BAGIKAN
Seorang petugas sedang mengecek kereta (rolling stock) MRT Jakarta | Foto: Fasubkhanali

Jelang pengoperasian MRT Jakarta pada tahun 2019, persiapan operasi semakin dimatangkan, termasuk pelayanan penumpang.

Kereta khusus wanita, fitur yang telah ada di KRL Commuter Jabodetabek (KRL Commuter Line), dipastikan juga akan hadir di MRT Jakarta. Tetapi ada beberapa perbedaan dibandingkan kereta khusus wanita di KRL Commuter Line.

Dalam acara temu jurnalis MRT Jakarta, direktur utama PT MRT Jakarta (MRTJ) William Syahbandar menegaskan bahwa KKW akan diberlakukan hanya saat jam sibuk.

Advertisement Inline

“Hanya jam sibuk, pagi hari pukul 0530 sampai 0900, dan sore hari pukul 1600 sampai pukul tujuh atau delapan malam,” tuturnya saat menjawab pertanyaan jurnalis.

Selain itu, kereta khusus wanita juga hanya akan hadir di satu dari enam kereta (gerbong) yang tersedia di setiap rangkaian. Hal ini berbeda dari KRL Commuter yang menyediakan KKW di dua dari delapan atau sepuluh kereta.

Baca Juga: Kereta Khusus Wanita di Jepang

Mengenai lokasinya, William belum dapat menentukan.

“Kita juga memberikan tempat duduk prioritas di dalam kereta yang sama, belum diputuskan,” tuturnya.

MRT Jakarta sendiri saat ini memasuki persiapan akhir, dengan progress konstruksi telah mencapai 98,1 persen. Saat ini, petugas yang akan mengoperasikan MRT Jakarta baik di sarana dan prasarana sedang disiapkan dan proses parallel trial run ini akan berlangsung dari 24 Desember 2018 sampai 26 Februari 2019.

KAORI Newsline | oleh Kevin W

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.