Setelah 3 gim utama berhasil memeriahkan genre DRPG di Nintendo DS, memasuki gim keempatnya di penerus Nintendo DS yaitu Nintendo 3DS, ATLUS kini mencoba merombak seri ini menjadi lebih menarik dan mudah dimainkan bagi kalangan umum. Yap, untuk pertama kalinya dalam seri Etrian Odyssey, ATLUS menyajikan gim ini dalam bentuk 3D (hanya terbatas pada musuh saja sayangnya) serta dengan hadirnya mode kasual sehingga bagi #kaoreaders yang merasa seri ini terlalu susah, kini dapat memainkan gim ini lebih mudah lagi karena tidak ada opsi “game over” seperti sebelumnya.

Inilah gim Etrian Odyssey IV: Legends of the Titan, selain itu dalam gim keempat ini kalian dapat mendengarkan musik dalam bentuk orkestra (walau suaranya cukup terkompres di Nintendo 3DS). Etrian Odyssey atau dikenal juga Sekaijuu no Meikyuu atau Yggdrasil Labyrinth sendiri adalah gim Dungeon Role Playing Game atau DRPG yang dikembangkan oleh ATLUS untuk Nintendo DS dan Nintendo 3DS.

Gim keempat ini pertama kali dirilis pada 5 Juli 2012 di Jepang dan 26 Februari 2013 di Amerika Utara, hingga selanjutnya di wilayah lainnya pada tahun yang sama. Sementara itu gim pertamanya dirilis pertama kali pada tahun 2007 dan hingga kini pula seri ini telah dikembangkan lebih lanjut ke dalam berbagai sekuel maupun spin-off lainnya.

Sebagai gim pertama di seri ini yang memanfaatkan grafis 3D untuk monsternya hingga tampilan 3D (bila menggunakan 3DS) dan lebih memudahkan pemainnya dalam bermain, apakah inovasi baru ini mampu memberikan pengalaman bermain yang lebih baik dari seri sebelumnya? Mari simak selengkapnya di ulasan gim Etrian Odyssey IV: Legends of the Titan.

Premis Cerita

Beberapa abad telah berlalu, pohon raksasa yang bernama Yggdrasil berdiri tegak dari kejauhan cakrawala kota Tharsis. Warga Tharsis dapat melihat dengan jelas sang pohon raksasa tersebut, akan tetapi hingga ini belum ada yang berani mendekati pohon raksasa tersebut. Karena itu untuk pertama kalinya dewan kota Tharsis memutuskan untuk mendukung para petualang berani yang siap untuk meraih pohon Yggdrasil demi mengetahui rahasia yang disimpannya.

Perjalanan panjang dari kota Tharsis menuju akar dari pohon raksasa tersebut akan segera dimulai. Sebagai pemain, kalian merupakan salah satu petualang baru yang tiba di kota Tharsis untuk petualangan baru yang dapat memberikan kalian kejayaan dan juga kekayaan. Apakah kalian mampu menguak rahasia yang disimpan oleh pohon raksasa yang jauh itu? Dan membawakan kejayaan yang kalian impikan?

Narasi Sederhana, Namun Semakin Menarik Seiring Waktu

Etrian Odyssey IV
©ATLUS ©SEGA All rights reserved.

Jika pada seri sebelumnya pemain hanya diberikan cerita yang sederhana hingga akhir cerita yang berbeda sesuai pilihan pemain, pada Etrian Odyssey IV, semua itu dipoles menjadi lebih baik lagi, bahkan menurut saya pribadi cerita pada gim ini lebih mudah dicerna dan ditelusuri. Seperti biasa pemain akan berperan sebagai petualang baru yang tertarik akan petualangan menuju pohon Yggdrasil. Karena itu pemain membuat sebuah guild sendiri beserta teman petualangan yang siap menemani hingga akhir. Pemain memulai perjalanan dengan menerima sebuah misi perdana untuk menguji bahwa kalian siap untuk melaksanakan perjalanan panjang di masa yang akan datang.

Misi pertama ini juga bertindak sebagai misi pengenalan terhadap mekanik gim, baik secara pertarungan dan fitur pembuatan petanya.

Etrian Odyssey IV
©ATLUS ©SEGA All rights reserved.

Seri Etrian Odyssey dikenali atas mekaniknya di mana pemainlah yang menentukan peta dan perjalanannya sendiri. Bila pemain ingin menandai area tersebut dengan informasi tertentu gim ini sangat memungkinkannya. Peta adalah hal vital dalam eksplorasi labirin karena tanpa itu, pemain pasti dijamin akan tersesat dengan mudah, bentuk labirinnya sendiri disusun dengan “baik”, di mana pemain pasti dapat terbinggungkan dengan penempatannya pada awalnya. Akan tetapi ketika sudah terbiasa pemain dapat merasa eksplorasi tersebut sangatlah worth it karena kalian berhasil mencapai titik terakhirnya.

Fitur baru dari gim Etrian Odyssey IV ini adanya fitur QR di mana pemain dapat bertukar kartu guild antara pemain Etrian Odyssey IV melalui fitur scan QR ataupun streetpass dari Nintendo 3DS. Fitur ini memungkinkan pemain untuk berkenalan dengan pemain baru ataupun menerima misi spesial yang dapat memberikan hadiah unik untuk membantu perjalanan pemain.

kembali lagi pada aspek cerita, cerita Etrian Odyssey IV sendiri akan mulai terasa ketika pemain mengeksplorasi area kedua, di mana perlahan misteri dari pohon Yggdrasil akan semakin terungkap seiring waktu. Berbagai kelas baru akan terbuka dan juga teman baru siap bergabung dalam perjalanan pemain hingga pohon Yggdrasil. Inilah satu hal yang saya gemari dalam memainkan Etrian Odyssey IV, karena alur cerita yang seru dan perlahan membuat gim ini semakin menarik. Sayangnya cerita ini semakin tidak teratur menjelang akhir permainan, dimana saya merasa bahwa akhir permainan ini terasa terburu-buru dan tidak terlalu meninggalkan kesan yang spesial seperti gim sebelumnya.

