BAGIKAN
harousel
© Alfeus Christie

Kuliner Nusantara memang memiliki daya tarik sendiri. Tak terkecuali bagi para pekerja seni. Salah satunya adalah Alfeus Christie, seorang ilustrator yang telah menggambar sejumlah ilustrasi dari kuliner-kuliner khas Nusantara seperti nasi uduk, nasi tumpeng, hingga mie instan Indonesia yang dikenal legendaris tersebut. Ilustrasi-ilustrasinya yang dipublikasikan melalui akun Instagramnya yang bertajuk harousel kerap kali viral di Instagram dengan jumlah penyka lebih dari 10 ribu pengguna Instagram. Apalagi belakangan ia tak cuma menggambar ilustrasi, tapi mencoba membuat animasi penyajian bubur ayam. Tak pelak lagi video animasi peracikan bubur ayam buatannya tersebut menjadi viral dengan penyuka berjumlah lebih dari 400 ribu pengguna Instagram.

View this post on Instagram

「Your Daily Dose of Food series」 – Bubur Ayam animated by @harousel music by @mandykowara fixed version: https://youtu.be/UGEpYjryxI4 Bubur ayam is a Chinese-Indonesian chicken congee. It is ricecongee with shredded chicken meat served with some condiments, such as chopped scallion crispy fried shallot, celery, tongcay(preserved salted vegetables), fried soybean, Chinese crullers (known as cakwe in Indonesia), and both salty and sweet soy sauce, and sometimes topped with yellow chicken broth and kerupuk (Indonesian-style crackers). #buburayam #bubur #indonesia #indonesianfood #foods #foodie #foodies #foodpic #foodpics #foodlover #foodlovers #foodgram #foodart #foodheaven #kulinerindonesia #kulinerenak #kuliner #kulinermurah #kulineran #fotd #foodaddict #makanenak #art #animation #artoninstagram #artoftheday

A post shared by Alfeus Christie (@harousel) on

Dilansir dari Kompas, Alfeus Christie awalnya hanya ingin menambah karya dan sembari latihan, karena saat itu ia belum pernah menggambar makanan, dan baru mulai mencoba membuat animasi. Alfeus mengaku karya itu dibuatnya sambil mengasah kemampuan dan berlatih. Belakangan setelah karyanya banyak diapresiasi, iapun mulai membuat lebih banyak lagi ilustrasi-ilustrasi kuliner Nusantara.

Khusus dalam video animasi peracikan bubur ayam karyanya, Alfeus menaku mendapatkan inspirasi dari karya artist-artist dan film-film dari Studio Colorido, Comix Wave, Studio Ghibli, dan lainnya. Untuk membuah sebuah animasi, Alfeus membutuhkan waktu selama 2-3 bulan.

Advertisement Inline

“Sebenarnya saya mulai project iseng untuk membuat gambar makanan bergerak (animasi), tetapi akhirnya keterusan sampai detail,” kata dia kepada Kompas. Menurut dia, animasi tersebut dibuat dengan proses sketching terlebih dahulu untuk storyboard, kemudian mencari mood board dan key color. Proses selanjutnya, menyelesaikan karya per frame dan dilanjut finishing dengan memasukkan semuanya menjadi segmen-segmen scene yang akhirnya disatukan lagi menjadi sebuah video. Untuk mempermudah pembuatan animasi, Alfeus memakai software Clip Studio dan Adobe After Effect.

Dikerjakan sendiri

View this post on Instagram

「Your Daily Dose of Food series」 – Nasi Uduk Nasi uduk literally means "mixed rice" in Betawi Dialect, related with Indonesian term aduk ("mix"). The name describes the dish preparation itself which requires more ingredients (coconut milk, clove, lemongrass, cinnamon, and pandan leaf) than cooking common steamed rice and additional side dishes. can be widely found across the country every morning. gladly visit @grabfoodid for more 😉 #PALUGADA #Indonesiaku74Tahun #nasiuduk #nasi #sarapan #indonesianfood #foodillustration #kuliner #kulinerindonesia #indonesiafood #kulinernusantara #foodart #foodpics #fotd #foodoftheday #foodpic #illustration #instaart #artgram #artistoninstagram #artistofinstagram #art #artist #artwork #artofinstagram #artoftheday #artofinstagram #artoninstagram

A post shared by Alfeus Christie (@harousel) on

Alfeus mengatakan, untuk animasi peracikan bubur ayam, ia mengaku mengerjakannya sendiri dengan beberapa masukan dan saran dari teman-temannya. Sementara, bagian latar musik dan sound effect dikerjakan oleh temannya, Mandy Kowara. “Untuk ilustrasi makanan, saya biasanya riset dulu dengan referensi-referensi dari Google dan YouTube,” ujar Alfeus. Meski karyanya banyak dipuji oleh warganet, Alfeus mengaku mengalami kesulitan ketika mengerjakan gambar dan animasi kuliner Nusantara. “Kesulitannya paling kayak harus cari tahu dan mencoba nyusun isi bahannya biar bisa digambar, dan biasanya kendala waktu antara bagi waktu dengan project lain,” ujar Alfeus.

Karir saat ini

Dalam kesehariannya, Alfeus pernah bekerja di salah satu development gim bernama TouchTen yang berlokasi di Jakarta Pusat pada tahun 2016. Di perusahaan ini, ia menggarap proyek gim Dessert Chain, Fist of Rage, dan Royal Garden Tales. Kemudian, Alfeus pindah ke Malaysia untuk bekerja di development gim mobil Appxplore di Kuala Lumpur. Di perusahaan ini, ia menggarap project Thor: War of Tapnarok. Ke depannya, Alfeus berharap bisa berkolaborasi dengan produser film untuk membuat film animasi bersama. “Saat ini mungkin belum bisa sampai tahap sana, Kalau ada (produser) sih mau banget,” ujar dia.

KAORI Newsline | Sumber: Kompas Travel | Penulis: Retia Kartika Dewi | Editor: Inggried Dwi Wedhaswary | Disadur dengan beberapa perubahan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.