BAGIKAN

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, Si Unyil, kisah sandiwara boneka yang legendaris akan dihidupkan kembali ke dalam bentuk anime 3D.

Kini dalam rangka merealisasikan upaya tersebut, pihak Perum Produksi Film Negara (PFN) selaku pengelola hak ekonomi karakter Si Unyil telah bersinergi dengan PT Telekomunikasi Indonesia (TELKOM) dengan melakukan penandatanganan nota kesepahaman pada 17 Februari 2016 lalu. pada penandatanganan nota kesepahaman ini, PFN akan memproduksi serial lawas ini dalam bentuk anime 3D dengan judul Petualangan Si Unyil dengan pembiayaan untuk musim pertamanya oleh pihak TELKOM. Anime ini sendiri diproyeksikan akan menelan biaya 500 sampai 600 juta rupiah untuk setiap episodenya.

Serial Animasi 3D “Petualangan Si Unyil” ini nantinya akan mengambil tema dari peristiwa sehari-hari tetapi disajikan dengan cara cerdas dan berkadar humor tinggi sehingga anak-anak akan lebih banyak menikmati cerita yang kaya dari dunia mereka dengan rasa ke-Indonesia-an.

Selain Telkom dan PFN, pihak lain yang terkait dengan produksi Petualangan Si Unyil di antaranya sejumlah rumah produksi animasi serta animator muda terbaik di Indonesia melalui AINAKI (Asosiasi Industri Animasi dan Konten Indonesia).

unyil-pembukaan-681x454

Direktur Innovation and Strategic Portfolio PT Telkom Indonesia Indra Utoyo mengatakan, Telkom merasa bangga ikut terlibat dalam proyek yang bisa dikatakan sebagai culture project.

“Kesertaan dalam produksi film animasi Si Unyil ini disamping wujud dari sinergi BUMN, kami juga terus mengupayakan lokal konten agar dapat menjadi tuan rumah di Indonesia dalam era Globalisasi ini,” ujar Indra.

Selain itu Shelvy Arifin, Direktur Utama PFN mengatakan, Dengan semangat sinergi dan gotong-royong kami optimis serial ini akan menjadi tontonan dan tuntunan bagi anak Indonesia masa kini.

“Kehadiran Unyil dengan format animasi 3D ini diharapkan menjadi ‘role model’ bagi anak-anak dan dapat meramaikan industri film animasi di Tanah Air,” ujar Shelvy.

Untuk penayangannya, PFN sedang menjajaki kerjasama dengan beberapa stasiun televisi nasional. Targetnya, serial Petualangan Si Unyil bisa ditampilkan di TV Nasional. Untuk tahap awal, PFN sendiri telah memproyeksikan akan memproduksi sebanyak 13 episode untuk musim pertamanya di mana tiap-tiap episode akan berdurasi sebanyak 22 menit dan dibagi menjadi 2 cerita. Jika tidak ada halangan, maka serial ini akan memulai debutnya pada bulan Agustus 2016 mendatang.

Masih menurut Shelvy, sudah beberapa TV tertarik. Targetnya, bisa tayang di TV nasional. Namun untuk tahap awal, anime ini baru akan ditayangkan melalui televisi berbayar Usee TV yang terintegrasi dengan jaringan televisi satelit Telkom, IndiHome.

Ke depannya, akan ada beberapa konsep bisnis dalam pengembangan karaktar Unyil, di antaranya aplikasi games, dan komik.

KAORI Newsline | Courtesy of BeritagarDetikJawa PosKementerian BUMNKOMPAS, PFNRepublika, & SWA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.