BAGIKAN
KRL seri 205 dengan formasi 10 kereta. KCJ akan segera mengoperasikan KRL formasi 10 kereta di lintas Tanah Abang - Serpong - Parung Panjang - Maja

Setelah jalur Bogor dan Bekasi, PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) akan mengoperasikan KRL dengan formasi 10 kereta di lintas Tanah Abang – Serpong – Parung Panjang – Maja (jalur Maja) mulai 21 Januari 2016. Ini dilakukan menyusul pengoperasian KRL formasi 12 kereta yang dilaksanakan di lintas Jakarta Kota – Bogor menggantikan KRL formasi 10 kereta.

Menurut rilis resmi dari KCJ, akan ada 32 jadwal perjalanan dalam 2 putaran dinasan (loop) yang akan dilayani oleh KRL formasi 10 kereta. Perjalanan KRL formasi 10 kereta akan menggunakan KRL seri 205 eks-JR East dari jalur Saikyo ataupun Nambu yang belum dikembalikan ke formasi asalnya.

KRL Seri 205 formasi 10 kereta, rangkaian 205-143
KRL Seri 205 rangkaian 205-143F (HaE 24), formasi 10 kereta

Prasarana di jalur Maja juga sudah siap untuk menampung KRL dengan formasi 10 kereta. Beberapa stasiun sudah memiliki emplasemen dengan panjang peron yang memadai untuk dioperasikan rangkaian KRL dengan lebih dari 8 kereta karena stasiun-stasiun di lintas tersebut juga digunakan untuk melayani kereta api (KA) lokal relasi Angke – Rangkasbitung – Merak dengan formasi rangkaian 8 hingga 10 kereta. Sementara untuk stasiun-stasiun yang semula hanya dapat menampung KRL dengan formasi 8 kereta, sebagian besar sudah menjalani perpanjangan peron sehingga dapat mengakomodasi KRL formasi 10 kereta.

DSC_1539
KRL seri 205 rangkaian 205-141F (HaE 22), formasi 10 kereta
Advertisement Inline

KCJ telah menjalankan KRL formasi 10 kereta sejak 5 Maret 2014 lalu, dimulai dari jalur Bogor untuk melayani relasi Bogor / Bojonggede / Depok – Jakarta Kota P.P. Setelah lebih dari setahun berselang, 24 Desember 2015 lalu, KRL formasi 10 kereta juga dioperasikan di jalur Bekasi untuk relasi Bekasi – Manggarai – Jakarta Kota P.P.

Pengoperasian KRL formasi 10 kereta di jalur Maja diharapkan mampu mengoptimalkan kapasitas angkut penumpang yang saat ini terus meningkat, sementara frekuensi perjalanan belum mampu dimaksimalkan dengan kondisi lintas Tanah Abang – Maja – Rangkasbitung – Merak yang masih menggunakan sistem persinyalan blok tertutup (petak jalan), dimana hanya diperbolehkan satu KA berjalan diantara dua stasiun dengan arah yang sama, secara bergantian karena belum adanya sinyal blok.

Berikut lampiran jadwal perjalanan KRL formasi 10 kereta di jalur Maja.

CZLKfO7UYAARPLt

Selain perjalanan KRL formasi 10 kereta, KCJ juga melakukan perubahan jadwal terhadap jalur ini. Berikut lampiran perubahan jadwal jalur Maja:

1919072_858142310950420_2157355489587909626_n

Cemplus Newsline by KAORI

BAGIKAN
Artikel sebelumnyaImpian Maniak: Figur Lum 1 Banding 1
Artikel selanjutnyaDewi Soekarno akan berperan pada Movie PriPara?
Menyenangi kereta api sejak kecil, mulai aktif menulis seputar perkeretaapian sejak kelas 3 SMP, pengamat teknis dan gemar meneliti hal-hal kecil dan detail yang sebetulnya penting namun sering terabaikan dalam perkeretaapian

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.