BAGIKAN
Karakter dari seri Date a Live yang di cosplay-kan dengan gaya hijab

Ekspos KAORI kali ini membahas kontroversi cosplayer yang menggunakan hijab dalam artikel dua bagian.

Bagian I: Ekspos: Apa Salah dan Dosa Cosplay Hijab
Bagian II: Wawancara: Apa Kata sang Cosplayer Hijab

Cosplay (Costume Play) merupakan sebuah hobi yang tidak dapat terpisahkan dari budaya pop jejepangan di Indonesia. Hampir di setiap acara jejepangan, dan acara hobi, dapat dengan mudah kita melihat beberapa pengunjung yang melakukan cosplay, maupun perlombaan cosplay.

Advertisement Inline

Perkembangan cosplay di Indonesia bisa dibilang berjalan ber-iringan dengan munculnya berbagai acara kebudayaan populer jepang baik yang dilaksanakan dengan skala internasional maupun acara di berbagai sekolah dan kampus.

Dalam acara tersebut, biasanya terdapat berbagai perlombaan cosplay yang diselenggarakan. Di Indonesia sendiri sudah beberapa tahun ini diselenggarakan perlombaan cosplay tingkat nasional yakni Clas:h.

Dan belakangan ini, muncul sebuah tren baru dalam dunia cosplay. Munculnya berbagai foto yang beredar di internet yang menampilkan sesosok cosplayer yang mengenakan hijab. Cosplay hijab telah menjadi tren tersendiri di dunia cosplay khususnya di Indonesia.

Munculnya tren Cosplay Hijab

Tidak bisa dipastikan dengan jelas kapan tren cosplay hijab ini muncul pertama kali. Satu hal yang pasti, seperti namanya, tren ini merupakan tren baru di kalangan cosplayer, terutama bagi mereka yang menggunakan hijab.

Prinsipnya, pada cosplay hijab ini, sang cosplayer berusaha meng-cosplay kan suatu karakter namun dengan kaidah-kaidah berhijab, yakni menutupi sebagian daerah tubuh (aurat).

Salah satu cosplayer hijab asal Malaysia
Salah satu cosplayer hijab asal Malaysia
Karakter dari seri Date a Live yang di cosplay-kan dengan gaya hijab
Karakter dari seri Date a Live yang di cosplay-kan dengan gaya hijab

Menutup disini dapat dilakukan dengan berbagai cara. Untuk bagian rambut, jika cosplayer biasa mengenakan wig, para cosplayer hijab akan mengenakan jilbab dengan warna yang sesuai seperti rambut sang karakter yang akan di cosplay kan.

Kostum pun demikian, jika memilih karakter yang kostum nya banyak menunjukkan bagian-bagian tubuh tertentu, maka kostum yang dikenakan oleh para cosplayer hijab akan disesuaikan sehingga terlihat tertutup.

Namun konsep menutup ini hanya akan dilakukan jika karakter yang di cosplay-kan memang sedikit terbuka. Lain hal jika sang cosplayer memilih karakter yang memang sudah menampilkan sosok dan kostum yang tertutup.

Cosplayer asal Singapura yang bercosplay karakter yang sudah "tertutup"
Cosplayer asal Singapura yang bercosplay karakter yang sudah “tertutup”

Munculnya Hijab Cosplay Gallery

Reaksi penggemar cosplay yang terkesan welcome tersebut semakin membuat cosplay hijab berkembang. Para cosplayer hijab dan beberapa penggemar pun membuat grup dan laman Hijab Cosplay Gallery.

Dalam laman tersebut, memuat beberapa foto-foto cosplayer hijab dari seluruh dunia. Laman buatan Indonesia tersebut juga kerap memuat beberapa fanart karakter anime yang menggunakan hijab. Tidak jarang ada juga fanart yang dibuat oleh anggota laman maupun oleh orang luar.

fanart hijab 2

Munculnya reaksi

Seiring populernya tren cosplay hijab, ada beragam reaksi yang muncul. Reaksi muncul dari berbagai pihak. Ada sebagian pengguna media sosial yang menyatakan tidak menyukai ber-cosplay menggunakan hijab.

hijab cosplay 1

 

10387455_270699679800802_5340423938334116120_n

Ada banyak hal yang dilontarkan dari mereka yang mengakui tidak menyukai cosplay hijab. Mulai dari anggapan ketidak mampuan membeli properti cosplay (wig). Ada juga yang menyatakan bahwa cosplay menggunakan hijab adalah salah satu tindakan OOC (Out Of Character).

