Sekilas KA Ekspres, Home Liner, dan KA Jarak Jauh di Jepang

2
Papan penunjuk KA ekspres terbatas di KA Hokutosei.
Papan penunjuk KA ekspres terbatas di KA Hokutosei.

Oleh Shin Muhammad

Papan penunjuk KA ekspres terbatas di KA Hokutosei.

Papan penunjuk ekspres terbatas di KA Hokutosei (Tokyo-Sapporo).

Saya kali ini ingin berbagi sedikit mengenai KA jarak jauh yang ada di Jepang, khususnya jaringan milik KA (dulunya punya) pemerintah, yaitu jaringan JR East.

Advertisement Inline

Mungkin salah kaprah, kalau kita menganggap semua KA di Jepang adalah Shinkansen. Kenyataannya tidak, ada berbagai macam kelas kereta api di Jepang. KRL komuter pun juga ada.

Di Jepang, ada beberapa klasifikasi kelas kereta api.

> Futsuu/Kakutei (普通・各停) – KA yang paling rendah kelasnya, dan berhenti di setiap stasiun. Kereta (KRL/KRD) komuter umumnya juga menggunakan klasifikasi Futsuu (di desa) dan Kakutei (di kota). Futsuu sendiri berarti "kelas biasa" dan Kakutei itu singkatan dari "kakuekiteisha", artinya "berhenti di setiap stasiun".
> Junkyuu (準急) – KA kelas semi ekspres
> Kaisoku (快速) – KA cepat yang melewati beberapa stasiun yang sempit, kemudian berhenti lagi di stasiun selanjutnya
> Kyuukou (急行) – KA ekspres komuter.
> Tokkyuu (特急) – KA ekspres terbatas. Di artikel ini, saya akan membahas mengenai KA ini.
> Chou-tokkyuu (超特急) – KA ekspres yang lebih cepat dari ekspres terbatas. Shinkansen selalu diklasifikasikan ke kelas ini.

Di artikel ini, saya akan membahas beberapa KA yang diklasifikasikan sebagai tokkyu (ekspres terbatas).

Mengapa disebut terbatas?

Tokubetsu kyuukou (special express, limited express) itu sendiri merupakan istilah yang berasal dari keinginan operator kereta Jepang untuk membedakan fasilitas yang ada di layanan kereta api. Kalau di Indonesia, istilah yang paling mendekati untuk ini adalah layanan KA kelas eksekutif.

Kenyataannya, di jalur KRL Komuter pun disediakan juga layanan kelas eksekutif ini. Mereka rela membayar lebih mahal untuk pulang/pergi ke kantor, demi sebuah kenyamanan (dan supaya tidak capek). Di Indonesia, yang paling mendekati adalah layanan Prameks Eksekutif.

Fasilitas yang disediakan oleh KA ekspres terbatas ini di antaranya:
> Tempat duduk transversal, tidak memanjang seperti KA komuter pada umumnya
> Bangku dapat dipesan sebelum keberangkatan (meskipun Shinkansen juga menyediakan kereta tanpa tempat duduk pesanan)
> Berhenti lebih sedikit daripada KA/KRL ekspres biasa
> Ada pramugari/pramugara yang menyediakan layanan di atas kereta, sekaligus mengecek karcis
> Di KA ekspres jarak jauh, juga disediakan kereta tidur dengan berbagai variasi. Ada yang seperti SAGW, ada yang seperti SBGW, dan ada juga yang seperti kereta kuset.
> Dikenakan biaya tambahan (surcharge fare) untuk penggunaan kenyamanan di KA ini, selain biaya perjalanan dasar (basic fare) yang berlaku di semua kereta.

Uniknya, KA ekspres terbatas ini masih dibagi lagi ke beberapa kelas. Ada kelas biasa (ordinary car) dan kelas hijau (green car). Asumsinya, kelas biasa adalah kelas ekonomi dan kelas hijau adalah kelas bisnis (kelas 3 dan 2). Di Jepang secara de facto tidak ada kereta kelas 1. Perbedaan kelas biasa dan kelas hijau adalah pada kenyamanan, jumlah penumpang, dan tempat duduk.

Sekarang, kita akan mengetahui beberapa macam KA ekspres terbatas, baik dalam rute KA komuter maupun KA jarak jauh.

Ekspres Terbatas di jalur KA Komuter

Ekspres Terbatas Azusa, melayani perjalanan di jalur Chuo.

Pernah memikirkan bisa memesan tempat duduk sendiri, saat naik kereta pulang atau pergi kerja? Ini bukan hal yang baru. Sejumlah rute KA komuter di Jepang menawarkan layanan ini, kecuali kereta bawah tanah. Toei dan Tokyo Metro tidak menawarkan KA ekspres terbatas.

