yang tidak rumit, sehingga membuat novel visual ini ramah dalam segi gameplay. Dalam kisahnya, Nemuhana memiliki genre komedi, slice-of-life, dan juga fantasi. Namun, unsur fantasinya baru akan terasa ketika memasuki rute Shiro dan rute utama. Kisah yang disajikan oleh novel visual ini sangat ringan dan akan terdapat sedikit unsur kekerasan ketika berada dalam rute heroine, yang terasa seperti elemen khas dari 130cm dalam novel Oniuta. Meskipun begitu, cerita ringan ala slice-of-life serta candaan (baca: rebutan Kazuma) membuat saya tertawa terus karena para heroine terutama Ichika dan Youko yang “haus” akan Kazuma.

Nemuhana juga dapat membuat para pemain akan terbawa dalam rasa sedih karena kejadian yang dialami oleh karakter yang ada dalam novel visual ini, terutama begitu memasuki rute utama yang membuat saya sedikit baper ketika memainkannya. Meskipun begitu, kelemahan dalam novel visual ini terlihat dalam bagian konfliknya yang tidak kuat dan juga penyelesaiannya yang terasa kurang memuaskan. Kisah dalam Nemuhana ini sebenarnya bisa ditambah sedikit untuk memenuhi kekurangan dalam konflik ceritanya. Latar belakang untuk beberapa karakter juga tampaknya bisa sedikit dieksplor lebih banyak, terutama untuk sang antagonis dan keluarga Tendou yang dulu. Untungnya, yang paling saya suka dalam novel visual ini adalah presentasi karakternya yang memenuhi selera. Adanya sang ojou-sama, karakter onee-san, crossdress, dan terutama karakter long straight black hair alias LSBH membuat novel ini dijamin memuaskan para pemain novel visual.

(© 130cm)
novel visual Nemureru Hana wa Haru wo Matsu (Nemuhana)
(© 130cm)

Secara engine dan tampilan menu novel visual ini tidak terlalu bermasalah. Meskipun begitu, pada saat pertama kali memainkan novelnya, saya sempat merasa bingung di mana saya harus melihat backlog dengan mengklik pilihan 巻き戻し (atau “mundur”), di mana awalnya menu ini membuat saya berpikir akan kembali pada pilihan atau choice sebelumnya. Terakhir dalam hal musik, BGM novel ini menurut saya sudah terasa cukup. Namun, salah satu BGM dengan musik orgel menjadi favorit saya karena dipakai pada scene yang berarti dalam novel visual ini. Tetapi, lagu latar dalam Nemuhana ini sudah cukup menarik karena elemen musik khas Jepang yang ada sejak novel visual Oniuta.

Hal yang bisa dipetik dari novel visual Nemuhana adalah kita harus pandai memilih orang yang baik atau pun jahat, serta sebuah hubungan itu harus selalu dijaga karena kita tidak bisa hidup sendiri dan menjaga perasaan orang yang kita sayangi.

KAORI Nusantara

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.