Isu OOC sendiri seperti sebuah peraturan tidak tertulis yang ada dalam dunia cosplay. Hal ini mengacu pada definisi cosplay menurut Jiwon Ahn yang menyatakan bahwa :

” Cosplay atau kosupure merupakan semacam kegiatan para penggemar anime dan manga yang dilakukan oleh individu atau kelompok dengan mengenakan kostum dan berdandan meniru karakter tertentu dari anime atau manga (atau game komputer, literatur, idol group, film populer, atau ikon) dengan tujuan untuk tampil di depan publik dan melakukan pemotretan ”

Meniru karakter disini tidak sebatas hanya mengenakan kostum dan make-up semata, namun juga meliputi gerak-gerik, tingkah laku, dan gaya berbicara dari karakter yang sedang di cosplay-kan.

cosplay hijab 2

Cosplay Hijab dianggap merupakan salah satu tindakan OOC karena tidak menggunakan kostum dan properti yang semestinya digunakan oleh sang karakter yang di cosplay-kan. Selain karena tidak menggunakan properti yang lengkap, cosplay hijab juga dikatakan OOC karena dianggap tidak ada totalitas di dalamnya.

Tuduhan OOC ini biasanya dilontarkan oleh mereka yang memang sangat menggemari karakter tertentu dan kebetulan karakter tersebut di cosplay-kan dengan gaya hijab, maupun oleh mereka yang sudah berpengalaman dalam dunia cosplay.

Dari berbagai tuduhan OOC yang dilontarkan tersebut, ada juga beberapa pihak yang mengakui bahwa apa yang mereka lakukan tidak merusak karakter. Mereka berdalih bahwa karakter yang mereka tiru adalah karakter yang ada dalam fanart karakter berhijab sehingga tidak dianggap merusak.

Selain tuduhan dianggap OOC, banyak pula reaksi yang menyatakan bahwa, daripada merusak karakter tertentu, lebih baik mencari karakter lain. Banyak yang menganggap bahwa jika memang ingin cosplay secara tertutup, ada baiknya meng-cosplay-kan karakter ber-armor tebal seperti seri tokusatsu Power Rangers, Kamen Rider, bahkan mecha seperti Gundam.

Namun dari berbagai macam reaksi dan komentar yang muncul, ada satu komentar yang menarik mengenai masalah cosplay hijab tersebut.

cosplay hijab 3

 

Kembali pada Selera

Cosplay merupakan kegiatan yang tidak dapat dipisahkan dari maraknya acara-acara kebudayaan populer jejepangan. Munculnya tren cosplay hijab menjadi salah satu alternatif bagi mereka yang ingin menekuni hobi cosplay namun tidak ingin menunjukkan aurat nya.

Masalah suka atau tidak suka dapat kembali pada selera masing-masing pihak. Ada mereka yang suka dan menekuni cosplay hijab, karena memang selera mereka seperti itu, dan ada pula yang tidak suka dengan berbagai alasannya, karena memang selera mereka tidak pada gaya seperti itu.

Untuk penggunaan hijab sebagai pengganti wig juga pada dasarnya bentuk dari selera dan pilihan yang dibuat oleh sang cosplayer tersebut. Jika memang karakter nya cukup terbuka, dan ia ingin terlihat tertutup, menggunakan hijab adalah solusi bagi dirinya. Dan jika karakter yang ingin di cosplay kan cukup tertutup, suatu pilihan bagi sang cosplayer apakah akan melakukan cosplay dengan hijab atau gaya biasa.

KAORI Newsline | Oleh Rafly Nugroho | Dirangkum dari berbagai sumber

191 KOMENTAR

  1. Sempit amat dunianya?
    Makanya dalam berkosple ane lebih suka berkiblat ke Comicon (barat). Karena mereka lebih menghormati kreatifitas. dan jangan salah orang2 action figur (yg biasanya menguasai comicon) rata2 orang2 tua, pengusaha, seniman yang bener2 seniman.

    Kalo Bimbouda dan Gintama bisa memakai kostum sesuka mereka dg versi mereka tentunya. kenapa kita enggak?
    Kalo di gambar ada karakter si anu versi chiby, versi Loly dsb. Kenapa gak ada versi Hijab? (kalo emang dia mbuatnya Bisa bagus).
    *sempit amat dunianya*

  2. saya sebagai cosplayer hijab hanya ingin mengalirkan hobby saya aja… ga bermaksud untuk merusak chara

  3. ini yang di screencapt kok gue kenal semua orangnya XD
    (temenan di FB maksudnya) :p
    yah cosplay apa nggak kan terserah mereka…
    emang pake duit yang protes? emang yang protes dirugikan?
    kan nggak…
    merasa chara fave-nya dirusak?
    alah.. kaya itu yang protes udah IC banget aja kalau cosplay :3

  4. Lain kali kalau mau tampilin komentar-komentar yang mengundang pro-kontra SEHARUSNYA disensor nama dan fotonya. Mohon diperhatikan supaya nggak mengundang kebencian orang-orang yang beda ‘kubu’.

