BAGIKAN
(Farouq Adhari)

Para penggemar kereta api yang masih setia mengamati kedatangan kereta bekas milik PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) tentu pernah mendengar istilah “Marchen Face”. Sebutan ini diberikan untuk rangkaian JR 205 yang memiliki wajah berbeda dari JR 205 lainnya yang datang sebelumnya.

Ternyata, sebutan Marchen ini tidak ada hubungannya dengan sebutan kue donat ataupun cerita-cerita mistis lainnya. Menurut situs Pixiv Dictionary dan Train-fan, sebutan Marchen (メルヘン, meruhen-gao) ini bermula dari keberadaan lima set rangkaian JR 205 yang saat itu ditaruh di jalur Musashino.

Sebagai jalur yang terletak agak jauh dari pusat kota, JNR dan JR East lazim mengirim kereta “buangan” dari pusat kota untuk kemudian dioperasikan di jalur suburban. Saat itu, seri 103 dan seri 201 yang sudah tidak lagi dipakai di jalur Yamanote dikirim untuk dioperasikan di jalur Musashino. Tetapi dalam perjalanannya, JR East juga memesan 40 unit kereta baru untuk dioperasikan di jalur Musashino. Set yang dipesan dengan nomor M61 sampai M65 ini menjadi JR 205 yang unik, karena memiliki wajah dengan lengkung yang berbeda. Hal ini karena set 205 ini tidak lagi menggunakan stainless, namun menggunakan material FRP (fibre-reinforced plastik, alias fiber). Para penggemar kereta api di Jepang secara tidak resmi menjuluki set JR 205 ini dengan Marchen, yang dalam bahasa Jerman berarti dongeng (fairytale). Alasannya, karena kereta ini melewati stasiun Maihama dan umum dinaiki oleh penumpang dari Tokyo yang hendak menuju dan dari Disneyland.

Advertisement Inline

Salah satu rangkaian yaitu set M61 kemudian mendapatkan nasib beruntung, yaitu dilakukan peremajaan dengan mengganti sistem propulsi dari chopper control menjadi VVVF. Rangkaian M61 ini kemudian berubah formasi menjadi M35, sementara rangkaian berwajah Marchen lainnya tetap dengan formasi chopper. Kereta 205 ini terus beroperasi di jalur Musashino selama 30 tahun lebih sampai akhirnya dikirim secara bertahap ke Indonesia pada tahun 2019. Saat ini kereta 205 ini telah mendapatkan hidup baru di Jakarta, dan akan beroperasi mengangkut penumpang di Jabodetabek hingga 5-10 tahun ke depan. The fairytale continues!

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.