BAGIKAN

Penyanyi berbakat sekaligus creative entrepreneur Vidi Aldiano menunjukkan semangat kolaborasi dengan penggiat pop culture lainnya. Hal ini sesuai dengan semangat Popcon Asia untuk membangun industri kreatif di Indonesia melalui kolaborasi.

Terdapat tiga kolaborasi yang dilakukan Vidi dan ditampilkan di Popcon Asia 2016. Pertama adalah untuk menggarap cover album terbarunya, kedua adalah membuat artbook yang terinspirasi konsep dari album terbarunya. Kedua kolaborasi itu dilakukannya bersama Kreavi. Sedangkan yang ketiga adalah membuat intellectual property baru bersama Kratoon.

Bersama Kreavi, jejaring kreatif digital yang menaungi lebih dari 36.500 talenta visual, Vidi Aldiano telah menggelar kompetisi merancang desain cover album terbarunya Persona. Sang pemenang adalah Willy Suciadi yang mendapatkan hadiah perjalanan ke Tokyo Disneyland bersama Vidi. Willy merupakan anggota aktif di Kreavi. Ia saat ini masih duduk di bangku kuliah di salah satu universitas swasta di Jakarta.

Selain kompetisi tersebut, Vidi dan Kreavi juga bekerjasama untuk menghadirkan artbook Persona. Sebanyak 31 ilustrator handal dari seluruh Indonesia berkolaborasi dengan Vidi dalam buku tersebut.

Artbook itu akan menampilkan desain dan karya visual yang terinspirasi dari konsep Persona. Pada album musiknya yang ketiga itu, Vidi Aldiano berusaha menampilkan sembilan rasa yang menjadi bagian dari dirinya, yaitu:  Love, Joy, Wonder, Peace, Anger, Courage, Sadness, Fear, dan Disgust.

“Dunia kreatif memang harus diwarnai dengan kolaborasi, seperti yang dilakukan antara seorang musisi seperti Vidi Aldiano dengan berbagai talenta kreatif visual yang ada di Kreavi. Kami berharap hal ini makin membuka mata publik akan kayanya talenta kreatif Indonesia, tak hanya di kota besar tapi juga di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Johanna Kusnadi, Community Leader, Kreavi.

Artbook Persona telah diluncurkan secara resmi pada Sabtu, 13 Agustus 2016 bertepatan dengan Popcon Asia 2016.

Tak hanya bersama Kreavi, Vidi Aldiano juga menjalin kerjasama dengan jejaring animasi Kratoon. Bersama Kratoon, Vidi berkolaborasi untuk membuat intellectual property (IP) baru bernama Prince Boemi.

“Bikin IP itu tantangannya adalah ego pribadi yang harus dikalahkan dengan mau berkolaborasi. Kolaborasi antar dua industri akan selalu memunculkan karya yang unik. Ketika kita mau berkolaborasi, akhirnya akan muncul karya yang fresh dan spektakuler,” ujar Andi Martin, CEO Kratoon yang menjadi motor kreatif dalam pembuatan Prince Boemi.

Prince Boemi menjadi IP pertama di Indonesia yang merupakan kolaborasi seorang musisi bersama sebuah studio animasi. Bukan hanya mengisi soundtrack atau sebagai pendukung, Vidi Aldiano sendiri terlibat dalam proses brainstorming karakter dan cerita Prince Boemi.

Kisah Prince Boemi bakal tayang di channel Kratoon di YouTube. Teasernya saat ini sudah bisa disaksikan di sana. Prince Boemi akan menampilkan karakter orisinal seperti seorang pangeran bernama Prince Boemi, ayah pangeran itu yang bernama Radja dan Ajudan, beruang berkekuatan khusus yang setia menemani petualangan Prince Boemi.

KAORI Newsline | Informasi yang disampaikan berasal dari sudut pandang pihak pemberi siaran pers dan tidak ada hubungan dengan kebijakan editorial KAORI Nusantara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.