  5. Guys, standart orang beda2, mau hijab mau nggak, kl jadinya bagus pasti dipuji, kalo nggak y siap2 di kasih kripik pedes ._.
    ini yg dibahas cm dr golongan yg nggak suka? golongan yg suka jg banyak,…
    asal nggak OOT parah, kek chara yg buka2an parah di cosu hijab’in ya nggak bakal dapet banyak kripik pedas lah…
    sebagus apapun, pasti ada aja yg nggak suka, sejelek apapun juga pasti ada yg suka 🙂
    bukan masalah baru toh hal kek gitu di dunia per-Hobby-an :3

  6. hormati perempuan berjilbab, mereka nggak boleh melepas jilbabnya saat dia sudah memakainya…
    suka suka dia lah mau cosplay atau nggak, yang penting dia tetep pake jilbab

    ente non muslim seenak jidat ngomong "susah beli wig?" atau "jangan bawa bawa agama !!"
    ente kalo ngerasain apa yg temen" cosplay hijab rasain pasti "jlbe crot" kan? wkwk :v

    saya juga termasuk cosu hijab, dan tanggapnya positif….

    berjilbab bukan berarti minim kreasi…
    dengan jilbab kita bisa jadi siapa aja yg kita mau, termasuk cosplay :v

  7. kereeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeennn….laaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahh…di luar negri kaga ada,,meski masuk MURI laah…

  8. aku tau, lalu kenapa?
    banyak yg muslim dan non muslin yg ga respect ama cosu berhijab dengan alasan merusak chara

    aku minta tolong buat respect dan ngertiin orang yg cosplay tapi berhijab,

    lol :v

  9. aku tau, lalu kenapa?
    banyak yg muslim dan non muslin yg ga respect ama cosu berhijab dengan alasan merusak chara

    aku minta tolong buat respect dan ngertiin orang yg cosplay tapi berhijab,

    lol :v

  10. aku tau, lalu kenapa?
    banyak yg muslim dan non muslin yg ga respect ama cosu berhijab dengan alasan merusak chara

    aku minta tolong buat respect dan ngertiin orang yg cosplay tapi berhijab,

    lol :v

  11. Huee jangan marah ~.~, daku juga kurang setuju sama org2 yang menentang cosplay berHijab, serius deh, org berkarya malah mereka marah

  12. Huee jangan marah ~.~, daku juga kurang setuju sama org2 yang menentang cosplay berHijab, serius deh, org berkarya malah mereka marah

  13. Huee jangan marah ~.~, daku juga kurang setuju sama org2 yang menentang cosplay berHijab, serius deh, org berkarya malah mereka marah

  14. Huee jangan marah ~.~, daku juga kurang setuju sama org2 yang menentang cosplay berHijab, serius deh, org berkarya malah mereka marah

  15. Huee jangan marah ~.~, daku juga kurang setuju sama org2 yang menentang cosplay berHijab, serius deh, org berkarya malah mereka marah

  16. Huee jangan marah ~.~, daku juga kurang setuju sama org2 yang menentang cosplay berHijab, serius deh, org berkarya malah mereka marah

  17. Huee jangan marah ~.~, daku juga kurang setuju sama org2 yang menentang cosplay berHijab, serius deh, org berkarya malah mereka marah

  18. Huee jangan marah ~.~, daku juga kurang setuju sama org2 yang menentang cosplay berHijab, serius deh, org berkarya malah mereka marah

  19. itu kan hak mereka kaless. mereka ttep bsa menyalurkan keinginannya tp ttep memperteguh keimanannya kepada sang khaliq. daripada yg buka2 gitu padahal muslimah. ih gak banget

    aku dukung 100% cosplayer berhijab ^^ fighting!!!!

  20. itulah indonesia selalu melebih lebih kan sesuatu. contoh ingat dulu kasus konser miku yang nunggu "youtube"
    lah orang jepang nya sendiri biasa aja.dalam menanggapinnya,sedang indonesia terlalu berlebihan mulai deh skill" bacot pengacaranya keluar :v

    dia mau hijab ato engga dalam bercosplay hak mereka dan creativitas mereka kok pada di bawa ribet
    =.=a

  21. itulah indonesia selalu melebih lebih kan sesuatu. contoh ingat dulu kasus konser miku yang nunggu "youtube"
    lah orang jepang nya sendiri biasa aja.dalam menanggapinnya,sedang indonesia terlalu berlebihan mulai deh skill" bacot pengacaranya keluar :v

    dia mau hijab ato engga dalam bercosplay hak mereka dan creativitas mereka kok pada di bawa ribet
    =.=a

