BAGIKAN

Senin, 7 Januari 2019 lalu, Operator Kereta Api (KA) di bagian Timur Jepang, East Japan Railway Company (JR East) melaksanakan uji coba sistem kontrol otomatis untuk perjalanan kereta, Automatic Train Operation (ATO), di jalur KA lingkar Tokyo, Yamanote. Seri rangkaian kereta yang digunakan untuk uji coba ini merupakan kereta rel listrik (KRL) seri terbaru JR East yaitu seri E235. Uji coba dilaksanakan pada dini hari setelah perjalanan KA reguler berakhir.

Rangkaian KRL seri E235 yang digunakan adalah rangkaian dengan nomor trainset E235-24F atau ToU 24. Uji coba dimulai dari Stasiun Osaki di Shinagawa dengan dua kali perjalanan sepanjang 34.5 km dengan waktu tempuh selama ±2 jam. Setelah perjalanan pertama berjalan normal, perjalanan kedua dijalankan dengan skenario kereta mengalami keterlambatan. Dengan menggunakan sistem ATO, kereta berhasil mengejar keterlambatan dengan menaikan kecepatan secara otomatis. Kereta juga bergerak dan berhenti di stasiun secara otomatis, dan dapat menyentuh kecepatan maksimum yang diizinkan, 80 km/jam tanpa intervensi masinis.

Perjalanan perdana seri E235 tahun 2015 silam | Foto Oleh: Satou Hiroki

Petugas JR East berada di dalam kabin masinis untuk memonitor jalannya uji coba ini. waktu tempuh antar stasiun juga diumumkan di dalam rangkaian kereta. “Kami bisa menyelesaikan uji coba ini dengan lancar” imbuh Yuichiro Tokunaga, salah seorang pejabat senior di divisi sarana JR East. Tokunaga juga mengharapkan otomatisasi pada jalur Yamanote dapat segera dioperasikan secara penuh. Dengan otomatisasi ini, diharapkan dapat membuat penggunaan sumber daya manusia yang lebih efektif dan peningkatan keselamatan perjalanan KA.

ATO sendiri merupakan salah satu sistem keselamatan perjalanan KA yang dapat mengendalikan KA secara otomatis tanpa bantuan manusia. Sistem ini telah digunakan di beberapa perusahaan di Jepang dan dunia, dikembangkan untuk mengotomasisasi perjalanan KA, serta peningkatan sistem keselamatan KA. Pada sistem ATO, seluruh jadwal perjalanan sudah terprogram oleh Operation Control Center (OCC). Sehingga bila terjadi keterlambatan dari jadwal, secara otomatis sistem ATO akan bekerja untuk tetap mengikuti jadwal yang ada dengan cara menaikkan kecepatan KA.

Sebelumnya, perangkat keselamatan perjalanan KA yang digunakan di jalur Yamanote adalah Automatic Train Control (ATC) sejak tahun 1981 dan Digital ATC (D-ATC) sejak tahun 2006 hingga kini. D-ATC sendiri merupakan pengembangan dari ATC konvensional agar perjalanan KA dapat dimaksimalkan sehingga keterlambatan KA dapat diminimalisir.

Cemplus Newsline by KAORI | Ramadhan Krisna

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.