BAGIKAN

Com2uS memperlihatkan gambar konsep karakter dalam game terbaru yang sedang dikembangkan yaitu “Summoners War: Lost Centuria“.

Summoners War: Lost Centuria” adalah game yang saat ini masih dalam tahap pengembangan dan mengambil tema yang sama dengan game global populer milik Com2uS yaitu “Summoners War: Sky Arena” (selanjutnya “Summoners War”). Game real time strategy (RTS) mobile terbaru ini nantinya akan mengambil latar belakang cerita dan dunia Summoners War, serta mengutamakan strategi dan konten battle.

Game ini akan menggunakan latar belakang era perang seratus tahun yang terjadi di masa lalu. Player dari seluruh dunia dapat menikmati pertarungan taktis dengan mengatur wilayah masing-masing serta bertanding melawan player lain dan merebut wilayah mereka secara real-time.

Advertisement Inline

Summoners War: Lost Centuria” juga telah menggunakan teknologi grafis berkualitas tinggi untuk memperlihatkan karakter-karakter dari game orisinil dengan gaya yang lebih realistis. Selain itu, game ini juga memiliki berbagai konten, karakter, dan skill yang nantinya akan terasa familiar bagi pemain game originalnya, namun tetap membawa angin segar bagi para pemain baru.

Lebih lanjut, “Summoners War: Lost Centuria” adalah game pertama yang menggunakan Adaptive Performance, sebuah teknologi engine terbaru yang dikembangkan Samsung Electronics dan Unity Technologies. Dengan engine ini, “Summoners War: Lost Centuria” akan mampu memberikan performa terbaiknya serta gameplay yang stabil dan berkualitas tinggi.

Com2uS berencana untuk berkolaborasi dengan rekan global untuk mengembangkan “Summoners War: Lost Centuria” agar dapat menghasilkan gameplay yang lebih lengkap dan memiliki konten berkualitas. Perusahaan rencananya akan mengadakan FGT (Focus Group Test) pada tahun ini.

Bersamaan dengan itu Com2uS juga berencana untuk mengembangkan lebih banyak game yang mengambil tema Summoners War, yang mana adalah game mobile asal Korea pertama yang berhasil melampaui 1 trilyun KRW serta 100 juta download.

KAORI Newsline | Informasi yang disampaikan berasal dari pihak pemberi siaran pers dan tidak merepresentasikan kebijakan editorial KAORI.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.