BAGIKAN

Pada perhelatan Nihon Art Ikimashou atau yang disingkat sebagai NAISHO yang diselenggarakan di Universitas Katolik Atma Jaya, Jakarta pada tanggal 29 Juni 2019 kemarin, staf KAORI berkesempatan untuk mewawancarai Shojo Complex, salah satu grup idola juga menjadi bintang tamu di acara tersebut.

Seperti yang kita ketahui, banyak grup idola di event jejepangan yang sering menyajikan penampilan yang menarik disetiap penampilannya, termasuk Shojo Complex. Di bawah naungan Yoshimoto Creative Agency, Shojo Complex, atau yang disingkat sebagai Shocom, turut meramaikan dunia grup idola di Indonesia. Bukan hanya itu, mereka juga menjadi jembatan persahabatan antara Indonesia dan Jepang dalam berbagai aspek dan budaya.

Untuk lebih jelasnya, mari kita simak hasil wawancara KAORI bersama Shojo Complex!

Member Shojo Complex dari kiri ke kanan: Rei, Clara, Gita, Kethy, Flo, Irene. (Foto: Yujitea)
Advertisement Inline

Pertama-tama, bisa perkenalkan diri dulu kepada para #Kaoreaders?

  • Halo perkenalkan. Nama aku Irene. Warna favorit aku biru, hijau dan kuning, warna-warna alam. Kalau hobi aku mendaki gunung, membaca, dan bermain sepatu roda.
  • Namaku Flo. Saya sukanya Kamen Rider, Arashi, dan kamu~
  • Namaku Kethy. Hobi saya main motor dan panjat gunung. Warna favorit hitam dan pink.
  • Halo aku Gita, member Shojo Complex paling pendiam. Hobi aku banyak sih, kayak nyanyi, menari, tidur, makan, berenang. Pokoknya banyak deh. Kalo warna sukanya warna soft kayak pastel dan abu-abu. Bukan pastel kue ya.
  • Halo aku Clara. Hobi aku gitu dengerin musik, nonton film, makan, dan tidur. Terus warna favorit aku hitam.
  • Halo aku Rei. Kalau hobi aku suka dengan segala sesuatu tentang seni, dengerin musik itu udah jadi kewajiban dan suka ngulik lagu, suka ngelukis dan gambar. Aku suka banget sama pink.

Member Shojo Complex sendiri ada berapa orang dan bisa perkenalkan diri masing-masing?
Irene: Untuk sekarang Shojo Complex ada 8 orang.

Shojo Complex itu debut sejak kapan?
Kami debut sejak 4 Juni 2016.

Kostum kalian kan kalo yang kami lihat kan desainnya unik dan warnanya punya ciri khas. Inspirasi kostumnya sendiri dari mana?
Untuk kostumnya sendiri ada yang dibuat member, ada yang didatangkan langsung dari Jepang.

Apa arti nama dari Shojo Complex?
Clara: Shojo itu artinya gadis perempuan. Complex itu artinya kompleksitas atau beragam. Jadi Shojo Complex artinya gadis-gadis yang beragam

Shojo Complex telah merilis berapa album atau lagu?
Clara: Shojo Complex kemarin telah merilis 1 mini album, judulnya Tension Up!! Buat mempromosikan albumnya, kami ada project namanya College Tour, di mana kami tampil di kampus-kampus seperti salah satunya di Atma Jaya ini.
Gita: Kalo lagu yang di mini album ada 5, jadi nanti coba dengerin aja~

Apa sih makna dari lagu Tension Up?
Clara: Isi lagunya itu menyemangati pendengar. Walau sudah terjatuh terguling-guling kita harus bangkit kembali. Lagu ini juga dibuat untuk kami juga untuk meraih mimpi. Kalo udah jatuh, jangan jatuh aja dan harus bangkit dan semangat lagi.
Rei: Lagu-lagu kita literally lebih banyak yang “membangun” gitu, pendengar untuk semangat terus, dan meraih mimpi. Yang lagu cinta-cintaan juga ada, tapi style lagunya juga tetap semangat untuk mengejar cinta.

Apa ada cerita menarik dari penggarapan MV lagu Tension Up?
Rei: Aku ada! Salah satu member kita kalo sudah tidur itu susah banget dibangunin (para member langsung menunjuk ke Kethy).
Clara: Kalo pas gilirannya syuting, ternyata dia tuh tidur kayak batu (hahahaha) Proses syutingnya jadi sedikit lebih lama.

