PlayerUnknown’s Battlegrounds atau yang biasa kita kenal dengan sebutan PUBG merupakan salah satu game Battle Royale paling populer dengan berawal dirilis untuk PC terlebih dahulu pada tahun 2017, sampai akhirnya PUBG melebarkan sayapnya ke platform lain seperti android, iOS, maupun konsol next gen (PS4 dan Xbox One). Di tahun 2021 ini Krafton telah merilis seri terbaru PUBG untuk versi mobile dengan judul PUBG: New State. Seperti yang diketahui baru-baru ini, game PUBG: New State ini sudah resmi tersedia untuk diunduh di beberapa negara termasuk di Indonesia pada tanggal 11 November 2021.

Jadi Game PUBG Mobile Pertama Yang Ditangani Oleh Kreator PC-nya

Game ini sendiri adalah hasil dari Krafton Inc dan PUBG Studio yang merupakan kreator PUBG versi PC. Menurut Krafton selaku developer PUBG game ini merupakan penerus atau sekuel dari game PUBG Mobile. Gameplay yang disajikan hampir mirip dengan PUBG, tentu saja tetap mengusung genre yang sama yaitu Battle Royale.

Intinya, New State bukan lagi dikembangkan oleh Tencent Games yang menangani PUBG Mobile sebelumnya.

Mengambil Latar Futuristik Dengan Kendaraan Yang Modern

PUBG: New State mengambil latar atau tema pertarungan yang diambil pada tahun 2051 dengan senjata serta kendaraan yang pasti lebih modern.

Kendaraan baru di PUBG New State yang berbahan bakar elektrik (sampai ada sportscar ala Lykan pula).

Mungkin buat pemain yang sudah asing dengan PUBG Mobile, ada beberapa kendaraan maupun senjata di PUBG Mobile hadir di PUBG: New State. Akan tetapi di seri terbaru ini akan ada kendaraan baru yang modern dan menggunakan bahan bakar baru berupa Power Cell (walau pasti bakal menemukan bensin juga padahal sudah masuk tahun 2051 masih aja pake bensin).

Sajikan Graphic dan Fitur Gameplay Yang Berbeda

Walaupun jatuhnya memang mobile tapi grafikc yang dipakai di PUBG: New State sangatlah berbeda dengan PUBG Mobile walaupun keduanya menggunakan engine yang sama yaitu Unreal Engine. Namun grafik yang disediakan di PUBG: New State jauh lebih mulus ketimbang PUBG Mobile. Di bagian setting grafik inilah yang berbeda, di mana pemain bisa setting engine yang diinginkan, mau itu Vulkan atau OpenGL ES untuk pengalaman grafik yang lebih bagus di antara kedua engine tersebut.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Tidak hanya di sisi grafik yang ditingkatkan, di sisi gameplay Krafton juga menambahkan fitur yang PUBG New State punya tapi di PUBG Mobile tidak ada. Fitur itu adalah drone cash yaitu uang yang bisa diambil pada saat looting dan bisa digunakan untuk membeli item di drone shop yang tersedia di ikon uang.

Fitur drone shop yang tersedia jika pemain mengambil drone cash saat looting

Untuk keseluruhan gameplay di PUBG: New State, secara garis besar tidak banyak berbeda dibanding PUBG Mobile walau ada penambahan fitur sedikit.

Penambahan Detail Di Kendaraan, Akan Tetapi…..

Untuk di sisi kendaraan, game ini menyiapkan beberapa kendaaran baru yang lebih futuristik yang dilengkapi fitur bagasi yang fungsinya untuk menyimpan barang hasil “mungut” alias looting jika dirasa berlebihan di tas pemain, sehingga dengan fitur ini pemain tidak bakal ketakutan akan kehabisan bandage, amunisi dan item yang dibutuhkan lainnya.

Adanya status kendaraan yang sangat informatif dan sangat membantu. Namun karena status kendaraan ada di posisi kanan tidak sedikit dari pemain yang kebingungan apalagi di saat pemain sudah masuk ke medan perang. Banyak dari pemain yang kebingungan untuk keluar dari kendaraan dikarenakan terlalu banyak tombol dan posisinya berdekatan.

