Uhuy! Jujutsu Kaisen Ada “Live Action”-nya

0

Salah satu studio film ‘live action‘ ternama asal Jepang yaitu Total Media Agency atau orang biasa tau sebagai TMA akhirnya kembali lagi aktif dalam membuat film-film bergenre cosplay setelah menghadapi sulitnya mencari aktris maupun aktor dan tempat untuk syuting di kala Jepang menerapkan status siaga COVID-19 pada saat itu.

TMA melalui sub group mereka yaitu COSCRAFT kembali lagi mengambil salah satu anime populer untuk bahan ‘live action’ mereka yaitu Jujutsu Kaisen.

Di dalam film ini akan dimainkan oleh tiga karakter yang terbaik dari akademi Jujutsu yaitu Kugisaki Nobara, Zenin Maki dan Miwa Kasumi dalam menjalani kehidupan sehari-hari bersama sang main chara Itadori Yuji maupun si guru tampan idola fans wanita Gojo Satoru.

Film yang akan diberi judul CHIJUTSUKAISEN (痴術廻戦) akan diperankan oleh Mei Satsuki sebagai Kugisaki Nobara, Amane Mizuki sebagai Miwa Kasumi dan Mio Megu sebagai Zenin Maki.

Film ini akan dirilis dengan kode CSCT-012 dan akan dirilis pada tanggal 24 Desember 2021 (sebelum hari natal). Untuk pemesanan filmnya juga bisa dipesan melalui situs resmi TMA maupun dmm FANZA dengan harga ¥4.180 atau sekitar Rp. 522.632 itu jika beli secara langsung sedangkan untuk pre-ordernya dihargai ¥3.135 atau sekitar Rp. 392.000 melalui situs dmm FANZA (kedua harga tersebut belum termasuk pajak).

Jujutsu Kaisen adalah manga yang dibuat oleh Gege Akutami dan diterbitkan di Weekly Shonen Jump sejak tahun 2017 lalu. Menceritakan Yuji, seorang pelajar yang memiliki kemampuan atletik dan fisik yang luar biasa. Usahanya untuk menyelamatkan teman-teman satu klubnya membuat dirinya terikat dengan Sukuna, sebuah ‘kutukan’ paling kuat yang pernah ada. Hidup Yuji kemudian berubah dari seorang pelajar dengan bakat luar biasa dan menjadi murid dari sekolah yang melatih para pembasmi ‘kutukan’ yaitu Akademi Jujutsu. Curse atau ‘kutukan’ sendiri adalah sebuah fenomena energi negatif yang tercipta dari Amarah, benci, dendam, rasa malu dan emosi-emosi negatif lain yang terjadi akibat akumulasi dari emosi-emosi negatif manusia.

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.