Bisa dijelaskan apa itu project College Tour? Dan nantinya Shojo Complex akan  berkunjung ke mana saja?
Gita: College Tour itu kita mempromosikan mini album kita ke kampus-kampus di Indonesia. Kami sebelumnya sudah ke Surabaya, Medan, Malang, dan sekarang di Jakarta. Nanti kami juga bakal tampil di event Bunkasai kampus-kampus lainnya. Ini Bunkasai ke-4 [yang kami datangi].

Untuk musiknya sendiri apakah  Shojo Complex terinspirasi dari anime dan lagu-lagu J-pop lainnya?
Rei: Seperti yang dijelaskan sebelumnya, untuk musiknya juga dibuat oleh manajemen di Jepang serta ada campur tangan dari Yoshimoto Indonesia juga. Jadi, lagu dan konsepnya sudah ditangani oleh mereka, jadi kami tinggal langsung tampil saja.
Clara: Sang pencipta lagunya pun juga memikirkan lagu itu agar bisa membentuk karakter Shojo Complex.

Kebetulan kami sebelumnya telah mendengar beberapa lagu-lagu Shojo Complex dan lagunya nuansa ceria dan sentuhan EDM dan chiptune/8-bit-nya cukup berasa. Apakah ini memang image yang ingin dibentuk oleh Shojo Complex?
Rei: Ya, ini memang ciri khas yang sedang kita bentuk sekarang. Grup idola ini kan banyak ya, kami juga harus punya ciri khas yang membedakan Shojo Complex dengan grup idola lainnya.
Clara: Jangan kan lagunya, dari koreonya juga bisa dilihat kan? Banyak loncatnya~

Selain di Spotify, lagu kalian bisa didengar di mana lagi?
Gita: Lagu kita ada di iTunes dan Joox, bahkan ada di YouTube. Kalian bisa langsung cari Shojo Complex, dan langsung ketemu.

Apakah ada tips dan trik buat menjadi idol seperti kalian? Soalnya kan kami dengar jadi idol ini kan susah, apalagi pas masih masa-masa training.
Clara: Kalau dari pengalaman diri sendiri, yang pasti kita harus sayang terhadap diri sendiri, harus pede. Kalau di kaca  kalau bisa harus puji diri sendiri, jangan dibandingkan dengan orang lain.
Gita: Terus kita juga harus membuat ciri khas masing-masing.
Rei: Kita kan Shojo Complex. Kita harus tahu apa kelebihan kita untuk dikembangin lagi. Percaya diri juga sudah pasti. Yang pasti latihan terus, dan semangat terus. Karena jadi idol kita akui memang susah banget dan capeknya kayak gimana. Tetapi kalau sudah ada yang mengapresiasi kita dan member masing-masing, kayak ada rasa kepuasan tersendiri gitu.
Gita: Bikin kita untuk makin maju dan banyak berkarya.

Di dunia idol itu kan tiap member pasti punya gimmick karakter tersendiri. Nah, apakah gimmick kalian yang dipanggung ada yang persis seperti sifat di kehidupan nyata kalian?
Gita: Gimmick itu memang sesuai dengan sifat asli member. Misalnya kayak Kethy yang sifat aslinya memang bener-bener tomboy.
Flo: Kalau di sisi lain sebenarnya tidak juga. Maksudnya, kalau kita misalnya lagi sedih, gak boleh ditunjukkin di depan fans. Karena kita kan perform demi fans. Kita ingin menyemangati para fans, masa rasa sedih kita juga ikut kita tunjukkan? Sebagai professional idol, kita harus tunjukkan kita menceriakan mereka dengan menunjukkan ekspresi-ekspresi lucu kita.

Apa harapan kalian ke depannya untuk Shojo Complex?
Clara: Harapannya ya Shojo Complex semakin maju, kita semakin kompak, semakin semangat terus, dan pastinya kita memberikan dampak positif bagi yang nonton dan mendengarkan lagu kami.
Gita: Untuk fans selalu mendukung kita juga dan jangan patah semangat.
Rei: Semoga kita bisa sama-sama maju terus
Flo: Makin cinta sama Shojo Complex.
Clara: Jangan selingkuh~

He, maksudnya?
Flo: Maksudnya misal ngaku oshimennya Flo, tapi tiba-tiba datang malah beli merchandisenya Kethy. Hehe~~
Gita: Hitung-hitung persaingan yang membangun~

Tonton juga video serta galeri foto wawancara KAORI bersama Shojo Complex di bawah ini.

This slideshow requires JavaScript.

KAORI Newsline | Wawancara: Reza Lamunendo dan Risa Fitriani | Dokumentasi: Yujitea | Teks: Reza Lamunendo dan Tanto Dhaneswara

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.