BAGIKAN

keisho-shojo-surat-warisan-penunjukan-touyuukai_1_20151017_121818

Keisho shojo (surat warisan penunjukan) Touyuukai kelompok yakuza ini sebagai afiliasi dari kelompok Yamaguchigumi 

Dilansir dari Tribunnews, para penggemar ataupun fans dari kelompok mafia Jepang (yakuza) banyak mencari barang-barang atau suvenir dari kelompok yakuza.

Advertisement Inline

Oleh karena itu ada sebuah perusahaan (Front Kigyo Yakuza) yang menjual produk barang tersebut untuk mencari uang (income) bagi yakuza.

Kontaknya hanya melalui email saja, pesan barang nomor produk, nama, alamat, nomor telepon, jumlah uang harga barang dituliskan. Tinggal nantikan balasan untuk transfer uang ke rekening tertentu lalu barulah barang dikirimkan.

Pada prinsipnya pembeli tak akan tahu siapa penjualnya, sulit dijejaki, tetapi barang pasti dikirimkan. Namun si penjual pasti tahu nama alamat pembeli.

Biasanya untuk mengantisipasi hal-hal tak terduga, biasanya si pembeli memakai nama samaran juga dan alamat semacam PO BOX, pinjam alamat orang lain, agar aman. Memang perlu berhati-hati dalam membeli produk milik yakuza.

Berbagai produk yakuza yang ditawarkan sangat menarik. Misalnya surat warisan (keisho shojo) atau surat penunjukan sebagai afiliasi dari kelompok Yamaguchigumi saja, dijual seharga 6.000 yen. Duplikat surat (tetapi asli) dari Yamaguchigumi untuk kelompok afiliasi yakuza yang lain di Perfektur Shizuoka, Touyuukai yang dipimpin Tsukamoto Naomasa.

Buku alamat Yamaguchigumi juga dijual dengan harga 15.000 yen, tentu saja aksesori, pemberat kristal akrilik transparan dengan logo Yamaguchigumi dijual seharga 10.000 yen. Kalung Yamaguchigumi, foto pimpinan lengkap Yamaguchigumi dengan harga 12.000 yen, bingkai kata-kata petuah dari Yamaguchigumi dijual seharga 9.000 yen dan sebagainya.

Bahkan satu lembar kartu nama asli pimpinan yakuza pun diperjualbelikan sekitar 5.000 yen sampai di atas 10.000 yen per lembar. Misalnya kartu nama Inoue Kunio yang kini Ketua Kobe Yamaguchigumi (KY) dijual dengan harga selembar 9.000 yen.

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.