  22. itulah indonesia selalu melebih lebih kan sesuatu. contoh ingat dulu kasus konser miku yang nunggu "youtube"
    lah orang jepang nya sendiri biasa aja.dalam menanggapinnya,sedang indonesia terlalu berlebihan mulai deh skill" bacot pengacaranya keluar :v

    dia mau hijab ato engga dalam bercosplay hak mereka dan creativitas mereka kok pada di bawa ribet
    =.=a

  23. itulah indonesia selalu melebih lebih kan sesuatu. contoh ingat dulu kasus konser miku yang nunggu "youtube"
    lah orang jepang nya sendiri biasa aja.dalam menanggapinnya,sedang indonesia terlalu berlebihan mulai deh skill" bacot pengacaranya keluar :v

    dia mau hijab ato engga dalam bercosplay hak mereka dan creativitas mereka kok pada di bawa ribet
    =.=a

  24. itulah indonesia selalu melebih lebih kan sesuatu. contoh ingat dulu kasus konser miku yang nunggu "youtube"
    lah orang jepang nya sendiri biasa aja.dalam menanggapinnya,sedang indonesia terlalu berlebihan mulai deh skill" bacot pengacaranya keluar :v

    dia mau hijab ato engga dalam bercosplay hak mereka dan creativitas mereka kok pada di bawa ribet
    =.=a

  25. Entah kenapa kalau yang saya lihat orang yang suka cosplay di Indonesia kebanyakan anak kecilnya. Protes ini protes itu. Saya setuju dengan komentar Gubix, di barat saja, walaupun cosplaynya.. #IFUKWIM tapi mereka gak saling menghina tuh. Karna emang disana kreatifitas mereka yang dilihat bukan postur tubuhnya atau seberapa mirip mereka dengan chara yang dipake. Gak ada yang sempurna lah. lain lg kalau ikut lomba. Lagian sekarang banyak toh yang gunain cosplay sebagai freestyle mereka dalam kehidupan sehari" dan ada beberapa yang diubah seperti gaya rambut atau acc yang dipake.

  26. Entah kenapa kalau yang saya lihat orang yang suka cosplay di Indonesia kebanyakan anak kecilnya. Protes ini protes itu. Saya setuju dengan komentar Gubix, di barat saja, walaupun cosplaynya.. #IFUKWIM tapi mereka gak saling menghina tuh. Karna emang disana kreatifitas mereka yang dilihat bukan postur tubuhnya atau seberapa mirip mereka dengan chara yang dipake. Gak ada yang sempurna lah. lain lg kalau ikut lomba. Lagian sekarang banyak toh yang gunain cosplay sebagai freestyle mereka dalam kehidupan sehari" dan ada beberapa yang diubah seperti gaya rambut atau acc yang dipake.

  27. Entah kenapa kalau yang saya lihat orang yang suka cosplay di Indonesia kebanyakan anak kecilnya. Protes ini protes itu. Saya setuju dengan komentar Gubix, di barat saja, walaupun cosplaynya.. #IFUKWIM tapi mereka gak saling menghina tuh. Karna emang disana kreatifitas mereka yang dilihat bukan postur tubuhnya atau seberapa mirip mereka dengan chara yang dipake. Gak ada yang sempurna lah. lain lg kalau ikut lomba. Lagian sekarang banyak toh yang gunain cosplay sebagai freestyle mereka dalam kehidupan sehari" dan ada beberapa yang diubah seperti gaya rambut atau acc yang dipake.

  28. Entah kenapa kalau yang saya lihat orang yang suka cosplay di Indonesia kebanyakan anak kecilnya. Protes ini protes itu. Saya setuju dengan komentar Gubix, di barat saja, walaupun cosplaynya.. #IFUKWIM tapi mereka gak saling menghina tuh. Karna emang disana kreatifitas mereka yang dilihat bukan postur tubuhnya atau seberapa mirip mereka dengan chara yang dipake. Gak ada yang sempurna lah. lain lg kalau ikut lomba. Lagian sekarang banyak toh yang gunain cosplay sebagai freestyle mereka dalam kehidupan sehari" dan ada beberapa yang diubah seperti gaya rambut atau acc yang dipake.

  29. Entah kenapa kalau yang saya lihat orang yang suka cosplay di Indonesia kebanyakan anak kecilnya. Protes ini protes itu. Saya setuju dengan komentar Gubix, di barat saja, walaupun cosplaynya.. #IFUKWIM tapi mereka gak saling menghina tuh. Karna emang disana kreatifitas mereka yang dilihat bukan postur tubuhnya atau seberapa mirip mereka dengan chara yang dipake. Gak ada yang sempurna lah. lain lg kalau ikut lomba. Lagian sekarang banyak toh yang gunain cosplay sebagai freestyle mereka dalam kehidupan sehari" dan ada beberapa yang diubah seperti gaya rambut atau acc yang dipake.

