BAGIKAN

Tampilan WebsiteKomikus Akamatsu Ken dan Komikus Deguchi Ryuusei bekerja sama mendirikan sebuah perusahaan saham J-Comi. Tujuan perusahaan ini adalah menyediakan komik-komik yang telah rampung secara digital dan gratis. Sebagai langkah awal, salah satu komik karya Akamatsu Ken, Love Hina, akan mulai tersedia dan siap diunduh secara gratis mulai tanggal 26 November 2010. Total komik Love Hina ini mencapai 14 volume. Rencanaya situs ini akan resmi berjalan mulai tanggal 10 Januari 2011 dan komik-komik digital ini akan tersedia dalam format PDF (Format untuk aplikasi Adobe Acrobat Reader) serta tanpa tanda larangan untuk di salin.

Akamatsu Ken mendapatkan ide ini setelah ia mendapatkan sebuah surat dari penggemarnya yang ternyata mengunduh komik karyanya secara ilegal dari Internet. Ia berpikir bahwa sangatlah tidak mungkin untuk menghentikan pembajakan dan alangkah lebih baik jika komikus mencari keuntungan dengan beriklan lewat hal tersebut. Akamatsu kemudian memperoleh cara untuk membangun penerbit secara independen untuk mencegah adanya sistem kontrak yang biasanya hanya berumur 5 tahun. Dalam rencana masa depannya Akamatsu juga akan mengijinkan pengguna untuk mengunggah hasil salinan sebuah komik untuk membaginya ke pembaca lain setelah melalui penyaringan oleh staf serta pembubuhan iklan.

Advertisement Inline

KAORI Newsline | Via MAL, Wikipedia, dan Anime!Anime!

13 KOMENTAR

  1. Inilah yang saya rasa cara paling baik. Pembaca secara online bisa datang, komikus bisa untung lewat iklan, donasi, dan link menuju penjualan komik berbentuk buku secara online 😀

  2. jadi inget ma ubunchu…… 😀
    ni komik sampe pengarangnya sendiri ikut nerjemahain ke berbagai bahasa di dunia…..
    semoga langkah ini diikuti banyak komikus lainnya…….
    supaya kita2 ini g lagi bergelimang dosa….. :mrgreen:

  3. Ga salah deh kalo Akamatsu Ken-sensei masih jadi Mangaka favorit gw dan Love Hina masih jadi Manga terbaik yang pernah gw baca…

    Semoga project-nya sukses, Akamatsu Ken-sensei~!

  4. Sebenarnya hal seperti inilah yg ditakuti para penerbit manga di Jepang sehingga mereka meminta stus2 macam OneManga utk berhenti beraktivitas. Para mangaka meninggalkan tradisi serialisasi manga2 karyanya melalui majalah2 komik terbitan mereka, & memilih mempromosikan karya2 barunya secara mandiri melalui media internet.

    FYI, penjualan volum tankoubon di Jepang saat ini masih stabil, bahkan belum lama ini manga One Piece telah berhasil mencatat rekor penjualan. Nah, yg volum penjualannya anjlok adalah majalah2 komik yg telah lama menjadi bagian dr tradisi penerbitan manga di sana.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.