BAGIKAN

Bak sudah jatuh tertimpa tangga, seorang pekerja konstruksi asal Tokyo yang tengah diciduk akibat sejumlah kasus peleccehan seksual kini harus menghadapi tuduhan pelecehan seksual terhadap gadis di bawah umur. Dilaporkan oleh TBS News, sebagaimana dilansir dari The Tokyo Reporter, SI, 43 tahun telah melecehkan seorang gadis yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak alias TK di tangga sebuah apartemen pada bulan Maret 2018 lalu.

Dua bulan kemudian, saat korban memasuki bangku sekolah dasar alias SD, SI kembali melecehkannya, lengkap dengan ancaman akan menyebarkan foto-foto tindakan pelecehannya jika korban berani mengadu kepada orang tuanya. Polisi menduga bahwa SI telah melakukan tindakan pemaksaan seksual terhadap korban, namun belum jelas apakah SI mengakui tindakan bengalnya tersebut atau tidak.

Sebelumnya polisi telah menyiduk SI atas 4 buat kasus. Di antaranya adalah kasus pelecehan seorang gadis SD pada bulan Agustus 2018 lalu. Polisi juga menduga SI juga melakukan tindakan serupa sebanyak 10 kali. Bahkan saat telepon genggamnya diperiksa, polisi menemukan video-video atas aksi-aksi SI yang sudah menyasar hingga 25 korban. Seolah belum cukup bengal, jauh sebelum kasus-kasus ini terjadi, SI juga diduga pernah melakukan tindakan pelecehan serupa terhadap gadis berumur 4 tahun, pada tahun 2014 lalu.

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.