Di kota Tokyo, ada beberapa layanan KA ekspres terbatas. Azusa dan Super Azusa adalah layanan KA ekspres yang melayani jalur Chuo, dan beroperasi antara stasiun Tokyo sampai Matsumoto. Juga ada KA Super Hitachi dan Fresh Hitachi yang beroperasi antara stasiun Ueno sampai stasiun Iwaki. Jangan lewatkan juga Narita Express, yang beroperasi antara stasiun Chiba sampai stasiun Ofuna dan Takao.

Layanan ini juga disebut Home Liner, karena dipakai oleh para pekerja yang akan pulang ke rumah masing-masing, maupun oleh mereka yang ingin ke luar kota jarak menengah. Perbedaan Home Liner dengan KA jarak jauh ada pada sistem propulsi (tidak menggunakan kereta ditarik lok) tetapi merupakan DMU/EMU (KRD/KRL). Rute KA Home Liner umumnya sama panjangnya dengan versi KA komuter di jalur tersebut.

Keisei Skyliner, layanan KA ekspres terbatas dari perusahaan KA swasta Keisei.

Di jalur swasta, ada beberapa perusahaan yang menyediakan layanan Home Liner. Tobu, Odakyu, Keisei, Keikyu, Kintetsu, dan Hankyu menyediakan layanan ini. Layanan Home Liner dari Odakyu disebut juga Romancecar, dengan rangkaian yang memiliki penyebutan berbeda di setiap serinya. Di perusahaan Keikyu agak unik. Layanan tokkyu di Keikyu menggunakan kereta komuter, sementara layanan Home Liner di Keikyu masuk kategori chotokkyu, yaitu Keikyu Wing.

Masih banyak lagi layanan Home Liner di berbagai daerah di Jepang.

Layanan KA Jarak Jauh di Jepang

KA ekspres terbatas yang paling populer mungkin adalah Shinkansen. Diklasifikasikan sebagai chotokkyu, Shinkansen merupakan KA cepat non-konvensional yang berjalan dengan kecepatan 270 km/jam.

Ada beberapa keunikan Shinkansen:
> Di JR East dan JR Kyushu, Shinkansen diklasifikasikan berdasarkan tujuan. Misal, Hayate untuk Tokyo-Hachinohe dan Hayabusa untuk Tokyo-Shin Aomori. Di JR Central dan JR West, tidak ada klasifikasi berdasarkan tujuan.
> Shinkansen memiliki beberapa bagian tempat duduk yang bisa dipesan, maupun yang tanpa pesanan bagi mereka yang membeli langsung di stasiun. Biaya bangku dengan nomor tempat duduk dan tidak tentu berbeda.

Ekspres terbatas Hokutosei.

Untuk KA jarak jauh konvensional, umumnya merupakan KA tidur. KA seperti ini berjaya di tahun 1960-an sebelum Shinkansen dioperasikan. Seiring pengoperasian Shinkansen, banyak KA tidur yang akhirnya dilikuidasi, karena tidak banyak diminati oleh penumpang. Sebagian KA tidur ada yang didesain untuk memanjakan penumpang dengan pelayanan supermewah, sebagai alternatif perjalanan cepat dengan Shinkansen.

KA tidur yang masih ada sampai sekarang adalah Hokutosei (Tokyo-Sapporo), Sunrise Izumo (Tokyo-Izumoshi), Sunrise Seto (Tokyo-Takamatsu), dan Hokuriku (Ueno-Kanazawa). Cassiopeia, KA jarak jauh supermewah tujuan Tokyo-Sapporo mulai beroperasi pada tahun 1999.

Yang cukup unik, beberapa KA jarak jauh di Jepang ada yang diklasifikasikan sebagai kaisoku, seperti Moonlight Nagara dan Moonlight Echigo yang beroperasi saat musim liburan di Jepang.

Kereta tidur kelas 1 (SAGW) KA Hokutosei.

Di kereta tidur ini disediakan beberapa layanan. Kereta kelas A (seperti SAGW) adalah kereta kompartemen kelas 1, dengan daya tampung 1 atau 2 orang per kompartemen. Padanan SBGW adalah kereta kompartemen kelas 2, per kompartemen dapat diisi sampai 4 orang. Juga tersedia kereta kuset, yang dapat dipakai tidur, namun tidak di dalam kompartemen (terbuka). Dahulu, KA Bima di Indonesia juga pernah memiliki fasilitas seperti ini, namun kemudian dihapuskan.

Untuk informasi lebih lengkap seputar KA jarak jauh di Jepang, dapat membuka web ini (informasi dalam bahasa Jepang): http://hodo.travel.coocan.jp/s/burutore/index.htm

Dari berbagai sumber | KAORI Newsline | Gambar dari Wikipedia

2 KOMENTAR

  1. haha, kereta jakarta aja jg pernah masuk news di jepang..
    sayang yg disoroti adalah betapa ramainya dan penuhnya krl
    jg tentang adanya orang yg meninggal karena jatuh dari atap kereta

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.