Rei Ayanami… Sebuah Catatan Singkat

4

Rei Ayanami…
Gadis berumur 14 tahun berambut biru pendek dan bermata merah ini tentunya sudah tidak asing lagi bagi para pecinta animanga, apalagi yang menyukai genre mecha. Tidak ada yang mengetahui asal usulnya mulai dari kapan dan dimana dia lahir, siapa keluarganya, dan masih banyak lagi pertanyaan di benak orang-orang yang berada di sekitarnya. Hanya petinggi NERV seperti Gendou Ikari dan profesor Ritsuko Akagi yang tahu siapa dia sebenarnya.

Pendiam, tidak peduli dengan keadaan sekitar adalah sifat yang dia miliki, tidak heran dia tidak memiliki teman di sekolah, bahkan di kelas. Selain itu, Rei merupakan pilot dari EVA unit 0. Kedatangan Shinji perlahan-lahan membuat sifat dasarnya sebagai manusia muncul. Dia mulai bisa mengekspresikan apa yang ada pada pikirannya, terutama kepada Shinji, orang yang mempunyai pengaruh besar terhadap perubahan Rei.

Seiring waktu berjalan, diketahui bahwa Rei sebenarnya adalah kloning dari ibu Shinji yang tewas saat pengembangan Project EVA, Yui Ikari. Rei merupakan salah satu manifestasi dari rencana Gendou Ikari dalam upaya memusnahkan Angel terutama Adam, dikarenakan dia merupakan wadah untuk Lilith, Angel yang terkurung di Terminal Dogma.

Advertisement Inline

Apapun itu, Rei Ayanami merupakan karakter yang tidak bisa dilupakan oleh orang-orang yang telah menonton anime Evangelion, dan mungkin mendapat tempat di hati para penggemarnya sekalipun muncul karakter anime lain yang mempunyai penampilan dan karakter yang unik. Ya, Rei Ayanami adalah karakter yang mampu membuat kesan yang mendalam di hati para pengemar animanga, termasuk aku sendiri.

Akhir kata, kita tutup tulisan ini dengan lagu "Fly Me To The Moon" Evangelion ED) atau bagi yang lebih mnyukai ED movie Rebuild of EVA 1.0, silakan dengarkan "Beautiful World" yang dinyanyikan oleh Utada Hikaru. 

Sedikit bonus, pict Rei smile version, enjoy! 

 

(Dikutip dari post Kincedou di blog KAORI | Kevin Wilyan | KAORI Newsline)

4 KOMENTAR

  1. Yah, Ayanami adalah satu karakter yang begitu membekas pada diriku, biarpun aq tidak pernah menamatkan Evangelion secara utuh.

    Kenapa harus Asuka? Mungkin aq hanyalah satu orang dari banyak yang tidak setuju pada akhirnya Rei hanyalah ‘sebuah’ boneka.

  2. wew…
    bener bgt….
    moga2 besok di “rebuild of evangelion” dapet ending yg lebih bagus

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.