BAGIKAN
Rencana KA Cepat California (REUTERS/California High-Speed Rail Authority)

Pada Selasa (19/2), Federal Railroad Administration (FRA) Amerika Serikat, mengumumkan rencana untuk membatalkan dana hibah sebesar 929 juta dollar Amerika (sekitar 13 triliun rupiah) untuk proyek kereta cepat di California. Selain itu, FRA juga mencari cara hukum untuk pengembalian biaya sebesar 2,5 miliar dollar Amerika (sekitar 35 triliun rupiah). Biaya itu awalnya diberikan untuk pengembangan proyek “yang dianggap tidak beroperasi lagi”.

Seperti yang dituliskan kepada CEO California High-speed Rail Authority (CHRSA), Brian Kelly. Penanggungjawab FRA, Ronald L. Batory mengatakan bahwa CHSRA telah “gagal memenuhi secara material” dengan ketentuan Perjanjian Kerjasama dengan FRA yang menjadi penyedia pendanaan dalam proyek ini. CHSRA juga telah “gagal membuat kemajuan proyek yang masuk akal”.

Dalam lanjutannya, Batory juga mengatakan bahwa pada Desember 2019, CHSRA juga gagal untuk mengembangkan pekerjaan konstruksi dan mengeluarkan biaya sesuai dengan keperluan untuk menyelesaikan proyek sesuai dengan jadwalnya. mereka juga telah menetapkan bahwa CHSRA tidak akan selesai pada 2022.

Advertisement Inline

CHSRA juga dianggap gagal memberikan laporan keuangan dan hasil-hasil lainnya dengan tepat waktu. Oleh karena itu, FRA menyatakan bahwa CHSRA telah gagal mengambil tindakan yang tepat untuk memastikan pekerjaan proyek.

Keputusan ini diambil setelah Gubernur Gavin Newsom mengumumkan akan merevisi ulang program kereta cepat California pada Selasa, 12 Februari lalu. Namun, proyek tidak akan dibatalkan seperti yang dituliskan sebelumnya.

Cemplus Newsline by KAORI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.