BAGIKAN
KCI Siapkan Pelayanan Tambahan
KRL seri 6000 dan 05 eks Tokyo Metro armada milik PT KCI. (KAORI Nusantara / Farouq Adhari)

Jelang lebaran yang sudah kurang dari 1 pekan, PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) siapkan beberapa pelayanan tambahan guna menghadapi arus angkutan lebaran 2018 di kawasan Jabodetabek dan sekitarnya. Sejumlah fasilitas akan ditambah di stasiun yang diperkirakan akan dipadati oleh calon penumpang, seperti loket portable dan pengaturan arus masuk-keluar penumpang. Selain itu, satuan pengamanan pun ditambah guna meningkatkan keamanan di stasiun maupun tiap rangkaian kereta.

Pelayanan ticketing pun tak luput dari usaha peningkatan pelayanan. Total 233 unit vending machine ticket, 192 loket manual, dan 38 loket portabel disiapkan di seluruh stasiun perjalanan Commuter Line. Loket portable akan disebar di sejumlah stasiun antara lain 9 loket akan ditempatkan di Stasiun Bogor, 2 loket di Stasiun Bekasi, 4 loket di Stasiun Jakarta Kota, dan 3 loket di Stasiun Rangkasbitung. Selain itu, petugas akan disiagakan di luar loket untuk menjual Kartu Multi Trip (KMT).

Selain menggunakan KMT, penumpang juga dihimbau untuk menggunakan Tiket Harian Berjaminan (THB) untuk rute pulang pergi. Hal ini dilakukan agar penumpang tak perlu antri kembali di stasiun tujuan untuk melakukan transaksi saat hendak pulang. Namun kebijakan ini hanya dapat dilakukan di 2 stasiun yang sama. Hal ini juga sebagai langkah untuk mengurangi kepadatan antrian di loket.

Selain itu, sudah tersedia fasilitas fare adjusment yang berupa mesin maupun di loket khusus. Fungsinya untuk mengakomodir penumpang yang tidak turun pada stasiun tujuan yang tiket perjalanannya kurang dari tarif seharusnya.

Baca juga: KCI Akan Fokus Operasikan Rangkaian Formasi 10 dan 12 Kereta.

Di stasiun yang padat penumpang, PT KCI menyelenggarakan Posko Lebaran 2018 yang diikuti oleh seluruh pegawai frontliner yang dilakukan secara bergantian. Hal ini dilakukan agar dapat memberikan pelayanan ketika kepadatan penumpang terjadi dengan mengatur alur laju penumpang. Menurut Direktur Utama (Dirut) PT KCI Wiwik Widayanti, hal ini merupakan respon terhadap penumpang KRL Jabodetabek yang tiap tahun jumlahnya terus meningkat.

Perlu diketahui, pada Senin (14/5) merupakan rekor terbanyak pengguna KRL Jabodetabek. Sebanyak 1.154.080 orang menjadi pengguna layanan KRL Jabodetabek dalam satu hari, rata-rata jumlah pengguna KRL Jabodetabek dalam satu hari sebanyak 1.001.438 pengguna. PT KCI memprediksi bahwa tahun ini akan terjadi peningkatan jumlah pengguna KRL. Hal ini dilihat dari tren pengguna KRL pada masa angkutan lebaran yang terus naik dari tahun ke tahun. Pada tahun 2016-2017, terjadi lonjakan penumpang sebanyak 10,4%. Adapun jumlah pengguna KRL dari H-7 hingga H+7 lebaran 2016 sebanyak 9.957.739 pengguna, namun lonjakan terjadi pada 2017, yaitu sebanyak 11.001.459 pengguna dengan periode yang sama.

Cemplus Newsline by KAORI | Disusun oleh Restu

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.