  30. Entah kenapa kalau yang saya lihat orang yang suka cosplay di Indonesia kebanyakan anak kecilnya. Protes ini protes itu. Saya setuju dengan komentar Gubix, di barat saja, walaupun cosplaynya.. #IFUKWIM tapi mereka gak saling menghina tuh. Karna emang disana kreatifitas mereka yang dilihat bukan postur tubuhnya atau seberapa mirip mereka dengan chara yang dipake. Gak ada yang sempurna lah. lain lg kalau ikut lomba. Lagian sekarang banyak toh yang gunain cosplay sebagai freestyle mereka dalam kehidupan sehari" dan ada beberapa yang diubah seperti gaya rambut atau acc yang dipake.

  31. Entah kenapa kalau yang saya lihat orang yang suka cosplay di Indonesia kebanyakan anak kecilnya. Protes ini protes itu. Saya setuju dengan komentar Gubix, di barat saja, walaupun cosplaynya.. #IFUKWIM tapi mereka gak saling menghina tuh. Karna emang disana kreatifitas mereka yang dilihat bukan postur tubuhnya atau seberapa mirip mereka dengan chara yang dipake. Gak ada yang sempurna lah. lain lg kalau ikut lomba. Lagian sekarang banyak toh yang gunain cosplay sebagai freestyle mereka dalam kehidupan sehari" dan ada beberapa yang diubah seperti gaya rambut atau acc yang dipake.

  32. Entah kenapa kalau yang saya lihat orang yang suka cosplay di Indonesia kebanyakan anak kecilnya. Protes ini protes itu. Saya setuju dengan komentar Gubix, di barat saja, walaupun cosplaynya.. #IFUKWIM tapi mereka gak saling menghina tuh. Karna emang disana kreatifitas mereka yang dilihat bukan postur tubuhnya atau seberapa mirip mereka dengan chara yang dipake. Gak ada yang sempurna lah. lain lg kalau ikut lomba. Lagian sekarang banyak toh yang gunain cosplay sebagai freestyle mereka dalam kehidupan sehari" dan ada beberapa yang diubah seperti gaya rambut atau acc yang dipake.

  33. Entah kenapa kalau yang saya lihat orang yang suka cosplay di Indonesia kebanyakan anak kecilnya. Protes ini protes itu. Saya setuju dengan komentar Gubix, di barat saja, walaupun cosplaynya.. #IFUKWIM tapi mereka gak saling menghina tuh. Karna emang disana kreatifitas mereka yang dilihat bukan postur tubuhnya atau seberapa mirip mereka dengan chara yang dipake. Gak ada yang sempurna lah. lain lg kalau ikut lomba. Lagian sekarang banyak toh yang gunain cosplay sebagai freestyle mereka dalam kehidupan sehari" dan ada beberapa yang diubah seperti gaya rambut atau acc yang dipake.

  34. Kita negara BERAGAMA, bukan negara yang GAK MENGENAL AGAMA, pengen liat cosu2 seksi dan g ad pantangan pri aja kenegara lain !!!! itulah alasan mereka kukuh mengenakan hijab saat bercosplay menurut saya……segitu kecilnya lingkup agama para2 kontra smp blng cosu hijab = menyedihkan 🙁 a aku memang bukan cosplayer berhijab, cuma aku sangat2 kagum bahwa wlw berhijab juga, g menghalangi mereka buat cosplay~~~lagipula……itu selera…..dan juga mereka berniat buat kreatifitas baru dr chara2 yg mereka cosuin kan, apa salahnya kita lihat perbedaan ?? bukannya memandang aneh dan memberi kritikan pedas…….saling menghargai itu baik apalagi antar cosplayer 🙂 keep peace 🙂 /

  35. Kita negara BERAGAMA, bukan negara yang GAK MENGENAL AGAMA, pengen liat cosu2 seksi dan g ad pantangan pri aja kenegara lain !!!! itulah alasan mereka kukuh mengenakan hijab saat bercosplay menurut saya……segitu kecilnya lingkup agama para2 kontra smp blng cosu hijab = menyedihkan 🙁 a aku memang bukan cosplayer berhijab, cuma aku sangat2 kagum bahwa wlw berhijab juga, g menghalangi mereka buat cosplay~~~lagipula……itu selera…..dan juga mereka berniat buat kreatifitas baru dr chara2 yg mereka cosuin kan, apa salahnya kita lihat perbedaan ?? bukannya memandang aneh dan memberi kritikan pedas…….saling menghargai itu baik apalagi antar cosplayer 🙂 keep peace 🙂 /

