touhou-kaori-hotevent

Jebret! Demikianlah teriakan itu bergema saat Dirgay berhasil menumbangkan Ian dalam final turnamen Hisoutensoku KAORI, hari Minggu malam lalu.

“Padahal cuma acara amatir, tetapi pemain dan penontonnya sudah seperti menonton turnamen kelas internasional,” ujar salah satu penonton ke saya.

Advertisement Inline

HOT Event kali ini selain lebih ramai secara umum, juga membanggakan bagi KAORI. Ada banyak harapan-harapan baru yang dijalin di sini.

Acara ini adalah “testing the water” untuk banyak hal. Misalnya saja kemeja dinas KAORI yang menarik itu.

Ketika fotonya diposting di Facebook, banyak yang komentar bahwa saya seakan cosplay seperti Jonan, dirut KAI yang dimisuh-misuhi namun prestasinya membanggakan itu. Tetapi sisi baiknya, kemeja ini disiapkan untuk acara-acara KAORI yang akan semakin sibuk mendekati akhir November ini. Apalagi, menjelang tahun 2014 yang akan jadi “tahun politik” KAORI.

Lalu ada pula yang dites: pengisian acara untuk Hellofest dan tentu saja peminat Touhou. Memang penyiapan stan di KAORI semakin hari semakin baik, namun masih cukup jauh dari harapan. Tidak maksimalnya stan KAORI karena faktor tempat dan SDM: peralatan harus dibawa dari Bogor, 50-70 km dari tempat acara di Jakarta.

Untuk Touhou sendiri, saya pun sudah berbicara dengan sejumlah peserta yang ikut berpartisipasi dalam turnamen game fighting 12.3 kemarin. Pada Hellofest, akan ada pengenalan game danmaku, lebih tepatnya Touhou 9. Ini penting untuk mengetes seberapa besar pasar Touhou di Indonesia yang sebenarnya bisa digarap jauh lebih serius oleh KAORI.

Tag touhou di Danbooru memuncaki peringkat pertama sampai hari ini dan bahkan Kancolle pun tidak akan mungkin mengejarnya. Suatu karunia yang besar bagi KAORI dan betapa sia-sianya bila ini tidak dimanfaatkan.

Saya pun tidak boleh lupa untuk berterima kasih dengan tim Royal Genso dan teman-teman (bahkan saya lupa namanya) yang telah sangat baik mau menyumbangkan hadiah bagi juara tiga kompetisi Touhou kemarin. Luar biasa, tidak disangka-sangka, dan sangat membantu!

Testing the water yang lain adalah antusiasme teman-teman KAORI di Facebook mengenai event-event yang diposting oleh FP KAORI. Ada dua makna di sini: potensi besar KAORI di daerah yang tidak tergarap maksimal dan keandalan mesin media KAORI.

Banyak sekali yang berharap KAORI menyelenggarakan turnamen Touhou di daerah-daerah, bahkan ada yang memohon acara ini diselenggarakan pula di Samarinda. Walah!

KAORI mulai berkembang secara aktif di Daop 2 dan 8, tempat tradisional dengan basis massa yang besar. Ada paradoks di dua tempat: daop 6 dan 7.

Di Daop 6, pengguna KAORI sangat banyak namun anggotanya pada malas jangankan untuk membuat stan, untuk hadir di acara jejepangan saja kemungkinannya sangat kecil. Padahal potensi pengguna di sini sangat besar, setara dengan Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Daop 6 tidak ada dream team dan ini sangat berbahaya, kalau tidak mau dibilang celaka dua empat.

Di Daop 7, keadaan justru terbalik. SDM sangat terbatas sedangkan KAORI akan hadir dalam acara yang meski kecil-kecilan, akan sangat membantu membangun basis awal KAORI di daerah. Ibaratnya, ini acara perintis. Tentu divisi eksternal KAORI akan membantu supaya acara ini sukses.

Pada saat bersamaan dengan acara di Daop 1, ada acara di Daop 8. KAORI membuat stan di sini. Murni dari dorongan sendiri. Tanpa subsidi dari pusat. Ini adalah prestasi kedua Kaorin Daop 8 yang begitu hebat dan seyogyanya ditiru pula oleh Kaorin di daerah lain.

Keberhasilan ini akan selaras dengan tren KAORI saat ini, di mana sejak satu bulan belakangan ini mulai banyak pengguna baru bermunculan dan lebih aktif di subforum-subforum tertentu. Data pasti memang belum ada dan belum bisa diukur secara kuantitatif, namun ada hal bagus di sini: KAORI mulai melawan penurunan pertumbuhan forum secara massal.

Tren perbaikan kondisi forum dan KAORI secara global ini akan bisa dimanfaatkan momentumnya dengan KAORI Fansub yang berniat mengerjakan seri Madoka dan Saki mulai tahun depan. Efeknya berlipat: menggerakkan perkembangan KAORI Fansub itu sendiri dan ikut menggerakkan nama KAORI di luar.

Kereta api ekspres lainnya pun masih ada selain Hellofest: PPKI dan pra-acara Forum Anime Indonesia yang akan diselenggarakan bulan Desember nanti.

Untuk kali pertama, akan ada diskusi khusus mengenai anime (kartun Jepang) yang akan dihadiri oleh pakar kenamaan di bidangnya, membahas hal-hal penting seputar pasar anime di Indonesia. Tidak lagi berkutat mengenai perdebatan istilah anime dan kartun maupun sub vs dub. Tanggalnya pun sudah pasti: 29 Desember 2013 di acara Comic Fronter 3 mendatang.

KAORI akan sangat sibuk menjelang akhir tahun ini. Peluang besar itu terlalu sakit untuk diabaikan. Sehingga, ketimbang asyik-masyuk mengurusi perpecahan dan ghibah yang tidak ada gunanya itu, sudah saatnya KAORI kini move on, kembali bekerja bekerja bekerja. Tidak perlulah suara-suara sumbang di luar itu didengarkan.

Saya kira tidak pantas kalau KAORI dijadikan tempat politik praktis atau eksperimen yang tidak perlu. Kalau masih sempat-sempatnya menghasut orang, saran saya ya silakan memilih alternatif komunitas lain.

Lebih baik staf dan anggota KAORI berdedikasi membahagiakan pacar orang lain, bukan?

Shin Muhammad
Administrator KAORI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.