Hadirnya Ras dan Kelas Unik Yang Siap Meramaikan Petualanganmu

©ATLUS ©SEGA All rights reserved.

Salah satu keseruan dalam bermain seri ini adalah membentuk karaktermu sendiri dengan sentuhan seperti nama favoritmu untuk siap berpetualang bersama hingga akhir. Biasanya pembuatan karakter inilah yang saya nikmati dalam bermain gim ini, karena saya kerap membuat karakter dengan nama teman saya. Pada gim ini, pemain hanya disajikan 10 jenis kelas saja dibandingkan 12 kelas seperti gim sebelumnya. Beberapa ada yang baru, beberapa lagi adalah kelas yang sama namun dengan keunikan barunya. Di mana pemain akan disajikan oleh 7 jenis kelas terlebih dahulu dengan 3 yang akan terbuka seiring perjalanan pemain. 7 kelas tersebut adalah:

  • Landsknecht, tipe kelas yang dikenali sebagai kelas jack-of-all-trade untuk penyerangan karena memiliki status yang baik disegala area baik itu Vitality, Defence, ataupun Strength. Kelas ini sangat direkomendasikan untuk dipakai bagi kalian yang ingin memulai eksplorasi tanpa terlalu memikirkan komposisi khsusus.
  • Nightseeker, tipe kelas spesial yang terfokus dalam penyerangan instan dan berefek samping, kelas ini hampir serupa dengan kelas Dark Hunter di gim sebelumnya. Namun karena kelas ini sangat fokus pada strength dan agilitynya maka agak sedikit kurang direkomendasikan bagi kalian yang ingin mencobanya pada awal perjalanan.
  • Fortress, tipe kelas pertahanan garis depan yang siap menerima serangan monster dan membantu temannya selama pertarungan. Kelas ini sangat baik dalam menyerang dan menerima serangan apapun sehingga sangat direkomendasikan untuk ditaruh dalam guild kalian.
  • Sniper, tipe kelas penyerang jarak jauh yang mampu menyerang dengan serangan penuh walaupun di garis belakang. Kelas ini sangat berguna untuk menyerang bagian-bagian vital agar musuh menjadi lemah seperti menyerang kaki, lengan, maupun kepala. Kelas ini direkomendasikan juga untuk ditempatkan pada guild di awal perjalanan kalian.
  • Medic, tipe kelas pembantu yang memudahkan eksplorasi, dengan adanya kelas ini pemain tidak perlu khawatir mengeluarkan uang banyak untuk membeli item tertentu, karena hanya dengan kelas ini pertarungan akan terasa lebih mudah karena ada kelas yang siap memberikan pemulihan setiap waktu, namun kelas ini tidak dapat berperan dalam penyerangan dengan baik. Akan tetapi saya akan merekomendasikan membawa kelas ini setidaknya untuk 2-3 area awal.
  • Runemaster, tipe kelas magis yang menyerang musuh dengan sihirnya terutama sihir elemen, sihir ini dapat memberikan dampak sangat besar terutama bagi monster yang memiliki kelemahan di elemen tertentu. Kelas ini akan berguna khususnya pada akhir permainan karena kalian juga memerlukan kelas yang dapat memberikan dampak serangan yang kuat.
  • Dancer, tipe kelas pembantu yang mampu memberikan serangan besar dan efek spesial untuk guild. Saya sedikit jarang menggunakan kelas ini karena normalnya saya sudah terpenuhi oleh kelas-kelas lainnya. Namun bila kalian ingin kelas penyerang dengan pemberian efek tertentu, kelas ini cukup membantu dalam pertarungan.

Lalu seiring perjalanan pemain akan bertemu dengan kelas/ras baru seperti Arcanist, Bushi, dan Imperial. Di mana masing-masing memiliki kelebihan tertentu dan sangat berguna sekali untuk perjalanan menuju pohon Yggdrasil. Dalam perjalanan juga pemain dapat merekrut beberapa karakter penting yang siap bertarung bersama dalam perjalanan pemain. Kelas ini juga menyajikan ras baru yang memberikan kesan khas dalam gim ini karenanya kita dapat melihat berbagai ras bersatu dalam eksplorasi labirin ini.

Fitur yang kembali adalah Subclassing dari Etrian Odyssey III, pemain dapat menambahkan kelas ketika mencapai level tertentu. Fitur ini sangat membantu pemain untuk membuat karakter khas dengan kemampuan yang mungkin diinginkan dari kelas lainnya. Fitur ini juga memberikan keluasan dalam membuat karakter yang overpowered dalam kasus tertentu, misalnya kalian ingin membuat sebuah karakter runemaster dengan kelas lainnya seperti Imperial, maka kalian juga membuka penambahan TP mereka sehingga runemaster dapat menggunakan sihir dengan lebih banyak lagi dalam pertarungan.

Membuat karakter yang pas dengan komposisi yang diinginkan semakin mudah di gim ini, hal ini juga akan berdampak besar dalam bagaimana pemain mengeksplorasi berbagai area nantinya.

Ulasan Etrian Odyssey IV: Legends of Titan berlanjut ke halaman berikutnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.