Rayakan Soft Launching, Ponimu Berkolaborasi dengan Nanairo Symphony

0

Situs Ponimu sudah melaksanakan soft launch pada tanggal 30 Juli lalu, situs ini membawakan 3 judul dalam fase soft launching mereka, 3 judul tersebut adalah Project Itoh: Empire of Corpses, Higashi no Eden, dan Polyphonica.

Higashi no Eden dan Polyphonica merupakan anime-anime library Ponimu yang bisa dibilang cukup lawas, namun movie Project Itoh: Empire of Corpses adalah movie yang bisa terbilang baru. Dengan animasi yang dikerjakan oleh Wit Studio, kualitas dari movie yang satu ini juga terjamin dan adegan-adegan actionnya tergambar dengan menarik dan keren!

Di akhir bulan Agustus ini, Ponimu berencana untuk menambah 5 judul baru ke jajaran anime library mereka, dan salah satunya adalah Tari-Tari yang dikerjakan oleh studio P.A. Works. Untuk memperingati masuknya judul-judul baru ini, Ponimu kemudian berkolaborasi dengan Nanairo Symphony, grup utaite lokal terkenal.

Nanairo Symphony menyanyikan lagu Shiokaze no Harmony yang sebelumnya dibawakan oleh Shirahamazaka Koukou Gasshou-bu. Berikut adalah video penampilan dari grup Utaite ini menyanyikan lagu penutup dari seri Tari Tari tersebut.

Ingin tahu lebih banyak mengenai Nanairo Symphony? Kunjungi halaman Facebook resminya lewat tautan di bawah ini:

https://www.facebook.com/sevencolorsymphony/

Tentang Ponimu Indonesia

Ponimu Indonesia adalah sebuah situs streaming simulcast anime yang telah dibuka sejak akhir Juli 2018. Situs ini akan memuat anime-anime legal yang dibawakan langsung dari Jepang dengan terjemahan bahasa Indonesia. Ponimu juga menawarkan layanannya dalam kualitas HD jadi para pengguna dapat menonton anime favorit mereka dengan kualitas terbaik.

Ponimu bekerja sama dengan penerjemah profesional yang akan mengerjakan subtitel anime yang tayang di Ponimu berdasarkan teks bahasa Jepang yang didapat dari komite produksi. Hal ini memastikan kualitas dari terjemahan yang baik serta ketepatan dari terjemahan itu sendiri.

Ponimu juga sudah memiliki hubungan yang baik dengan beberapa lisensor, diantaranya adalah Hakuhodo dan juga FCC. Ponimu juga sudah beberapa kali melakukan pendekatan ke pemilik lisensi besar seperti Production Reed, TV Tokyo, dan juga Aniplex.

KAORI Newsline | Informasi yang disampaikan berasal dari pihak pemberi siaran pers dan tidak merepresentasikan kebijakan editorial KAORI.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.