BAGIKAN
Interior kereta MRTJ (Ratangga) | Foto: Fasubkhanali

Jelang operasionalnya pada Maret 2019, PT MRT Jakarta (MRTJ) terus mengebut pekerjaan konstruksi maupun persiapan sumber daya manusia (SDM). Berbagai persiapan hingga kini masih dilakukan demi melancarkan pengoperasian perdana layanan MRTJ.

Terhitung per 25 Januari 2019, pekerjaan konstruksi MRTJ telah selesai sebesar 98,59 persen. Tersisa kurang lebih 1,41 persen untuk mencapai total 100 persen menjelang pengoperasian. Pekerjaan yang telah selesai itu terbagi menjadi dua, yaitu 98,43 persen di seksi depo dan jalur layang (CP 101 – CP 103) dan 98,74 persen di seksi jalur bawah tanah (CP 104 – CP 106). Angka tersebut dianggap sesuai dengan target dari MRTJ.

Saat ini, MRTJ sedang melakukan partial trial run dengan pengoperasian layanan MRTJ tanpa penumpang. Pada uji coba ini, dilakukan juga Integrated Testing and Commisioning dengan membuat layanan kereta seolah-olah sedang beroperasi normal di luar jam sibuk. Pada jam tersebut, headway atau jarak antar kereta yaitu sekitar 10 menit dengan 8 rangkaian kereta. Ketepatan waktu dan operasional platform screen door (PSD) juga dites pada uji coba ini. Selanjutnya, MRTJ akan melakukan uji coba dengan jarak antar kereta per 5 menit seperti pada waktu jam sibuk.

Advertisement Inline

Uji coba secara penuh (full trial run) akan dilakukan pada 26 Februari 2019. Selain itu, uji coba pengoperasian pada keadaan darurat juga dilakukan terhitung sejak 27 Februari hingga 11 Maret 2019. MRTJ juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat umum yang ingin mencoba kereta Ratangga. Penentuan tanggal operasional secara komersial hingga saat ini diperkirakan akan dilakukan sekitar tanggal 24 – 31 Maret 2019.

Kesiapan SDM dan Standar Operasional Prosedur (SOP) MRTJ kini telah mencapai 86,43 persen. Jumlah tersebut terbagi atas 87,53 persen untuk kesiapan institusi seperti peraturan dan SOP serta 85,25 persen untuk kesiapan SDM. MRTJ juga akan mensertifikasi 71 masinis mereka dengan pembagian 17 Driver Instructor yang telah disertifikasi pada 17 dan 18 Januari 2019 serta 54 masinis yang akan diuji sertifikasi pada 28 hingga 31 Januari 2019. Diperkirakan akhir Februari 2019, kesiapan operasi dan pemeliharaan ini telah mencapai 100 persen.

Cemplus Newsline by KAORI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.