BAGIKAN

Peringatan: Novel visual ini mengandung unsur dewasa!

Fortune Arterial adalah novel visual yang dirilis oleh August pada tahun 2008, dengan skenario yang ditangani oleh tiga orang. Mereka adalah Hideaki Anzai, Taku Sakakibara, dan Hiroyuki Uchida. Sedangkan, Bekkankou dan Noumisohoehoe menangani bagian illustrasi dan background. Fortune Arterial (disingkat FA) ini juga diadaptasi menjadi anime yang rilis pada musim gugur 2010. Animenya digarap oleh studio Feel yang bekerja sama dengan studio Zexcs. Selain anime, sebelumnya novel visual Fortune Arterial sempat diadaptasi menjadi serial manga yang sempat pada majalah komik Comptic pada tahun 2007 sampai 2011 oleh Miki Kodama. Manga-nya sendiri diterbitkan hingga 7 volume.

Advertisement Inline

Sebelumnya, August yang saat itu bekerja sama dengan Kadokawa merencanakan proyek port all-ages untuk PSP dan PS3 dengan judul yang sama seperti animenya yaitu Fortune Arterial: Akai no Yakusoku, namun proyek itu batal di tengah jalan.

Fortune Arterial menceritakan tokoh utama yang bernama Kohei Hasekura, seorang murid pindahan di Shuchikan Gakuin. Shuchikan Gakuin adalah sekolah elit dengan gaya kebaratan yang menjadi sekolah favorit di pulau Tamatsu (latar tempat cerita novel visualnya). Di tahun keenamnya Kohei bertemu dengan wakil OSIS cantik bernama Erika Sendo, yang ternyata dia seorang vampir. Dari sinilah cerita Fortune Arterial di mulai….

Ulasan

© Bekkankou/August

Fortune Arterial menggunakan sistem pilihan cerita bercabang di mana Anda harus memilih choice atau pilihan yang disediakan dari game-nya sendiri untuk memasuki 5 rute heroine yang merupakan cerita dari Erika, Kanade, Haruna, Kiriha dan Shiro. Disarankan menggunakan playing route order dari rute Erika → Shiro → Kiriha → Kanade dan terakhir Haruna agar Anda mengerti isi cerita novel visual ini. Di game ini juga terdapat normal dan bad end, serta true route di mana kalian bisa masuk setelah memainkan 5 rute heroine.

Art dalam novel visual Fortune Arterial ini indah sekali di mana desain heroine sangat memukau. Art-nya sendiri menjadi ciri khas dari August karena mereka menyajikan heroine yang cukup indah dan disukai para penikmati novel visual ini.

© Bekkankou/August

Genre dalam novel visual ini adalah supranatural romance. Meskipun tema kehidupan sekolah yang sangat mendasar ini terasa kuat, perbandingan ceritanya jauh lebih dominan pada elemen supranatural romance. Terlebih lagi ceritanya menyangkut main heroine dalam novel visual ini yaitu Erika sendiri. Penggambaran cerita dalam novel visual ini menjadi salah satu daya tarik, di mana perkembangan si protagonis sendiri sangat terlihat di true route bahkan pengembangan karakternya dengan sang heroine juga sangat bagus. Semua itu juga tidak lepas dari karakter sampingan yang membuat para karakter dalam novel visual ini menjadi menarik. Contoh saja kakak dari Erika yang merupakan ketua OSIS yang bernama Iori Sendo, Awalnya dia terlihat easy-going, namun ketika masuk rute karakter Iori yang sebenarnya membuat para pemain menjadi kaget karena tidak bisa menebak karakter Iori. Sayangnya, musik dalam novel visual ini kurang mencolok bagi saya. Tetapi, lagu pembuka novel visualnya yang berjudul “kizunairo” sempat menjadi lagu favorit saya.

Sejujurnya dalam hal adaptasi animenya, karena adaptasi animenya hanya mengungkap sebagian cerita saja dengan akhir cerita yang agak “menggantung” dalam arti tidak mencapai konklusi cerita yang lebih baik. Inilah yang menurut saya menjadi alasan mengapa adaptasi anime dari novel visual sedikit kurang peminatnya karena mereka sering kali tidak menceritakan secara penuh isi cerita karya aslinya, yang tentu terkadang tidak memberikan konklusi atau akhir cerita yang baik.

Di sisi lain, untuk adaptasi manga-nya saya rasa sangat cukup dalam bagian eksekusi cerita. Cerita pada manga Fortune Arterial menceritakan campuran rute Erika dengan true route meskipun untuk background story (atau lebih tepatnya masa lalu atau hal-hal yang menyangkut para heroine lain) sedikit kurang. Meskipun begitu, gaya illustrasi Miki Kodama yang sederhana namun indah membuat para pembaca dapat mengikuti cerita ini sampai akhir.

Kesimpulan

Fortune Arterial
© Bekkankou/August

Fortune Arterial bagi saya adalah salah satu karya yang sangat direkomendasikan untuk dinikmati, terutama untuk para penikmat novel visual. Meskipun gameplay (waktu bermain) novel visual ini dibilang cukup panjang (30-50 jam), tidak ada salahnya untuk menikmati karyanya, bukan? Dan untuk Anda yang sekedar penikmat anime dan manga, adaptasi manga dan animenya juga cukup saya rekomendasikan.

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.