Novel Visual Misteri Sekolah Seven Wonders of St. Clementine Siap Dirilis Akhir Oktober 2020

0
7 Wonders of St. Clementine
© Imagine Fantasia / Top Hat Studios

Alkisah, di Jepang terdapat sebuah legenda urban yang dikenal sebagai “7 keajaiban sekolah”. Ini merupakan legenda urban mengenai 7 fenomena supranatural yang terjadi di gedung sekolah. Fenomena ini menginspirasi Imagine Fantasia, sebuah pengembang novel visual asal Indonesia, dalam proyek novel visual terbaru mereka yang diberi judul Seven Wonders of St. Clementine, sebagaimana telah diberitakan sebelumnya. Novel visual ini sendiri direncanakan untuk dirilis di PC melalui Steam. Kini akhirnya diumumkanlah bahwa Seven Wonders of St. Clementine akan dirilis pada tanggal 30 Oktober 2020 mendatang, bersamaan dengan momen Halloween.

Intip trailer Seven Wonders of St. Clementine berikut ini:

Seven Wonders of St. Clementine adalah sebuah novel visual horror/thriller yang berkisah mengenai fenomena 7 keajaiban ini. Namun, alih-alih hanya misteri di sekolah, dalam novel visual ini diceritakan bahwa kota di mana sekolah St. Clementine itu sendiri juga dipenuhi dengan kisah-kisah legenda supranatural. Hal ini membuat sang protagonis Muzukami Sei untuk menggali misteri-misteri tersebut bersama dengan wakil ketua OSIS Aikawa Reiko, dan teman sekamar Sei, Kurokawa Yuuto. Mampukah mereka memecahkan misteris dari St. Clementine? Bisakah mereka mempercayai satu sama lain? Dan yang lebih penting, mampukah mereka bertahan hidup-hidup?

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Seven Wonders of St. Clementine dikembangkan oleh Imagine Fantasia, berkolaborasi dengan Top Hat Studios, Inc yang bertindak sebagai publisher. Jasson Prestiliano dari JP Soundworks akan menangani musik di novel visual ini, dan fleurishana menyanyikan lagu temanya. Saat ini publik sendiri sudah bisa mencoba memainkan demo dari Seven Wonders of St. Clementine dengan mengunduhnya melalui Steam atau ITCH.IO.

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.