BAGIKAN

Pada acara Tresno no Matsuri pada 10 Februari lalu, KAORI Nusantara berkesempatan untuk berbincang dengan Yuzu, salah satu guest star cosplayer pada acara tersebut. Bagaimana pengalaman Yuzu selama berkarir sebagai cosplay? Siapa karakter favoritnya? Bagaimana kesan Yuzu pada penggemar jejepangan di Malang? Simak tanggapan Yuzu pada wawancara berikut.

Terima kasih sudah meluangkan waktunya mbak. Pertama-tama mungkin mbaknya bisa memperkenalkan diri dulu?

Iya, sama-sama. Nama saya Yuzu, cosplayer dari Surabaya. Umur dirahasiakan, hehe. Sekarang masih sekolah kelas 3 SMA.

Advertisement Inline

Waduh, masih kelas 3. Apa gak keganggu kegiatan sekolahnya kalau ikut jadi cosplayer?

Gak apa-apa, lumayan buat tambahan juga.

Pernah ke Malang sebelumnya?

Sudah pernah sih sebelumnya, salah satunya ke acara Isshoni Tanoshimimasu kesembilan di Malang.

Sebagai guest star-nya juga?

Oh enggak. Pas itu cuma main aja. Sebagai guest star ke Malang, ini yang pertama.

Bagaimana rasanya ke Malang?

Dingin banget, apalagi hujan gini. Tadi berangkat jam 8 dari Surabaya dan sampai sini jam 11 siang, terus hujan dari siang.

Waduh, capek dong mbaknya?

Capek sih capek, tapi sudah pekerjaan ya budhal (berangkat). Tetapi setelah dibayar capeknya jadi hilang, hehe.

Oke. Kemudian bisa diceritakan pengalamannya mbak cosplay selama ini?

Ya, awalnya berat. Karena namanya karir makin sukses biasanya makin banyak ngomongin di belakang. Tetapi untungnya banyak juga yang mengasih support jadi tetap semangat.

Selama ini pernah cosplay jadi karakter apa saja?

Banyak. Sekarang yang lagi di cosplay-in sih Marry Kozakura dari Kagerou project. Terus pernah juga jadi Kotori Love Live, Mikasa Ackerman dari Shingeki no Kyojin. Banyak banget pokoknya.

Apakah ada cosplay karakter yang berkesan atau yang paling mbak suka?

Hmmm, sebenarnya aku gak bisa milih salah satu sih. Tetapi yang benar-benar bikin aku cinta sama cosplay itu Kotori Minami-nya Love Live.

Kenapa?

Karena memang karena cosplay itu akhirnya bisa ketemu banyak teman dan bisa dikenal.

Waduh, memang waifu sejuta umat. Imut banget soalnya.

Iya, imut banget. Kan jadi gemes lihatnya.

Kesan mbaknya sendiri di acara Tresno no Matsuri ini seperti apa?

Salut sih. Soalnya kan hujan dan airnya rembes di beberapa tempat, tapi pengunjungnya itu gak berhenti ngasih support. Melihat pengunjung yang nge-chant di depan panggung begitu benar-benar ngasih semangat.

Kalau menurut mbak Yuzu pengunjung di sini seperti apa?

Sama asiknya dengan di Surabaya. Aku kebetulan gak banyak interaksi, cuma di backstage sama keluar panggung ya di sini aja buat jual merch. Kemudian pas ketemu orang ketemunya malah orang Surabaya lagi. Jadi ketika ketemu orang-orang kok wajahnya familiar semua.

Seumpama bila selanjutnya diundang lagi ke acara ini, berarti mau ya?

Mau dong.

Terakhir nih mbak. Ada pesan yang ingin disampaikan ke pembaca KAORI?

Jadilah wibu yang bijak. Kemudian buanglah sampah pada tempatnya.

Tadi banyak ya sampahnya di sini?

Iya, kan jadi gatel saya liatnya, hehe. Dan terakhir jangan lupa minum air putih minimal 2 liter sehari.

Hmmm, hubungannya apa mbak?

Ya biar sehat. Menjaga kesehatan kan penting.

Aduh baik sekali mbaknya. Terima kasih ya mbak. Sukses terus buat cosplaynya.

Iya sama-sama.

KAORI Newsline | Wawancara oleh Icha | Teks oleh Dany | Foto oleh Kiki

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.