  36. Kita negara BERAGAMA, bukan negara yang GAK MENGENAL AGAMA, pengen liat cosu2 seksi dan g ad pantangan pri aja kenegara lain !!!! itulah alasan mereka kukuh mengenakan hijab saat bercosplay menurut saya……segitu kecilnya lingkup agama para2 kontra smp blng cosu hijab = menyedihkan 🙁 a aku memang bukan cosplayer berhijab, cuma aku sangat2 kagum bahwa wlw berhijab juga, g menghalangi mereka buat cosplay~~~lagipula……itu selera…..dan juga mereka berniat buat kreatifitas baru dr chara2 yg mereka cosuin kan, apa salahnya kita lihat perbedaan ?? bukannya memandang aneh dan memberi kritikan pedas…….saling menghargai itu baik apalagi antar cosplayer 🙂 keep peace 🙂 /

  37. cosplay berhijab 100% tidak ada yg bisa larang. Tapi di lain pihak dalam berkompetisi tentu saja penilaian juri adalah mutlak. Jadi bila juri memutuskan ada penggunaan prop2 tertentu yang OOC pengguna hijab pun harus memaklumi.

  38. cosplay berhijab 100% tidak ada yg bisa larang. Tapi di lain pihak dalam berkompetisi tentu saja penilaian juri adalah mutlak. Jadi bila juri memutuskan ada penggunaan prop2 tertentu yang OOC pengguna hijab pun harus memaklumi.

  39. cosplay berhijab 100% tidak ada yg bisa larang. Tapi di lain pihak dalam berkompetisi tentu saja penilaian juri adalah mutlak. Jadi bila juri memutuskan ada penggunaan prop2 tertentu yang OOC pengguna hijab pun harus memaklumi.

  40. cosplay berhijab 100% tidak ada yg bisa larang. Tapi di lain pihak dalam berkompetisi tentu saja penilaian juri adalah mutlak. Jadi bila juri memutuskan ada penggunaan prop2 tertentu yang OOC pengguna hijab pun harus memaklumi.

  41. cosplay berhijab 100% tidak ada yg bisa larang. Tapi di lain pihak dalam berkompetisi tentu saja penilaian juri adalah mutlak. Jadi bila juri memutuskan ada penggunaan prop2 tertentu yang OOC pengguna hijab pun harus memaklumi.

  42. aku pribadi malah respect, dan seharusnya trend seperti ini dipisahkan dari nama "cosplay" sehingga tidak ada perdebatan, dan kalau ada web isinya foto" cosplay, masa isinya ada foto cosplay hijab, tapi sebelahnya ada foto cosplay ecchi, atau malah hentai <(")
    biar tidak terjadi campur aduk facepalm kayak gitu, makanya harus dipisah, harusnya trend ini memakai istilah baru tersendiri daripada "cosplay"

    "cosplay" berusaha berkostum semirip mungkin bahkan ecchi sekalipun, rok kepanjangan=FAIL
    sedangkan kalau trend ini, berkostum sesuai dengan karakter, namun menutup aurat sesuai syarat hijab (y)

  43. aku pribadi malah respect, dan seharusnya trend seperti ini dipisahkan dari nama "cosplay" sehingga tidak ada perdebatan, dan kalau ada web isinya foto" cosplay, masa isinya ada foto cosplay hijab, tapi sebelahnya ada foto cosplay ecchi, atau malah hentai <(")
    biar tidak terjadi campur aduk facepalm kayak gitu, makanya harus dipisah, harusnya trend ini memakai istilah baru tersendiri daripada "cosplay"

    "cosplay" berusaha berkostum semirip mungkin bahkan ecchi sekalipun, rok kepanjangan=FAIL
    sedangkan kalau trend ini, berkostum sesuai dengan karakter, namun menutup aurat sesuai syarat hijab (y)

  44. aku pribadi malah respect, dan seharusnya trend seperti ini dipisahkan dari nama "cosplay" sehingga tidak ada perdebatan, dan kalau ada web isinya foto" cosplay, masa isinya ada foto cosplay hijab, tapi sebelahnya ada foto cosplay ecchi, atau malah hentai <(")
    biar tidak terjadi campur aduk facepalm kayak gitu, makanya harus dipisah, harusnya trend ini memakai istilah baru tersendiri daripada "cosplay"

    "cosplay" berusaha berkostum semirip mungkin bahkan ecchi sekalipun, rok kepanjangan=FAIL
    sedangkan kalau trend ini, berkostum sesuai dengan karakter, namun menutup aurat sesuai syarat hijab (y)

