BAGIKAN

Rumah produksi GoodHouse ID yang dipercaya oleh pengembang game Digital Happiness untuk mengangkat game horor ciptaannya yang fenomenal, DreadOut ke layar lebar, telah merampungkan masa produksinya. Video teaser resmi dari DreadOut the Movie telah resmi diluncurkan pada hari Sabtu, 22 September 2018 di Event PopCon Asia 2018 bertempat di Indonesia Convention Center (ICE) BSD.

Kini video teaser tersebut sudah bisa dilihat berikut ini:

Caitlin Halderman dipercaya berperan sebagai Linda yang merupakan karakter utama di gamenya. Kemudian Jefri Nichol, Marsha Aruan, Irsyadillah, Susan Sameh, dan Ciccio Manassero juga turut meramaikan jajaran pemain dalam DreadOut the Movie. Mereka akan berperan sebagai teman-teman sekolah Linda yang akan memecahkan misteri Hantu Kebaya Merah seperti di dalam gamenya. Selain bintang muda tersebut, turut terlibat juga aktor dan aktris terkenal lainnya seperti Miller Khan, Hannah Al Rashid, Salvita  DeCorte, dan Mike Lucock.

This slideshow requires JavaScript.

Dalam film ini dikisahkan Jessica (Marsha Aruan), Beni (Irsyadillah), Dian (Susan Sameh), Alex (Ciccio Manassero) dan Erik (Jefri Nichol) adalah sekelompok teman SMA yang ingin meningkatkan kepopulerannya   lewat social media. Mereka berencana merekam petualangan mereka dengan video untuk diunggah ke akun social media. Agar keinginannya tercapai, mereka memilih untuk pergi ke sebuah apartemen terbengkalai yang terkenal karena keangkerannya.

Untuk memperlancar rencana tersebut, Beni mengajak Linda (Caitlin Halderman) untuk ikut bergabung. Beni mengetahui bahwa Linda mempunyai hubungan yang cukup dekat dan bisa membujuk satpam penjaga apartemen tersebut yaitu Kang Heri (Mike Lucock), agar bisa masuk ke dalamapartemen. Awalnya Linda ragu dan menolak ajakan Beni. Namun setelah Jessica ikut membujuk, akhirnya Linda ikut dengan teman-teman sekolahnya untuk pergi ke apartemen angker tersebut.

Setelah sampai di apartemen itu, Linda berhasil membujuk Kang Heri untuk masuk bersama kelima temannya. Awalnya, mereka bergembira berfoto-foto bersama sambil merekam kegiatan mereka dan mengunggahnya ke akun social media mereka. Di tengah kegiatan tersebut, Linda dan kawan-kawan menemukan satu unit apartemen yang diberi tanda batas garis pengaman kepolisian (police line), seperti sebuah tempat kejadian perkara suatu kejahatan. Terdorong oleh rasa penasaran, mereka mendobrak pintu unit apartemen tersebut. Ketika pintu terbuka, nampak sebuahkamar sepeti bekas tempat kegiatan ritual pemujaan. Saat mereka sedang meneliti kamar tersebut, mereka menemukan sebuah perkamen kuno,dimana tidak ada seorangpun dari teman-teman Linda yang bisa membacanya, kecuali Linda.

Setelah Linda berhasil membaca tulisan dalam huruf kawi kuno dalam perkamen tersebut, mendadak sebuah portal terbuka. Tanpa sengaja Linda dan kawan-kawan telah membuka pintu ke alam gaib dan membuat murka para makhluk supranatural penjaga portal tersebut. Mengapa hanya Linda yang bisa membacanya? Apakah Linda dan teman-temannya bisa selamat dari amukan penjaga pintu alam gaib tersebut? Dapatkah mereka keluar hidup-hidup dari apartemen angker itu?

This slideshow requires JavaScript.

Kimo Stamboel selaku sutradara, penulis, merangkap produser film ini menyatakan bahwa proses pemilihan cast ini dilakukan dengan sangat selektif dan hati-hati karena ia memikul tanggung jawab yang besar dalam menjaga kualitas filmnya. Ia tidak mau mengecewakan pemilik dan penggemar DreadOut yang sudah dikenal di seluruh dunia sebagai salah satu game horor terbaik buatan Indonesia. Dalam film ini Kimo juga menuntut totalitas para pemainnya, termasuk melatih stamina dan fisik mereka, karena banyaknya adegan-adegan yang cukup berat di dalamnya.

Dalam produksi ini, Kimo menggandeng rekan produser Wida Handoyo dan Edwin Nazir untuk mendirikan rumah produksi GoodHouse ID, mereka berkolaborasi merampungkan proyek ini mulai dari penulisan naskah, produksi film, sampai pengembangan bisnisnya. Wida Handoyo selaku salah satu produser filmnya menyatakan bahwa GoodHouse ID memutuskan bekerjasama dengan strategic partner dari dalam dan luar negeri agar opportunity film DreadOut sukses di pasaran semakin besar. Produser Edwin Nazir juga menambahkan bahwa pihaknya juga menggandeng CJ Entertainmen (Korea Selatan), Sky Media, Nimpuna Sinema, dan Lyto Datarindo untuk mendukung rencana pemasaran film ini, bukan hanya di dalam negeri, namun juga di mancanegara.

DreadOut the Movie rencananya akan tayang di seluruh Indonesia pada bulan Januari 2019. Dalam film ini akan ada sejumlah karakter baru yang tidak ada di gamenya, dan akan lebih menjelaskan bagaimana Linda bisa terkena berbagai pengalaman mistis. Di lain pihak, Digital Happiness juga tengah mengembangkan game lanjutan, yaitu DreadOut 2.

KAORI Newsline | Informasi yang disampaikan berasal dari pihak pemberi siaran pers dan tidak merepresentasikan kebijakan editorial KAORI.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.