BAGIKAN
Desain kereta berbasis Baterai, EV-E801 | Sumber: Tetsudou Shimbun

East Japan Railway Company (JR East) berencana untuk melakukan uji coba kereta api dengan lebih dari satu jenis tenaga penggerak alias hybrid di Jalur Oga sepanjang 26,6 km pada musim semi 2017. Jalur Oga sendiri berada di bagian utara daerah prefektur Akita. Saat ini, JR East menggunakan KRD KiHa seri 40 untuk perjalanan di jalur Oga.

KRD KiHa seri 40 di Stasiun Akita
KRD KiHa seri 40 di Stasiun Akita yang beroperasi di Jalur Oga

Kereta api hybrid ini mampu berjalan di lintas yang suplai listriknya berasal dari Listrik Aliran Atas (LAA) maupun menggunakan baterai oleh karena itu KRL ini juga disebut dengan Battery-Electric Multiple Units (BEMUs).

Desain kereta berbasis Baterai, EV-E801 | Sumber: Tetsudou Shimbun
Desain kereta berbasis Baterai, EV-E801 | Sumber: Tetsudou Shimbun

Dalam uji cobanya di Jalur Oga, kereta api hybrid akan melewati lintasan dengan LAA sepanjang 13 km di jalur utama Ōu antara Akita dengan Oiwake sebelum memasuki lintasan tanpa LAA sampai Oga.

Advertisement Inline

Kereta api hybrid ini terdiri dari dua kereta dengan seri EV-E801 dimana di kereta tersebut akan dilengkapi dengan baterai lithium-ion dengan total kapasitas baterai 360kW/h di 1598 V. Baterai tersebut akan di-charge ketika beroperasi di jalur Ōu saat memasuki aliran listrik 20 kV. Fasilitas pengisian baterai juga akan dibuat di Stasiun Oga dan bisa disuplai ke kereta menggunakan pantograf.

Kereta api seri EV-E801 ini mampu berjalan hingga kecepatan 110 km/jam pada jalur listrik dan 85 km/jam pada jalur non listrik.

Jalur Oga akan menjadi jalur kedua dalam jaringan kereta api JR East yang menggunakan kereta api hybrid. Sebelumnya, kereta api hybrid seri EV-E301 sudah beroperasi di jalur Karasuyama, prefektur Tochigi pada Maret 2014.

Cemplus Newsline by KAORI | Fasubkhanali

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.