  45. aku pribadi malah respect, dan seharusnya trend seperti ini dipisahkan dari nama "cosplay" sehingga tidak ada perdebatan, dan kalau ada web isinya foto" cosplay, masa isinya ada foto cosplay hijab, tapi sebelahnya ada foto cosplay ecchi, atau malah hentai <(")
    biar tidak terjadi campur aduk facepalm kayak gitu, makanya harus dipisah, harusnya trend ini memakai istilah baru tersendiri daripada "cosplay"

    "cosplay" berusaha berkostum semirip mungkin bahkan ecchi sekalipun, rok kepanjangan=FAIL
    sedangkan kalau trend ini, berkostum sesuai dengan karakter, namun menutup aurat sesuai syarat hijab (y)

  46. aku pribadi malah respect, dan seharusnya trend seperti ini dipisahkan dari nama "cosplay" sehingga tidak ada perdebatan, dan kalau ada web isinya foto" cosplay, masa isinya ada foto cosplay hijab, tapi sebelahnya ada foto cosplay ecchi, atau malah hentai <(")
    biar tidak terjadi campur aduk facepalm kayak gitu, makanya harus dipisah, harusnya trend ini memakai istilah baru tersendiri daripada "cosplay"

    "cosplay" berusaha berkostum semirip mungkin bahkan ecchi sekalipun, rok kepanjangan=FAIL
    sedangkan kalau trend ini, berkostum sesuai dengan karakter, namun menutup aurat sesuai syarat hijab (y)

  47. aku pribadi malah respect, dan seharusnya trend seperti ini dipisahkan dari nama "cosplay" sehingga tidak ada perdebatan, dan kalau ada web isinya foto" cosplay, masa isinya ada foto cosplay hijab, tapi sebelahnya ada foto cosplay ecchi, atau malah hentai <(")
    biar tidak terjadi campur aduk facepalm kayak gitu, makanya harus dipisah, harusnya trend ini memakai istilah baru tersendiri daripada "cosplay"

    "cosplay" berusaha berkostum semirip mungkin bahkan ecchi sekalipun, rok kepanjangan=FAIL
    sedangkan kalau trend ini, berkostum sesuai dengan karakter, namun menutup aurat sesuai syarat hijab (y)

  48. aku pribadi malah respect, dan seharusnya trend seperti ini dipisahkan dari nama "cosplay" sehingga tidak ada perdebatan, dan kalau ada web isinya foto" cosplay, masa isinya ada foto cosplay hijab, tapi sebelahnya ada foto cosplay ecchi, atau malah hentai <(")
    biar tidak terjadi campur aduk facepalm kayak gitu, makanya harus dipisah, harusnya trend ini memakai istilah baru tersendiri daripada "cosplay"

    "cosplay" berusaha berkostum semirip mungkin bahkan ecchi sekalipun, rok kepanjangan=FAIL
    sedangkan kalau trend ini, berkostum sesuai dengan karakter, namun menutup aurat sesuai syarat hijab (y)

  49. aku pribadi malah respect, dan seharusnya trend seperti ini dipisahkan dari nama "cosplay" sehingga tidak ada perdebatan, dan kalau ada web isinya foto" cosplay, masa isinya ada foto cosplay hijab, tapi sebelahnya ada foto cosplay ecchi, atau malah hentai <(")
    biar tidak terjadi campur aduk facepalm kayak gitu, makanya harus dipisah, harusnya trend ini memakai istilah baru tersendiri daripada "cosplay"

    "cosplay" berusaha berkostum semirip mungkin bahkan ecchi sekalipun, rok kepanjangan=FAIL
    sedangkan kalau trend ini, berkostum sesuai dengan karakter, namun menutup aurat sesuai syarat hijab (y)

  50. aku pribadi malah respect, dan seharusnya trend seperti ini dipisahkan dari nama "cosplay" sehingga tidak ada perdebatan, dan kalau ada web isinya foto" cosplay, masa isinya ada foto cosplay hijab, tapi sebelahnya ada foto cosplay ecchi, atau malah hentai <(")
    biar tidak terjadi campur aduk facepalm kayak gitu, makanya harus dipisah, harusnya trend ini memakai istilah baru tersendiri daripada "cosplay"

    "cosplay" berusaha berkostum semirip mungkin bahkan ecchi sekalipun, rok kepanjangan=FAIL
    sedangkan kalau trend ini, berkostum sesuai dengan karakter, namun menutup aurat sesuai syarat hijab (y)

  51. cosplay tuh yang mirip2an sama anime jepang bukan??
    daripada mirip2an sama prooduk jepang mending mirip2an sama produk lokal coy..
    sekaligus memasarkan kebudayaan lokal..
    coment ini gak nyambung ya?? gak papa yang penting ga pake ribut hahaha