PUBG: New State Bagus, Tapi…

Game ini menawarkan “Ultra-Realistic Graphics” yang bakal melampaui standar mobile gaming dengan mengandalkan Global Illumination technology. Apakah game ini kualitas grafisnya setara dengan game konsol atau game PC?

PUBG New State asalnya dikembangkan oleh studio yang mengerjakan PUBG PC, yang sampai saat ini saja, PUBG PC pun harus dimainkan dengan spesifikasi komputer yang tinggi. Itu saja masih banyak mengalami masalah dari grafik maupun jaringan yang sering tidak terkoneksi alias time-out.

Dikarenakan dengan adanya peningkatan grafik tersebut tentu ada yang harus dikorbankan oleh krafton. Seperti yang diketahui bawasanya pemain masih banyak menggunakan HP dengan spesifikasi yang kurang direkomendasikan (bahasa gaulnya spek kentang) sehingga kurang “merangkul” semua kalangan.

Walau jatuhnya PUBG: New State game baru tentu saja tidak bisa terhindar dari yang namanya “Bug”. Menurut hasil gameplay yang saya coba sendiri dengan akun sendiri, sekilas bisa disimpulkan, kalau masih banyak hal yang harus diperbaiki. Seperti bug tabrakan di mana satu mobil dapat diparkir antara dua mobil, tombol yang terkadang tidak responsif, bug medan dan bug texture di mana texture akan freeze saat pemain menggeser kursor ke arah lain dan tidak adanya optimalisasi pada beberapa tempat. Oh iya satu lagi, sistem login di PUBG: New State yang masih butuh banyak perbaikan di mana pemain harus login ulang padahal sudah terkoneksi alias auto login seperti PUBG Mobile di mana jika pemain sudah login pasti otomatis pemain bisa masuk ke gamenya.

FYI : Di sini saya sempat menemukan hal yang mungkin konyol di game ini yaitu saat saya melakukan landing tiba-tiba malah landing di pohon dan auto tewas lebih awal. Dari pengalaman ini bisa jadi ini bug atau memang fitur PUBG: New State dibikin serealistis seperti game pesaingnya (walau game pesaingnya masih memberikan toleransi setengah HP jika jatuh dari macam kasus saya tadi).

Kesimpulan

PUBG: New State adalah sebuah game changer di seri Battle Royale, dengan hadirnya fitur yang canggih disediakan untuk menarik perhatian buat peminat game shooter terutama penikmat survival alias battle royale. Akan tetapi grafik PUBG: New State yang terlalu memukau membuat pemain harus menyiapkan smartphone berspesifikasi cukup tinggi, dengan harga cukup tinggi pula seperti contohnya Qualcomm Snapdragon 720G hingga Qualcomm Snapdragon 888) untuk memainkannya secara mulus dan lancar jaya.

Akan tetapi buat yang mempunyai smartphone bertipe mid-range alias spek kentang dan low-range pasti akan kena efeknya. Karena selain smartphone jadi cepat panas (karena di sini saya menggunakan smartphone berspesifikasi Qualcomm Snapdragon 665 setelah bermain 3 match), permainan pun bakal terganggu karena akan sering lagging, layar freeze bahkan forced close dari game. Apalagi dengan besarnya file yang harus diunduh (di Playstore ukurannya sekitar 1.4 GB untuk download, itupun hanya base gamenya dan belum termasuk download dalamnya lagi seperti map erangel 2051, station (map death match) dan training grounds) yang bakal sangat menguras tempat penyimpanan smartphone kamu. Jadi sebaiknya pikir-pikir lagi kalau mau install game ini.

Sekedar tips dari Saya jika #kaoreaders masih tetap mau main PUBG: New State di smartphone berspesifikasi Mid-range seperti saya (Snapdragon 600 keatas maupun Helio G80) dan tidak punya sistem pendingin di dalam hardwarenya, sangat disarankan untuk membeli cooler gaming alias kipas gaming yang ada thermal system-nya.

Untuk #kaoreaders yang ingin mencicipi PUBG: New State bisa dicheck spek minimum yang dibutuhkan untuk bermain :

CPU: 64-bit (ABI arm64 or higher)
RAM: 2GB or higher
OS: Android 6.0 or higher
Open GL 3.1 or higher / Vulkan 1.1 or higher

KAORI Newsline | Oleh Aldin Firgiawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.