BAGIKAN
Conan
© 2018 Gosho Aoyama/Detective Conan Committee

Film terbaru Detective Conan: Zero the Enforcer, atau Zero’s Executioner akan segera menghiasi layar lebar bioskop di Indonesia. Film ke-22 Detective Conan yang disutradarai oleh Yuzuru Tachikawa ini telah meraih box office di negara asalnya, Jepang, di mana film ini tercatat sudah meraup pendapatan hingga 7,2 miliar yen atau sekitar Rp. 928.5 miliar per Senin 21 Mei 2018. Pendapatan tersebut mengalahkan pemegang rekor tertinggi sebelumnya, yakni film Detective Conan: The Crimson Love Letter. Film yang dirilis pada 13 April 2018 di Jepang ini mempunyai lagu tema Rei-ZERO- yang dinyanyikan oleh Masaharu Fukuyama. Film berpenghasilan tertinggi dalam sejarah franchise Conan ini rencananya akan ditayangkan pada 1 Agustus 2018 di sejumlah jaringan bioskop seperti CGV Cinemas Indonesia.

Dalam film ini diceritakan ada fasilitas baru di Teluk Tokyo Edge of Ocean yang akan dijadikan tempat Tokyo Summit. Sebanyak 22.000 petugas polisi dipersiapkan untuk mengamankan pertemuan yang akan dilaksanakan pada tanggal 1 Mei, namun sebuah ledakan berskala besar terjadi. Terdapat bayangan Toru Amuro, atau dikenal dengan “Zero” yang tergabung dalam National Police Agency Security Bureau. Conan yang penasaran merasa curiga dengan perilaku misterius Amuro yang bergerak diam-diam di balik insiden pengeboman yang terjadi sebelum hari puncak.

Dari sidik jari yang tertinggal di tempat kejadian terbukti milik Kogoro Mouri yang sebelumnya terdaftar di Kepolisian Metropolitan. Conan yang mulai bertentangan dengan Amuro atas penangkapan Kogoro mendengar kasus aneh di mana Amuro pernah memaksa tersangka untuk bunuh diri di masa lalu. Dan ketika mencoba memutuskan tuduhan terhadap Kogoro, di dalam area metropolitan Tokyo, pada saat yang bersamaan, berbagai  tindak terorisme yang tidak dapat dimengerti terjadi. Sementara Conan dan Public Security mendekati konspirasi tersembunyi dalam insiden tersebut, pada hari puncak pertemuan tersebut, pesawat ruang angkasa tak berawak “Hakuchō” menyelesaikan misi di Mars dan kembali ke Bumi.

Tidak seperti film-film Conan sebelumnya yang menghadirkan kasus pembunuhan dengan banyak aksi peledakan dan pengejaran, film kali ini hanya membahas kasus terorisme dan kasus tuduhan palsu terhadap Kogoro Mouri. Tentunya porsi karakter Zero lebih difokuskan di film ini. Zero yang merupakan agen rahasia polisi bagian keamanan nasional ini memegang peran penting dalam plot cerita film ini. Hal menarik lainnya pada cara-cara pembelaan hukum terhadap Kogoro Mouri yang dibantu mantan istrinya, Eri, dan Kyoko Tachibana, si pembela yang selalu kalah, yang ternyata memiliki tujuan lain di balik pembelaannya. Selain itu, hal menarik lainnya adalah penggunaan drone milik profesor Agasa untuk menyelesaikan kasus dan menjadi asisten Conan dan Zero pada paruh akhir film ini.

Baca juga: Ulasan Anime Detective Conan -The Crimson Love Letter

Kesimpulan

Detective Conan: Zero the Enforcer menampilkan sosok Zero, dalam fokus film Conan kali ini. Plot cerita lebih mengarah ke hubungan Zero dan kooperatornya serta kasus terorisme yang melanda Tokyo dan kepolisian Metro Tokyo. Jangan beranjak sampai film selesai, karena ada after credit setelah credit title.

Saksikan film ini melalui sejulah jaringan bioskop seperti CGV Cinemas mulai 1 Agustus 2018 mendatang. Adapun jaringan bioskop Cinemaxx maupun Platinum Cineplex belum memberikan konfirmasi akan turut memutar film ini.

KAORI Newsline | Diulas oleh Goldy Ventura

1 KOMENTAR

  1. Ralat: Eri dan kogoro belum bercerai, jadi tidak bisa dikatakan sebagai mantan istri. Mereka hanya tidak tinggal bersama

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.