Gambar hanyalah ilustrasi © 2005 SQUARE ENIX CO., LTD.

Kepolisian Tokyo menciduk seorang pria atas tuduhan ancaman pembakaran terhadap studio pengembang gim Square Enix. Tersangka berumur 40 tahun yang bekerja sebagai pengantar barang ini diduga mengirimkan ancaman pembakaran terhadap Square Enix pada 23 Juli 2019 lalu. Kepada pihak polisi, tersangka mengakui perbuatannya setelah kalah di sebuah gim HP, dan meminta uangnya kembali

Di lain pihak, seorang pria berumur 63 tahun di Sapporo, Hokkaido juga sempat diciduk setelah kedapatan sesumbar akan membuat “tragedi KyoAni versi Hokkaido” kepada atasannya. Belakangan dirinya hanya bercanda saja. Tersangka memang telah dikeluarkan dari tempat kerjanya pada bulan Juni lalu akibat berkelakuan buruk. “Tragedi KyoAni” sendiri merujuk pada kasus insiden pembakaran studio 1 Kyoto Animation pada yang terjadi pada 18 Juli 2019 lalu, yang menewaskan tak kurang dari 35 orang serta korban luka lainnya yang sebagian besar merupakan staf studio ini.

KAORI Newsline | Sumber: FNNJiji PressThe Mainichi Shimbun, & ANN

Advertisement Inline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.