  52. Terserah mereka deh mau cosplay hijab atau mau ngapain
    asalkan sesuai syariah aja (kostum tidak ketat/menunjukan lekuk tubuh dan menutup semua aurat)

  53. konyol kan jilbabnya ga menunjukan bentuk tubuh, dan kainnya tebal tidak terawang, trus menutup seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan, malah di nyinyirin .. yg jillboobs malah di elu2xkan .. #gagalpaham #efek_jilboobs

  54. Wah… kalo ane bercosple kaya orang jaman dulu yg telanjang dada jujur agak males (perut ane cukup buncit) :p
    Tapi kalo yang cewe kosplay kaya orang jaman dulu yg cuman make Kemben (versi tayangan TV) ato gak make (versi yg di arca2) ya… kesenengen deh ane jadinya :p
    *otak mesum ku kambuh*

  55. its funny when one take cosplay as one sole definition while accepting the definition of crossplay or buff guy cosplaying madoka for example. treating cosplay like a religion and limit the creativity in between. im a hijab cosplayer myself and i did bought the wig but at the last minute i thought hey, im doing this out of creativity! not necessarily because i worship cosplay as religion and all those ooc shenanigan. im enjoying crafting my scythe and comic con and its activity and that shouldnt be reason i should put off my hijab 😉

  56. Pengennya sih. Tau Inheritage ? Itu tuh, game lokal yang buat HP itu loh. Pengen cosuin Nala secara saya bangga jadi orang bandung biarpun cuma numpang lahir tapi ada armornya, mahal booo .

  57. buat yg kasih koment ga masuk akal cuekin aza gue setuku ra anime pake hijab jd keren….. klo liati ga bosan bukan kaya coslplay lain tuh kada cmn pamer aurat aza padahal costumnya jelek….. buat coslplay hijab maju trus ya kreatifitasnya seperty yg d bilang sindy yanti kreatifitas tiada batas mesti kita dlam sebuah batasan…. klo maslah yg komen kalian itu wajar mgkin d otak mereka udah terpengaruh ilmu sigil yaitu membiasakan ato mencari alasan aga dosa kecil yg di buat jd sesuatu yg modern trus jd hald yg biasa ato hal lumrah d d dunia ini go go go cosplayer hijab….i like

  58. Emg klo cosu harus bgt ya pake wig meskipun rambut sendiri udh mirip __- setuju2 aja si klo cosu hijab dia sendiri kan yg kluar budget koq org lain yg repot xP

  59. temen gue yg beda agama juga stuju gak ngebatasin kreativitas toh tu kan modal mreka sendiri napa yg lain malah repot sih,miris amat.mreka yg lain ngikutin ampe mirip banget ama aslinya dan model aslinya sendiri kebuka banget pa mreka gak malu.

  60. Artikel yang menarik, unik, dan mengangkat kontroversi. Kalau boleh saya berpendapat, adanya kritik dsb. itu sebetulnya sangat normal terjadi. Karena dengan memakai hijab dan melakukan cosplay sekaligus, seperti memadukan dua unsur yang bertentangan, beda filosofi. Mengenakan hijab sendiri, bila memang menghayati, filsofinya adalah menampilkan kesederhanaan, melindungi fisik, diri sendiri, dari tatapan tdk baik dari lawan jenis, yang artinya tentu jauh dari keinginan untuk “di tonton” orang. Sementara cosplay sendiri filsofinya adalah mempertunjukkan, memamerkan, “ini gue, lho.” begitu. Jadi ketika ada yang memilih berdiri di tengah-tengah, baik pihak yang di sisi kiri dan kanan akan mengernyitkan dahi. Karena ya itu, secara fesyen saja sudah beda filosofi. Mungkin bisa lebih soft dan sedikit diterima bila disebutnya hijab bertema karakter Jepang.

    Namun semua itu kembali kepada latar belakang masing2, karena memang tipe yang sangat gemar anime, ingin mengekspresikan diri, kreatif, tapi ya, merasa terbentur pada batasan2. Pertanyaannya sebetulnya klasik, apakah kesukaan kita belajar tentang agama, detail kecil, seperti filosofi hijab, prosentasenya lebih besar daripada nonton anime/manga? Mana yang prosentasenya lebih besar nanti akan tampak dalam pilihan gaya kita sehari-hari. Menurut hemat saya, ya. Ini adalah kenyataan, jadi semoga tidak ada yg tersinggung.

    Pada akhirnya, seseorang harus memilih, banyak alternatif lain, bila ingin menyalurkan kreativitas, tanpa mengurangi filosofi hijab.

  61. isi sama judul nggak nyambung =_= di sebutkan kalo “Apa Salah dan Dosa Cosplay Hijab” tapi nggak ada pembahasan nya di sini =_= we te ef ??!

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.