Gerbang tiket otomatis MRT Jakarta. (Kevin W)

Pengguna setia MRT Jakarta yang lelah mengantre di loket atau mesin tiket dan enggan menggunakan kartu bank kini bisa bergembira. Awal Desember 2019, MRT Jakarta akan segera meluncurkan moda pembayaran terbarunya, yaitu kartu multi trip “Jelajah” dan pembayaran dengan kode respons cepat (QR code).

Kartu Jelajah sendiri adalah kartu yang tidak memiliki masa berlaku, diisi ulang berdasarkan kredit di mesin tiket otomatis atau loket, dan dapat dipergunakan tanpa batas selama saldo dalam kartu masih tersisa. Hal ini serupa seperti Kartu Multi Trip (KMT) yang telah dikeluarkan oleh PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI).

Kartu Multi Trip “Jelajah” MRT sendiri diterbitkan setelah turunnya surat Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta (Asisten Gubernur Bank Indonesia), nomor 21/447/DKSP/Srt/B tertanggal 14 November 2019, yang menegaskan bahwa PT MRT Jakarta (Perseroda) telah mendapatkan persetujuan izin Bank Indonesia sebagai Penerbit Uang Elektronik bentuk chip (chip-based).

Advertisement Inline

Seperti kartu Single Trip, kartu Jelajah masih menggunakan chip Ke depan, kartu Jelajah MRT Jakarta juga akan terkoneksi dengan sistem milik KCI sehingga pengguna akan dapat mempergunakan kartu Jelajah untuk berintegrasi dengan KRL Commuter Line.

Transjakarta Kembangkan Integrasi Dengan MRT Jakarta

Selain itu, MRT Jakarta mulai awal Desember juga akan menerima transaksi melalui QR code, dengan cara mengunduh aplikasi resmi yang akan tersedia di platform iOS dan Android. Walau begitu, belum diketahui seperti apa proses bisnis dan isi ulang saldo di aplikasi QR code ini.

KAORI Newsline | oleh Kevin W

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.