BAGIKAN

membangkitkanharapan

touhou-bijac

Hari Minggu kemarin mungkin jadi hari paling membahagiakan bagi salah satu pengguna KAORI. Memang keinginannya untuk masuk ajang pencarian bakat rambut terindah Moonsilk belum kesampaian, tapi ada celah baru yang bisa ditangkap di sini: menyelenggarakan event keliling.

Advertisement Inline

Dalam pengalaman pribadi saya mengikuti stan-stan KAORI, biasanya saya selalu datang telat dan sampai rumah paling malam. Cuma, kemarin saya hanya menjadi seksi gotong-gotong backdrop dan bawa pulang spiker (karena pas pergi, spikernya dijinjing oleh CerminSuara).

Selain nilai plus yang selalu bermanfaat bagi KAORI, bebannya pun berat buat saya. Semakin berat acara yang diikuti, semakin sakit pula badan yang dirasakan saat tiba di rumah.

Kalau dari Hot Event 2011, saya sakit satu hari kena demam tinggi. Acara Touhou KAORI di BIJAC kemarin menyebabkan saya sakit dari ujung kepala sampai ujung kaki. Mulai pegal, masuk angin, radang tenggorokan (belum pernah saya kena radang tenggorokan karena ngurusin stan), sampai kaki bengkak (padahal lama berdiri saya di BIJAC tidak jauh beda dari stan KAORI sebelum-sebelumnya).

Setelah sampai rumah, saya berharap ingin ruwat semua isi badan ini. Dari sekian metode, saya berminat mencoba cuci otak, kali-kali kepala saya bisa cespleng lagi, tidak cuma cespleng fisik namun juga cespleng dari kekotoran pikiran. Sayangnya cuci otak tidak bisa membersihkan pikiran jorok.

Namun sebelum saya menghasilkan uang yang cukup untuk cuci otak ini, ada peluang baik yang didapatkan oleh KAORI di acara BIJAC ini. KAORI yang biasanya diajak untuk menjadi partner media, kini ditawarkan untuk membuat kegiatan sendiri.

Pihak J4U yang dikenalkan oleh bung Rudy memboyong orang Jepang lagi, setelah terakhir saya bertemu dengan haji Kobayashi. Berbeda dengan pihak-pihak lain yang biasanya mau mempromosikan acara mereka, nampaknya J4U ini mau menyediakan permodalan yang kuat.

Dalam diskusi yang diikuti saya dan CerminSuara sambil disela oleh blackernest dan Kisaragi, ada kesempatan KAORI untuk menyelenggarakan simposium atau diskusi kritis mengenai kebudayaan anime di Indonesia.

Ini menjadi hal yang menarik. Mengapa demikian? Diskusi panel, workshop merupakan acara yang umum dalam anime convention di Amerika. Hampir selalu ada diskusi kritis maupun workshop seperti dubbing atau merakit plamo di setiap acara mereka. Jadi tidak melulu cosplay, tidak melulu lomba, tidak melulu band, tidak melulu karaoke.

Bahkan ide lain yang ambisius terlintas di benak saya. Dengan subforum Touhou yang umurnya baru namun sudah bisa menimbulkan IMPACT begitu besar (jauh melebihi LPK-LSK yang digadang-gadang selama ini), ada ide menyelenggarakan tarkam Touhou. Alias, turney Touhou KAORI akan diselenggarakan pula di pelosok desa, di kampung-kampung, tidak hanya di Jakarta maupun kota besar saja.

Potensi Touhou sepertinya jauh dan sangat diremehkan oleh penyelenggara acara jejepangan biasanya. Mungkin bisa digambarkan ketika kemarin saya berdiri, ada peserta yang kecewa. Kira-kira sampai tahap “yah, kenapa turneynya fighting? Padahal gua jago yang danmaku, cuma susah banget nyari temen sehobi”.

Kalau memang ide ini disetujui oleh pihak pemodal, hasilnya akan sangat bagus bagi KAORI dan bagi teman-teman. KAORI bisa makin besar, bisa makin maju, dan bisa pula mengundang sponsor lain yang tentunya memberi manfaat baik langsung maupun tidak di KAORI.

Selain bisa keliling Jawa bahkan Indonesia, mungkin saja Kisaragi bisa membeli sampo yang lebih berkualitas bagi rambut dan keluarganya, atau menikmati hair treatment berkualitas tiap bulannya. Tentu untuk soal yang ini, tidak bisa didanai dari kas KAORI.

Atau bisa jadi kalau KAORI memang sudah jadi Tbk., AssasinCross bisa memastikan kalau semua film anime original yang beredar dan didistribusikan oleh KAORI di Indonesia, akan sebagus kualitas rilis fansub internasional. Tentu saja digaji dengan baik oleh KAORI.

Harapan tentu harus ada, dan akan terus terbuka lebar. Meskipun letaknya ada di lubang lain yang mungkin tidak terpikirkan saat ini. Tinggal bagaimana menemukan dan memanfaatkannya untuk kebaikan bersama.

Dan tidak perlu ada lagi tragedi celana yang sobek di tengah acara.

Shin Muhammad
Administrator KAORI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.