Tindak perusakan atau vandalisme fasilitas di dalam kereta api (KA) ternyata tak hanya terjadi di Indonesia. Pihak Kepolisian Jepang baru-baru ini menangkap basah seorang kakek yang sedang mencuri gantungan pegangan tangan (handstrap) di dalam kereta. Sang pelaku, seorang kakek berusia 63 tahun asal Tokyo dengan inisial MM, kedapatan saat melancarkan aksinya di dalam kereta rel listrik (KRL) Tokyo Metro jalur Chiyoda, Tokyo, saat rangkaian KRL tersebut sedang dalam perjalanan antara Stasiun Machiya dan Kita-Senju.

Berdasarkan penyelidikan polisi, kakek MM diketahui telah mencuri 200 buah handstrap sejak November tahun lalu. Pelaku sendiri biasanya melakukan pencurian ketika jam sibuk dengan modus menarik keras handstrap dan memutarnya berulang kali hingga putus. Ketika diinterogasi oleh pihak kepolisian, pelaku dengan gamblang mengakui perbuatannya. “Kereta selalu penuh sesak dan membuatku lelah berdiri, aku hanya ingin membuat perusahaan KA mendapat sedikit masalah.” ungkap kakek MM.

Menurut kepolisian, tercatat telah terjadi 37 kasus pencurian handstrap dan mengakibatkan hilangnya sekitar 200 buah handstrap sejak November. Berdasarkan laporan tersebut, polisi kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut dan melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) di armada KRL yang beroperasi di jalur Chiyoda milik Tokyo Metro, polisi dapat mengembangkan kasus tersebut dan akhirnya berhasil menangkap pelaku. Akibat perbuatannya, kakek MM akan diganjar dengan dakwaan pencurian dan perusakan properti.

Cemplus Newsline by KAORI

Advertisement Inline

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.