BAGIKAN
©Kenta Shinohara/Shueisha・Kanata no Astra Production Committee

Sinopsis

Pada tahun 2063, di era di mana perjalanan antar planet bukan lagi suatu hal yang mustahil, sembilan muda-mudi berangkat ke sebuah planet di dekat bumi bernama McPa untuk acara kemping. Sesampainya di sana, mereka disambut oleh sebuah lingkaran bercahaya yang misterius. Tanpa peringatan, lingkaran tersebut menghisap dan melemparkan mereka semua ke luar angkasa. Untungnya mereka berhasil berkumpul kembali. Mereka juga menemukan sebuah pesawat tanpa penghuni yang bisa mereka gunakan. Akan tetapi setelah diteliti, planet yang berada di depan mereka bukanlah McPa. Bahkan menurut komputer, lokasi mereka sekarang kurang lebih 5000 tahun cahaya dari bumi. Tidak memiliki pilihan lain, mereka pun memutuskan untuk melakukan perjalanan pulang ke bumi mengendarai pesawat yang mereka namai Astra tersebut.

Komentar

Ketika membicarakan anime yang memiliki latar tempat di luar angkasa, biasanya tak luput dari keberadaan robot ataupun peperangan. Contoh yang paling umum adalah serial Gundam atau Macross. Dibandingkan dengan serial-serial tersebut, Kanata no Astra bisa dibilang sedikit unik. Meski berlatar di luar angkasa, fokus utama dari serial ini bukanlah peperangan ataupun robot-robot, melainkan bagaimana sekelompok remaja bertahan hidup di luar angkasa tanpa adanya bantuan orang dewasa.

Episode pertama dari serial ini cukup spesial karena berdurasi 1 jam. Berkat itu pembukaan dari serial ini jadi terasa lebih mendetil dan menyeluruh daripada episode perdana serial-serial lain. Para karakter utama diperkenalkan dengan baik, bahkan beberapa dari mereka sudah terasa menonjol dan pastinya bisa diingat dengan mudah oleh penonton. Memang ada beberapa karakter yang masih terasa seperti menjadi “latar belakang” saja, namun berhubung serial ini memiliki sembilan karakter utama, hal tersebut tentunya bisa dimaklumi.

Advertisement Inline

Plot dan karakter dari Kanata no Astra sendiri cukup menarik. Kesembilan karakter utama ini memiliki keunikan masing-masing, baik dalam kepribadian maupun keahlian. Ada beberapa dari mereka yang langsung kompak, namun ada juga yang sering adu mulut. Ke depannya dalam perjalanan menuju ke bumi, pastilah ragam masalah yang mereka hadapi bermacam-macam. Mau tak mau mereka harus bekerja sama untuk bisa bertahan hidup. Kemudian ada pula pertanyaan-pertanyaan yang membayangi mereka. Seperti, apa sebenarnya lingkaran misterius yang mengirim mereka jauh ke luar angkasa? Lalu kenapa pesawat Astra yang mereka temukan tidak dihuni siapapun dan berada tepat di dekat mereka? Hal-hal inilah yang menjadi penarik utama dari cerita Kanata no Astra.

Dari segi visual, Kanata no Astra tampil dengan cukup cantik. Desain karakternya sangat solid, dan kualitas animasinya cukup stabil. Meski ada beberapa yang mengeluhkan tampilan letterbox dari serial ini, namun hal tersebut tidak sampai merusak keasyikan menonton. Sementara dari segi audio juga cukup memuaskan. Musik latar belakang yang menghiasi episode ini memiliki rasa fiksi-ilmiah luar angkasa dan sesuai dengan mood dari tiap adegan. Kemudian akting para pengisi suara juga bagus dan berhasil menonjolkan kepribadian para karakternya.

Secara keseluruhan, episode pertama dari Kanata no Astra berhasil memperkenalkan serial ini dengan baik. Elemen-elemen utama dari serial ini, yaitu drama dan fiksi ilmiah luar angkasa, terasa ditonjolkan sehingga para penonton kurang lebih bisa menggambarkan apa yang akan mereka dapatkan dengan menonton serial ini.

Fakta dan Data

Karya asliManga karya Kenta Shinohara (SKET Dance)
Pengisi suara

Hina Kino sebagai Funicia Raffaelli
Inori Minase sebagai Aries Spring
Kouki Uchiyama sebagai Ulgar Zweig
Nobunaga Shimazaki sebagai Charce Lacroix
Risae Matsuda sebagai Luca Esposito
Saori Hayami sebagai Yun-Hua Lu
Shunsuke Takeuchi sebagai Zack Walker
Tomoyo Kurosawa sebagai Quitterie Raffaelli
Yoshimasa Hosoya sebagai Kanata Hoshijima

SutradaraMasaomi Andou (White Album 2, Gakkou Gurashi!)
Penulis skenarioNorimitsu Kaihou (Danganronpa 3: The End of Kibougamine Gakuen, Neppu Kairiku Bushi Road)
Desain karakterKeiko Kurosawa (Ansatsu Kyoushitsu, Asobi Asobase!)
MusikMasaru Yokoyama (Arakawa Under The Bridge)
Lagu pembukastar*frost” oleh nonoc
Lagu  penutupGlow at the Velocity of Light” oleh Riko Azuna
StudioLerche (Carnival Phantasm, Danganronpa The Animation)
Situs resmihttp://astra-anime.com/
Twittertwitter.com/astra_anime
Mulai tayang pada3 Juli 2019 (1200 GMT, 1900 WIB, 2100 JST)

Screenshot dan Video

©Kenta Shinohara/Shueisha・Kanata no Astra Production Committee
©Kenta Shinohara/Shueisha・Kanata no Astra Production Committee
©Kenta Shinohara/Shueisha・Kanata no Astra Production Committee
©Kenta Shinohara/Shueisha・Kanata no Astra Production Committee
©Kenta Shinohara/Shueisha・Kanata no Astra Production Committee

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.